sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
Episode 3


__ADS_3

Keesokkan harinya




Erin sudah siap dengan seragamnya hari ini ia memakai pasmina biru yang senada dengan baju seragam yang di kenakan nya dengan sepatu yang ber merk Converse all star dan tak lupa jam tangan selalu di kenakan di tangan kirinya.


"pagi maaa...pahh"teriak ku sambil mencium pipi mereka berdua


"pagi anak mama papa"ucap keduanya


"ayo sarapan dulu sayang"titah mama kepada ku


"iya mah"


kami pun makan dengan tenang dan hening seperti biasa,aku segera menghabisi kan sarapan ku ini sebelum nifa menyampar ku


"owh iya ma,pa aku pulang sore yah"ucap ku kepada keduanya


"iya hati hati yah"ucap mama khawatir


"iya mah tak usah khawatir gitu ydh aku pergi dulu yah seperti nya nifa udh nyamper tuh... assalamualaikum ma Pah"ucap ku sambil mengecup punggung telapak tangan papa dan mama


Erin pun keluar dan menemui Hanifah yang tengah berdiri di teras..mereka pun menaiki mobil dan pergi ke sekolah...sesampainya di sekolah, seperti biasa Ami,karina, Fadillah dan Andre selalu menunggu kami untuk pergi ke kelas sama sama


"assalamu'alaikum....pagi semua" ucapku dan Hanifah kepada para sahabat ku yang tengah menunggu aku dan Hanifah


"waalaikumsallam...pagi"serempak mereka semua menjawab


"Yo kita ke kelas kalian nunggu siapa lagi?nunggu yang ga pasti ha?"seru Andre


"Oalah pagi pagi dah bucin"ketus karina


dan mereka pun berjalan menuju kelasnya. karena kelas kita berada di lantai 2 sehingga kita perlu menaiki eskalator yang ada di sekolah ini.memang sekolah mereka ini besar terdiri dari 4 lantai .. untuk lantai 1,2 dan 3 itu khusus khusu kelas dan di lantai paling atas untuk kegiatan ekstrakurikuler yang berada di ruangan seperti ruang OSIS,Aula, tenis meja,bulu tangkis,ruang Pramuka dan masi banyak lagi .. dan di sekolah mereka ini memiliki parkiran khusus di bawa tanah,kolam berenang di belakang sekolah lapangan di samping sekolah pokok besar deh dan siapa pun yang sekolah di situ pasti nyaman.


di saat erin dan teman teman hendak masuk kelas tiba tiba Bima memanggil nya dan membuat ku serta teman-teman berhenti melangkah


"assalamualaikum erin"sahut Bima mengucapkan salam


"waaikumsallam Bim iya?"jawab ku

__ADS_1


"sekarang jadi kan?"katanya


"iya jadi ,ywdh aku masuk dulu yah assalamualaikum"


"okey makasih waalaikumsallam"


Erina hanya membalasnya dengan senyuman sedangkan karin sejak dari tadi diem dan seketika mukanya berubah jadi tak mood


Karin POV


"ada apa dengan mereka?apa mereka dekat?mau kemana dan kenapa erin tidak memberi tahu ku seharusnya aku yang di sapa dia pagi pagi gini...eh astaghfirullah kok jadi gini ada apa ini dengan ku maap kan aku ya Allah"gunggam Karin dalam hati


"hehh Rin kamu baik baik aja kan"ucap Ami sambil menepuk pundak Karin dan membuyarkan lamunan nya


"e-eh apa aku ga apa apa ayo ke kelas"ucap Karin terbata bata ya


"mungkin dia cemburu tapi apa mungkin?ah masa iya dia suka sama Bima,sudah lah tak usah di pikirkan"batin Fadillah


kami pun masuk dan duduk di bangku masing masing,Tak lama kemudian guru pun datang


"assalamualaikum wr wb"salam Bu guru


"jadi gini anak anak mengenai 5 hari lagi kalian akan melaksanakan ujian akhir,saya harapkan kalian bisa belajar belajar dan belajar lagi hingga mencapai hasil yang maksimal dan membuat kedua orang kalian bahagia,Karena dengan belajar kita bisa menggapai semua yang kita inginkan suatu saat nanti jadi persiapkan diri dari sekarang dengan belajar" nasihat Bu guru yang membuat siswa mengangguk mengerti


pelajaran demi pelajaran pun terlewati hingga pada bel istirahat pun tiba, seperti biasa Erina dan para sahabat nya pergi ke kantin .. mereka memilih tempat biasa dan memesan makanan seperti biasa juga karena itu adalah makanan favorit mereka.akhirnya makanan yang mereka pesan pun datang


