sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
Episode 16


__ADS_3

hari ini seorang gadis masih tertidur lemah di atas bangkar rumah sakit dengan tangan di infus dan kepala di perpan hanya bunyi alat monitor yang mengisi ruangan.perlahan mata gadis itu terbuka betapa silau nya saat melihat lampu ruangan tersebut, tangannya terasa kaku untuk di gerakan,kepalanya pun terasa sangat berat untuk berdiri hingga kakinya pun lemas untuk menopang tubuh nya


"kau sudah sadar?"tanya seseorang


aku melihat nya berada di sini tapi untuk apa?mungkin menjenguk saja dan tidak lebih ...


"Fad--"lirih ku terpotong oleh kedatangan mama papa


"Erinnnn syukurlah kau sudah sadar sayanggg jangan banyak bergerak dulu sayang tetap lah seperti itu"ucap mama sembari memeluk ku dan menahan tubuh ku untuk tetap berbaring


"sayanggg apa kabar?gimana keadaan kamu?papa panggilkan dokter yah"sahut papa sembari menekan tombol yang berada di sebelah kanan bangkar ku agar dokter segera datang


"mahh..pahh...jangan khawatir aku baik baik aja hanya saja aku sedikit pusing dan lemas"lirih ku menatap kedua orang ku


"permisi selamat siang Erina kau sudah membaik?"sapa dr.Fandi


"Alhamdulillah baik dok"jawab ku sembari tersenyum


dr.fandi memeriksa keadaan ku


"Alhamdulillah kamu sudah membaik dan kamu keluar dari koma selama dua hari kemarin,perbanyak istirahat dan minum obat secara teratur yah Erin"jelas dr.fandi


'ahhh aku komaaa??masa iya sihhhhh...pasti aku udh bikin Mama Papa khawatir dan merepotkan mereka maafin Erin mah pah'batin ku


"Iyah dok"lirih ku


"yah sudah saya permisi dulu yah cepat sembuh Erin"sahut dr.fandi


"terimakasih dok"serentak mama papa menjawab


"mah a-aku koma?"tanya ku


"iya sayang karena benturan di kepala kamu itu sangat keras dan kondisi kamu waktu itu sangat lemah di tambah banyak darah yang keluar dari kepala mu itu membuat kondisi kamu buruk dan selama 2 hari kemarin kamu tak sadarkan diri"ucap mama sembari mengelus Surai hitam ku


"maaf in Erin Mah..Pah Hiksss Erin udah bikin mama papa khawatir maafin erinn juga karena sudah merepotkan mama papa hikss"tangis ku pecah, mama langsung memeluk ku


"sayang papa sama Mama tak pernah terasa di repot kan mama sama papa senang menjaga kamu apa lagi ada yang bantu kami untuk menjaga kamu sayang dan keadaan kamu sekarang itu berkat nya karena telah mendonorkan darah nya buat kamu..kamu jangan berbicara seperti itu sudah menjadi kewajiban mama sama papa sebagai orang tua"ucap papa

__ADS_1


"maksud papa siapa yang membantu menjaga Erin dan memberikan donor ke erin kemarin?"tanya ku penasaran


mama dan papa malah melirik seseorang yang berada di sebelah kiri ku


"Fadil sayang Fadil yang menjaga kamu kemarin di saat papa sama Mama tak ada di sini dan dia yang telah memberikan sebagian darahnya buat kamu karena tekanan darah mama waktu kemarin tidak normal jadi dokter memutuskan untuk tidak mendonorkan darah mama ke kamu karena akan menyebabkan fatal pada mu dan akhirnya Fadil deh yang memberikan darah nya..dan dia juga lohh yang jagain kamu yang nemenin kamu setiap jam dan tak meninggalkan mu kalau kami belum datang kesini"jelas mama yang membuat ku langsung melirik laki laki yang berada di sebelah kiri ku


"te-terimakasih"sahut ku sembari tersenyum


"sama sama cepat sembuh lah"ucap nya sembari membalas senyuman ku


flashback


mobil ambulans sampai di rumah sakit,Erin masih dalam keadaan yang sama darah keluar begitu banyak di bagian kepalanya..Fadil dengan khawatir lari masuk kedalam rumah sakit


"dokterrrrrrr dokterrrrrrr bantuuuuuu temannnn saya cepattttt"ucap nya teriak hingga datang seorang suster membawa bangkar kosong menuju teras rumah sakit


Erin dengan langsung di pindahkan ke atas bangkar dan di bawa menuju UGD


"erinnnn bangunn erinnnnaaa bangunnnn kami mohonnn Hiksss Hiksss"serentak Ami Karin dan nifa sembari menangis


"saya harap tunggu di sini kami akan segera keluar"sahut suster dan membawa Erin masuk kedalam UGD


suasana hening dan tidak ada yang mengeluarkan kata kata hanya isakan yang terdengar Fadil, Andre dan Bima dari tadi mondar mandir tak karuannn mereka semua bingung mengapa ini bisa terjadi


"assalamualaikum dimana Erin dimana dia??gimana keadaan anak saya Hiksss"teriak mama yang membuat teman teman Erin kaget dan terdiam


