sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
Episode 15


__ADS_3

mereka menenangkan diri masing karena kejadian tadi...nah acara yang di tunggu-tunggu kini datang...MC mulai menyebutkan siapa saja siswa yang masuk 5 besar sebagai nilai tertinggi..MC mulai menyebutkan


"sekarang saya akan menyebutkan siapa saja siswa yang masuk 5 besar ini,kalian penasarannnn bukannnn???? langsung saja dengan nilai 167,543 di raihhh olehhh Safira dari kelas IX C,,beri tepuk tangannya dan untuk nilai 168,986 di raihhh olehhh Karina dari kelas IX B,,beri tepuk tangannya yang meriah....dan untuk nilai 176,345 di raih olehhh Siskaaa dari kelas IX D ...dan untuk nilai 181,876 di raihhh olehhh Amiiii dan nifa dari kelas IX B ... karena mereka nilainya sama jadi pemenang yang ke dua ini berdua yah biar adil Pak Buu...dan yang terakhir siapa kahhh yang akan menjadi siswa terhebat di Mts ini??okeeeee dengan nilai UII 198,896 di raih olehhhhhhhh Erina Naila Arkarna dari kelas IX C beri tepuk tangan nya yang meriah... untuk para siswa yang di sebut kan tadi harap naik ke atas panggung"ucap Mc


"ahhh ya Allah aku mimpi kah ini?? Alhamdulillah ya Allah makasih"ucap syukur Erin ... Erin langsung di peluk oleh kedua orang tua nya begitu juga dengan nifa Karin dan Ami


akhirnya mereka naik ke atas panggung dan mendapatkan sebuah hadiah yang berupa piala,piagam,dan sertifikat..ntah lah perasaan mereka tercampur aduk antara sedih senang bahagia pokoknya hari ini adalah hari yang sangat-sangat membahagiakan dan mengharukan...setelah mereka turun mereka langsung di sambut oleh kedua orang tuanya


"selamat sayang papa Bangga sama kamu Erinn"ucap papa sembari memeluk ku


"mama juga bangga banget sama putri mama yang satu ini...ngga sia sia kamu belajar dari sore hingga malam nak"ucap mama sembari memeluk dan mencium ku


"selamat juga Ami, nifa,Karin kalian anak anak pintar"ucap papa ke kepada mereka


"iya om makasih"serentak mereka menjawab


"nah sekarang kan udh selesai papa sama Mama pulang duluan yah kalian boleh main dulu asalkan jangan sampai malam"ucap papa membuat ku membulatkan kedua mata ku


"beneran pah ma?"tanya ku


"beneran sayang yah udh papa sama Mama pulang yah... kalian titip anak Tante dan om yah assalamualaikum"pamit mereka


"siap pak bos Bu boss waalaikumsallam"ucap Ami sembari memberikan hormat

__ADS_1


"waalaikumsallam"sahut yang lainny


"yayyyyy jalan jalan"teriak nifa


"berisik oiiii"sahut Andre


"kita mau kemana nih?"tanya Fadil


"gimana kita nonton dan jalan jalan di mall?"jawab Erin


"nahhhhh setuju bangettttt"ucap Ami dan akhirnya semua pun ikut termasuk Bima dia ikut jugq


setelah mereka pergi seseorang datang dan menghampiri mereka .. namun tiba tiba Erin di suruh ke ruang guru yang ada di lantai dua .. Erin pun mengangguk dan berjalan menuju lantai dua karena ia sangat senang jadi ia memutuskan untuk menaiki tangga saja... sedangkan teman-teman nya menunggu nya di parkiran.namun saat di memasuki ruang guru ternyata pak kepala sekolah memberikan sebuah surat yang berisi beasiswa Erin namun Erin menolaknya karena menurut nya banyak anak anak yang lebih membutuhkan nya jadi ia akan memberikan kepada siswa yang kurang mampu untuk melanjutkan sekolah nya... setelah lama berbincang ia pun turun dengan senyum yang mengembang di pipinya ...namunnn tiba tiba saat Erin hendak turun dari tangga seseorang mendorong Erin hingga ia terjatuh sampai ke lantai bawah ... terasa kepalanya pening, penglihatan mulai memburam rasanya ingin berbicara pun sulit kini kepalanya mengeluarkan darah segarnya,matanya mulai sangat berat dan akhirnya ia jatuh tak sadarkan diri ... sebelum ia tak sadarkan diri dia mendengar suara orang yang ia kenal yang tak aneh karena ia selalu mendengar nya tertawa


karena teman temannya sudah terlalu lama menunggu mereka sudah mulai bosan dan bingung kemana sebenarnya Erin pergi dan ngapain saja ...


"duhhh Erin kemana sihhhhh"ucap nifa panik


"aku ga tau kemana dia ini di telepon ga bisa juga"sahut Ami yang dari tadi menelepon Erin


"sebaiknya kita susul aja"sahut Fadil


"iya ayoo"ajak Bima yang berlari kecil yang di ikuti oleh teman teman nya

__ADS_1


lingkungan sekolah kini telah sepi hanya penjaga sekolah dan seksi kebersihan saja.. mereka mencari-cari Erin yang sudah setengah jam tak kunjung datang juga, mereka benar benar khawatir di tambah ponsel Erin tak di angkat ... mereka berjalan cepat umtuk menuju ke lantai dua namun di saat mereka sedang menuju lift Ami di kejutkan dengan sosok yang ia kenal yang ia sayang yang ia sedang cari Erin tergeletak lemah di bawah tangga dengan darah di kepalanya sontak membuat Ami terdiam tak percaya perlahan butiran bening menetes di pipi mulus ami


"Ami loh kok malah diam Ayooo kita cari erinn"tegur Andre namun di hiraukan oleh Ami


"ERINNNNNN!!!!!!"teriak Ami sembari lari ke arah Erin dan mengangkat kepalanya untuk tidur di pangkuannya.


semua terkejut dengan teriakan Ami membuat Fadil,Bima,Karin,nifa menoleh dan Andre diam melihat semuanya tak percaya


"ada ap--"


"EERINNNN!!!Bangun rinnn ayo bangunnn kita main Hiksss"teriak Ami membuat ucapan nifa terpotong dan melihat Erin yang sudah tak sadarkan diri di pangkuan Ami


"E-ERINNNN!!!"teriak nifa dan Karin sembari menghampiri mereka berdua dengan air mata yang terus menetes


"cepat panggil ambulan dilll cepat Fadill!!! hiks"titah Karin di tengah tangisan


Fadil dengan cepat memanggil ambulans Bima dan Andre membantu Ami,nifa,Karin, mengangkat tubuh Erin yang lemas ke parkiran....Fadil dari tadi tak karuan


"sebenarnya apa yang terjadi?kenapa bisa?ada apa ini? erinnn kau harus baik baik saja apa pun yang terjadi aku bakalan cari tau apa yang terjadi!bertahan lahhhhh aku mohon"batin Fadil merasa cemas sembari membawa tubuh Erin ke mobil ambulans


"apa yang sebenarnya nya terjadi erinn!!ayo bangunnn!bertahan lahhhhh kamu harus kuat harus bertahan!"batin Bima


sedangkan Ami Karin dan nifa dari tadi tak berhenti menangis

__ADS_1


__ADS_2