
Mereka pergi ke cafe biasa mereka kumpul di sepanjang perjalanan merek bercerita tertawa bareng hingga bernyanyi mengikuti alunan musik yang mereka dengar Erin yang awalnya merasa sedih dan mood ya buruk kini mood Nya kembali seperti semula melihat teman temannya yang selalu berusaha menghiburnya
-Celengan Rindu,Fiersa Besari
'Dan tunggulah aku di sana'
'Memecahkan celengan rindu ku'
'Berboncengan dengan mu,mengelilingi kota'
'Menikmati senja perlahan menghilang'
'Hingga kejamnya waktu'
'Menarik paksa kau dari pelukku'
'Lalu kita kembali'
'Menabung rasa rindu'
'Saling mengirim doa'
'SAMPAI NANTI SAYANGKUUU'teriak mereka menyanyikan lirik terakhir
"Hahaha"
Mereka sampai di sebuah cafe yang selalu mereka pakai untuk menghabiskan waktu bersama menghilangkan penat dan menenangkan pikiran dengan desain ala Peternak jadi awal masuk mereka akan di suguhkan dengan pemandangan indah sebuah patung kelinci yang sedang memegang wortel menjulang di pinggir cafe dua orang pelayan berdiri di depan pintu masuk dengan menggunakan kostum ala peternak sungguh cantikkk
Mereka masuk ke cafe tersebut yang di hiasi lampu yang bergantung dari atas pinggiran pinggiran ruangan di hiasi dengan berbagai tanaman hias dan beberapa foto hewan
"Kita duduk di sini aja yu"usul Nisa
Mereka memilih duduk di paling ujung cafe dekat kaca sehingga mereka dapat melihat dengan jelas ke luar cafe
__ADS_1
"Ayo"
Mereka membuka daftar menu dan memesan makanan sesuai selera mereka
"Jadiiii sekaranggg adalah Happy GRIL Dayyy oke ga ada yang sedih"ucap Ami
"Sippp"
"Ehh rin serius an kamu udah move on nihhh?"tanya nifa
"Gimana yah di bilang udah belum di bilang suka juga da ngga"jelas Erin sambil memainkan ponselnya
"Lahhhh ribet bangetttt"sahut Karin
"Terus kamu karr benaran lo ga suka sama Fadil?"tanya Ami
Karin nyeritkan dahi "Hahahah aku ga pernah suka sama dia jadi kalian bebas mau deketin dia atau ngga juga silahkan"jelas Karin
"Emmm oke deh"
"Iyahhh Bener terus gini lo kan deket sekarang sama Raffi dan gimana kalau lo pura pura deketttt banget depan dia sama Raffi jadi kek pacaran gitu"jelas Nisa
"Gilaaaa lo"teriak Erin
"Ngga lah waras gue mah"sahut Nisa
"Benar rinn coba aja dulu kamu kalau Emang dia suka cinta sama kamu dia bakalan berusaha dan berjuang kaya kamu dulu"jelas Ami
"Nahhhhh tapi kamu juga harus bilang terus terang ke kak Raffi ya"sahut nifa
"Okeee aku coba"ucap Erin
Makanan mereka yang ia tunggu akhirnya datang jugaaa...mereka makan dan mengobrol menghabiskan waktu bersama hingga sore hari
__ADS_1
_o0o_
"Maaf erinnn pulangggg!!!"teriak Erin
"Jangan teriak teriak dong sayangg dan tunggu tunggu muka kamu kenapa bahagia beda sama yang tadi pagi"
"Lahhh mahhh Erin sedih salahhh bahagia salahhh mama sama aja kaya temen temen Erin coment terusss"
"Ilihhhh bukan gitu beda aja...yah udah sana mandi yang habis mainnn dasar"
"Biarin hehehe"
Erin naik ke atas dan langsung bergegas mandi rencana Nya ia ingin menelepon Raffi dan menceritakan semua rencana Nya
'*Asslamualaikum kak'
'Wa'alaikumsalam rinn ada apa?tumben banget sih hehe'
'Kak,Kaka mau bantu Erin ga?'
'Apaan dengan senang hati*'
Erin menceritakan semua rencananya ke Raffi awal aya Raffi terkejut karena dia akan jadi teman dekat sangat dekat bahkan nanti di depan Fadil dan akhirnya ia mau aja tohhh apa salahnya kan di coba
'*Maksihhhh Kaka makasihhh banyakkk'
'Sama samaaa yah udah tdiur sana'
'Okeee Kaka bosss'
'Apa sihh hahaha'
'Iya udah byeee Good night Asslamualaikum'
__ADS_1
'Waalikumsallam Good* night to rin'