"waalaikumsallam"jawab kami serentak sembari mencium punggung telapak tangan papa dan mama Erin


"bagaimana ini bisa terjadi dengan erin?"tanya papa to the poin


Fadil menceritakan semuanya kepada papa dan mama Erin..sontak membuat papa Erin merah padam karena ini bukan kecelakaan namun ini sebuah di kesengajaan seseorang melukai erin, sedangkan mama Erin terdiam lemas tak bisa berkata apa apa.tiba tiba papa Erin meraih ponselnya dan menelepon seseorang


"cepat cari tahu tentang kecelakaan anak saya...lihat semua seluruh cctv yang berada di sekolah sekarang dan berikan dia hukuman yang pantas dengannya jangan sampai dia lebih lolos!!!"tegas Alex memerintahkan anak buah nya...tiba tiba dokter keluar membuat kami berdiri dan menghampiri dokter untuk mendengar penjelasan nya


"Dokkkk bagaimana anak saya dokkkk hiks"tanya mama di sela sela tangisan nya


"sabar bu, pak saya dengan berat hati harus mengat-"ucapan dokter terpotong oleh sentakan papa

__ADS_1


"lakukan yang terbaiikkk buat anak sayaaaa pakai semua alattt terbaikkk yang ada di siniiii dann kalau terjadi sesuatu dengan anak saya,saya akan


menuntut rumah sakit ini sekarang jugaaa!!!!"


"sabar omm sabar kita dengar kan penjelasan dokter terlebih dahulu ... jangan bertindak gegabah ommm kasian erin omm"ucap Fadil menengkan Alex yang tengah marah


"sabar pakk saya harus memberi tahu bahwa anak pak Alex sekarang dalam keadaan koma..di karenakan dia mengeluarkan begitu banyak darah nya dan keadaan dia yang begitu lemas membuat keadaan nya memburuk..karena darah dengan golongan B disini habis jadi siapa yang golongan darah nya sama dengan Erin?"jelas dokter


"saya dok Ambil lah darah saya sekarang juga dok hiks"tawar mama


"baik lah saya akan periksa keadaan anda terlebih dahulu"sahut dokter


akhirnya mama ikut bersama dokter ke ruangan laboratorium untuk di periksa namun setelah di tes mereka semua menunggu hasil test nya...beberapa jam berlalu kini dokter datang dan membawa hasil test mama namun kenyataannya tak se indah ekspetasi...mama memiliki darah yang tinggi sehingga dokter tidak menerima darah mama untuk di donorkan ke pada Erin..mereka yang berada di sana putus asa dan bingung harus berbuat apa Alex dari tadi frustasi karena anak satu-satunya sekarang terbaring lemah dalam keadaan koma


"dokkkk periksa lah saya ... setahu saya,saya memiliki golongan darah yang sama dengan Erin jadi periksa lah dan kalau memang cocok dan aman langsung donorkan saja darah saya!"ucap fadil tiba tiba membuat semua orang melirik ke arahnya


"apa kamu benar Dil?"tanya Andre yang di angguki oleh Fadil


"baik lah saya akan periksa anda sekarang juga"jawab dokter


"nak Fadil Benar kah? terimakasih yahhhh"ucap Alex seraya memeluk Fadil


"iya sama sama om Tante fadil ikhlas kok kan dia sahabat Fadil juga"sahut Fadil


karena darah Fadil dan Erin cocok akhirnya Fadil mendonorkan darahnya ke Erin


di ruangan yang serba putih itu dengan alat alat medis,selang yang yang menyambung dari lengan Fadil ke lengannya Erin.. sesekali Fadil memandang Erin dengan wajah yang pucat dan terbaring lemah


'cepat sembuh lah...bukan kah kamu menyukai ku selama ini?kenapa kamu lebih memilih untuk memendam semuanya? sesanggup itu kah kamu memendam rasa sendirian yang tidak semua orang tahu..bangun dan tunjukan kepada ku bahwa kamu masih menyukai ku..aku tidak akan menyia-nyiakan orang seperti mu Erin dan aku bakalan berusaha membuka hati ini untuk mu'batin Fadil


dua hari berlalu


Fadil masih senang tiasa menemani Erin sesekali ia membaca lantunan ayat suci Alquran untuk membantu mendoakannya ... dan sesekali ia menceritakan dongeng dongeng layaknya anak kecil


'kau tau .. kamu itu seperti putri salju yang tertidur hingga beberapa hari menunggu sang pangeran datang untuk membangunkan mu dari tidur panjang mu itu


aku sudah hapal di luar kepala bagaimana lengkung bibirnya terbentuk setiap kamu mengucapkan satu-dua kalimat canda yang sebenarnya sungguh garing tak ada duanya. Timpalannya yang lucu, balasannya yang kadang diselingi sipuan malu membuatmu merindu. Kegiatan sederhana macam ini sudah bisa membuatmu bahagia, mengetahui bahwa kamu adalah alasan di balik setiap gelak tawa yang keluar dari mulutmu.

__ADS_1


cepat sembuh lah'


________________________________________ jangan lupa kasih terus dukungannya dan kasih vote juga karena menurut author vote itu adalah suatu penyemangatnya


__ADS_2