sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
#25 Hari Pertama OSPEK


__ADS_3

Pagi ini begitu cerah matahari terlihat tersenyum dan bersinar namun tidak dengan wajah seorang gadis cantik yang sedang bersiap pergi sekolah,pagi hari ini ntah mengapa ia sangat tidak bersemangat.Erina masih bingung dengan apa yang di katakan oleh para sahabat nya kemaren


"*loo harus kuat dia aja cuek sama lo,Lo harus bisa cuek ke dia kamu bisa rinn"ucap Karin


"benar coba kamu cuek aja sama dia,kalau dia ngejar Lo berarti dia suka sama Lo tapi kalau dia malah cuek balik udh dehh Lo lupain dia selama nya"jelas ami*


otak nya benar benar berpikir jernih untuk semua itu,ntah lah untuk tidak memperdulikan dia itu sangat sulit sungguh sangat sulit,tiap hari ketemu dan kumpul bersama bahkan sekelas dengan nya.


sudah setengah jam Erin larut dalam lamunan nya hingga tak sadar bahwa ketukan pintu dari tadi terdengar


Tok..tok..tok


"Erinnn sayanggg ayo liat ini jamberapa kamu bisa telat nak"teriak mama di balik pintu,Erin yang kaget melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya,betapa terkejutnya jam menunjukkan pukul 06.27,ia langsung berlari ke arah pintu


"mama kenapa ga bilang sihhh liat ini erinn telat kan ihhhh mama sihhh"omel erin yang baru membuka pintu


"lahhh kok mama sihhh yang di salahin mama udah panggil panggil kamu tadi ehh kamunya ga nyaut...emang kamu lagi ngapain sihhh sampai lupa waktu gitu"jelas mama tak mau kalah


"itu mah Erin tuh bingung harus gimana cara untuk tidak peduli sama Fadil"ceplos Erin spontan, membuat mama membulatkan mata


"apa maksu....."


"ahhhh bukan itu Erin lagi itu apaa eungggg...lagi telepon,iya telepon Fadil katanya dia lupa barang apa aja yang harus di bawa buat OSPEK sekarang gitu"memotong cepat ucapan mama "ya udah deh Erin pergi dulu yah assalamualaikum"ucap Erin cepat dan langsung mencium punggung telapak tangan mama,mama yang bingung dari tadi hanya bisa mematung dan menatap punggung Erin yang perlahan hilang


"wa... waalaikum...Ehhhh ERINNNN kamu belum sarapan sayang"ucap mama yang sadar dan langsung menyusul anaknya ke bawah


"ahhh mah nanti deh Erin udah telat banget udah yahhh bye"teriak Erin yang udah di dalam mobil


"ayo pak berangkat cepat yah pak kalau bisa lebih cepat pakk,,kalau macet tabrak aja semua mobil dan motor yang menghalangi jalan pakk!!Erin udah telat nihhh"ucap Erin tergesa gera


"ba...baik non"pak Toni bingung dengan ucapan Erin ia hanya mengikuti nya saja


mobil Alphard Erin yang berwarna putih itu sampai di parkiran sekolah Erin,ia pamit ke pada Pak Toni dan langsung berlari kedalam sekolah,semua anak anak OSPEK Sudah berbaris sesuai dengan barisan dan Erin bingung ia harus baris di mana dan yang ia takuti semua OSIS di sana sudah siap


"duhhh gawatt nihhh telattt ya Allahhhh bantu hamba ya Allah please hamba mohonnnn hamba janji hamba akan rajin sholat dan hormat sama mama dan papa bantu Erin yah Allah"batin Erin dengan tangan di depan dada dan mata terpejam


"Heyyy kamuuu!!!"teriak seseorang lantang membuat Erin kaget dan melirik ke arah sumber suara tersebut"kamu sudah telattt malah diam di situ kamu itu bodoh haaa liat yang lain sudah siappp lahhh kamu?baru datang anehh"ucap bunga sinis

__ADS_1


"ahh ma-ma-maaf kak ak-aku telat"lirih Erin sembari menunduk


"telat telat saya sudah bilang kan kal--"


"Cukupp Bunga kamu tau adik kelas telat malah di marahin, seharusnya kamu kasih tau dan pengertian dia bukan di marah marahin kaya gitu"ucap seseorang menghampiri bunga dan Erin yang sedang menjadi tontonan para siswa


"Ra--Raffi sejak kapan kamu disini"sahut bunga gugup


"ga penting, sekarang biar lah anak ini baris dengan teman-teman dan satu lagi jangan pernah terlalu kasar sama orang!"tegas Raffi