"erin kamu mau kemana ntar sama Bima?"ucap Fadillah sambil menatap wajah Erina


"Emm kemarin dia memintaku untuk menemaninya mengerjakan tugas yang harus merangkum wisata di taman balai kota nah aku udh minta izin tapi tidak berdua melainkan bersama nifa?"ucap ku panjang lebar membuat mereka mengerti


"kenapa harus kamu?"ucap Fadil membuat semua orang melongo aneh


"memangnya kenapa Dil kamu cemburu erin pergi sama bima?"ucap andre


"ehhhh apaan si kamu"ucap kesal ku tanpa ku sadar Fadil juga mengucapkan hal yang sama, sehingga membuat teman-teman ku bersorak


"cieeeeeeee"ucap mereka,yang membuat pipi ku merah dan salah tingkah bagitu pun dengan fadil


"hahahaha ya Allah Fadil erin kan perginya sama Hanifa juga mana mungkin dia pergi berdua yang ada kena marah om Alex"sahut Ami yang di iya kan oleh Karin dan nifa


"nah bener tuh" kompak Karin dan nifa meniya kan ucapan Ami

__ADS_1


"ahh sudah lah ayo makan keburu bel"titah ku mengalihkan pembicaraan


Erina POV


"kenapa dia berkata seperti itu dia cemburu atau gimana apa mungkin dia cuman cari perhatian doang ... tapi kenapa hati ku ini berdebar kencang saat dia berkata itu"


Fadillah POV


"kok aku ga suka sih liat erin dekat sama Bima tapi kenapa? bukanya aku menyukai Karin?tapi justru aku malah tak rela erin dekat dengan bima apa yang sebenarnya terjadi?"


Setelah selesai makan mereka pergi kelas dan melanjutkan pelajaran demi pelajaran.saat tiba bel berbunyi aku dan Hanifa langsung menunggu Bima di parkiran


"hey assalamualaikum erim,nifa"ucapnya sembari menghampiri ku dan nifa


"waalaikumsallam ayo"ucap nifa,tiba tiba seseorang datang menghampiri kita


"hey Bim kamu mau kemana sama cewe so cantik kaya mereka"ucap sombong Siska sambil memegang tangan Bima,dengan bingung Bima menutup kedua tangannya dia atas dada membuat Siska salah tingkah


"waalaikumsallam, aku mau pergi sama siapa pun bukan urusan mu sis"ucap Bima lagi yang membuat Siska lagi lagi salah tingkah


"emm maap assalamualaikum ...tapi knp sama mer-"ucap Siska terpotong oleh omongan bima


"erin,nifa ayo kita pergi" ajaknya ke pada ku dan nifah yang membuat buka Siska Merah padam karena kesal


kami pun menaiki mobil yang di kendarai oleh supir nya Bima ,aku dan nifa duduk di belakang sedangkan Bima duduk di depan bersama supirnya kami pun pergi meninggalkan sekola


Siska POV


beraninya kau Erina menghasut Bima dari ku,aku tak akan tinggal diam liat saja nanti apa yang di lakukan olehku,sambil tersenyum licik melihat mobil mereka yang perlahan hilang


di Balik itu dua orang memperhatikan Erina,Bima,Hanifa,Siska dari awal berbicara hingga mobil yang di tumpangi oleh Erina pergi meninggalkan sekola


"hee bro kenapa si loe"ucap Andre karena bingung dengan sikap Fadil yang dari tadi memperhatikan Erina


"ntah lah bro kenapa gw ga rela yah Erina pergi bersama c Bima itu"sahut Fadil sambil terus pandangan nya kedepan


"itu tandanya loe cemburu"ucap santai Andre


"tapi kan dari dulu gw ga tertarik sama dia malahan gw suka nya sama Karin tapi ntah kenapa rasa ini berbeda"ucap Fadil dengan bingung


"asal loe tau yah Erina tuh udh suka sama loe selama 2 tahun tapi apa loe ga pernah ngerti dia,bukan kah selama ini dia yang selalu ada buat loe,ngasih saran,kasih semangat tapi apa loe malah membalikan hati loe ke Karin yang jelas jelas ga pernah suka sama loe ... sedangkan cewe yang suka sama loe tulus dan setia itu ,loe sia -sia kan begitu aja? ayo lahh berpikir lagi!"ucap Andre panjang lebar dan meninggalkan Fadil yang dari tadi bengong oleh omongan andre

__ADS_1


__ADS_2