"ba--baikk Raf"sahut bunga


"sekarang Lo balik ke barisan Lo"sahut Bunga


Erin bingung mencari teman temannya dimana karena lapangan benar benar penuh oleh siswa-siswi yang akan mengikuti OSPEK


disaat Erin sedang mencari teman teman suara teriakan membuat Erin membalik badan dan mencari sumber suara itu


"ERINNNN!!"teriakk Nifa,Erin yang mengetahui itu langsung berlari dan baris di tempat teman temannya


"Lo ga apa apa kan"tanya Ami khawatir karena kejadian tadi


"tapi kok kamu bisa telat"tanya nifa


"nanti aku jelasin"


Erin melirik ke barisan cowo yang berada di barisan cewe,mata Erin tertuju pada sosok pria yang membuat nya telat ke sekolah dan yang membuat nya galau seharian serta membuat nya benar benar gila.


sebenarnya Fadil melihat Erin sedang memandangi nya Namun ia masih kesal dan kecewa pada Erin


Entah kenapa kau selalu jadi fokus perhatian ku, yang tak pernah lelah ku pandang meski dari jarak kejauhan. Aku selalu dapat mendengar renyah tawamu,manis senyum mu, dan kuharap kau akan melakukan semua itu di hadapanku nantinya.


hari pertama ini semua siswa belajar di luar taman sekolah yang bimbing oleh pembina Masing-masing,kelas Erin kebagian untuk menganalisis tanaman yang berada di taman sekolah,Erin,nifa,Ami dan Naisa serta 2 teman lainnya memilih satu kelompok karena satu kelas itu di bagi menjadi 6 kelompok Erin dan sahabat nya itu termasuk kelompok 2,ia akan menganalisa tanaman kaktus,


"gimana kalau kita tanaman kaktus aja?"usul Erin


"boleh tuh boleh"sahut yang lain

__ADS_1


"Kaktus adalah nama yang diberikan untuk anggota tumbuhan berbunga famili Cactaceae.


Kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air.Kaktus biasa ditemukan di daerah-daerah yang kering (gurun). Kata jamak untuk kaktus adalah kakti. Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah.Air yang diserap kaktus disimpan dalam ruang di batangnya,gimana?"jelas ami


"Kaktus juga memiliki daunyang berubah bentuk menjadi duri sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun.Oleh sebab itu, kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air"Tambah Naisa


"Wahhh bagus tuh"sahut nifa ceria


"Erin gimana"tanya Ami karena ia melihat Erin dengan wajah pucat,bibirnya biru


"Erin kamu kenapa kok pucet banget sih"tanya Naisa


"ngga kok,cuman sedikit pusing aja"jawab Erin


"ayo kita ke UKS aja kalau ga aku bilang aja ke kak Sinta"sahut Nifa


"ngga kok ga apa apa"


Erin merasa kepalanya sangat berat dan badannya juga sangat lemas sekali, mungkin karena ia tak sarapan dan lebih banyak berdiri


"erinnn Ayooo"ajak Ami


di sisi lain Fadil sesekali memperhatikan Erin dan teman teman,ia melihat Erin yang begitu lemas membuat nya khawatir namun ia juga sangat marah terhadap nya sehingga membuat Fadil malas untuk menghampiri nya dan sebenarnya ia ingin sekali menghampiri gadis itu namun ntah lah gengsinya terlalu tinggi


kepala Erin semakin sakit dan berat,matanya sangat perihhh perlahan pandangan nya buram, semakin buram lagi dan tubuh Erin saat itu juga ambruk di taman sekolah,teman teman yang melihat itu membuat semua orang menghampiri Erin


"ERINAAAA"teriak Ami,Nisa dan Nifa


"Erinnn bangunnn"ucap para sahabat nya dengan cemas


namun tiba tiba seseorang datang dan menghampiri Erin yang tertidur di paha Ami


"Biar gw yang bawa dia"sahutnya


"Kak Bram tolong dia ku mohon"sahut Naisa


"iya kak ayo tolong dia Hiksss"tangis Ami pecah begitu saja

__ADS_1


Bram yang tidak punya pilihan lagi langsung membopong tubuh mungil Erin ke ruangan UKS, sepanjang perjalanan banyak tatapan mata yang menyorot ke arah mereka, pandangan tak suka,pandangan aneh yang sulit di artikan


begitu juga dengan fadil ia hanya menatap dengan tatapan sulit di artikan ada rasa cemas namun ia juga ingin marah


__ADS_2