
setelah 2 hari yang lalu Bima dan Karin mulai dekat yah meskipun Bima masih belum berubah namun keadaan dan waktu akan mengubah semuanya...kini adalah hari perpisahan di sekolah semua anak kelas 9 akan menghadiri acara yang benar-benar tak akan terlupakan..selama tiga tahun mereka belajar dan bermain di Mts Al-Hisan tersebut berbagai pengalaman,suka,duka dan kenangan akan selalu teringat di benak mereka masing masing, terlihat seorang gadis cantik dengan gamis berwarna pink dan abu serta kerudung pasmina berwarna abu yang senada dengan bajunya,sepatu berwarna putih bermerk Adidas,dan mengenakan jam tangan digital berwarna biru muda serta di polesi dengan make up natural membuat gadis tersebut terlihat lebih cantik
"maaaaa...pahhh cepet dong gimana kalau telat nantiiii bisa bisa Erin kena hukum sama temen-temen nanti"teriak gadis itu yang tengah menunggu mama dan papa nya turun
"iya erinnn sebentar ini sudah siap...ayo"ucap mama sembari menghampiri Erin yang sedang kesal menunggu nya dari tadi
"mahh pahhh lama banget sihhhhh Erin dah nunggu dari tadi huff..."dengus ya
"maaf sayang mama tuh yang lama"ucap papa menunjuk mama yang sedang membenarkan kerudung nya itu
"ahh sudah lah ayo pergi"ajak mama yang berjalan terlebih dahulu
hari ini semua murid kelas 9 menghadiri acara dengan orang tuanya masing masing ... karena akan ada berbagai acara yang akan di tampilkan dari sekolah... sesampainya di sekolah Erin dan kedua orang tua nya turun mereka berjalan masuk ke area sekolah beberapa penjaga sekolah dan orang orang menunduk saat papa Erin melewati mereka karena sekola ini milik kakek Erin lebih tepatnya ayah dari papa Erin...Erin dan kedua orang tuanya melihat Fadil dan kedua orang tuanya sedang berfoto dan papa Erin mengusulkan untuk menemui mereka
"assalamualaikum"ucap Erin,papa,mama kepada Fadil dan kedua orang tuanya
"waalaikumsallam" serentak
"heyyy broo apa kabar nihhh dah lama ga ketemu?"tanya pak Reza sembari berhambur memeluk papa
Pak Reza ini adalah papa Fadil,beliau adalah sosok pria yang tegas, tinggi memiliki badan kekar dan ramah, istrinya bernama Linda,dulu papa dan Pak Reza satu jurusan dan membuat mereka sangatlah dekat namun kesibukan mereka membuat susah sekali berkomunikasi dan memberi kabar satu sama lain.
"Alhamdulillah kami semua baik gimana kabar mu?dan bagaimana apakah sekarang kau masih menjadi seorang dokter bedah?"tanya papa
"Alhamdulillah kami pun baik,,,ahhh itu Alhamdulillah masih kan sebentar lagi ada yang meneruskan semua pekerjaan ku ini"jawab pak Reza
"hayyy jenggg .... makin cantik aja nihh"puji Bu Linda sembari memeluk mama
"ahhh kamu bisa aja hey fadill"sapa mama ke Fadil dan membuat Fadil langsung mencium punggung telapak tangan papa dan mama
"hayyy Fadil kamu makin ganteng aja sekarang....sama seperti papa mu dulu"puji papa ke Fadil
Fadil tersenyum melihat Erin dan mendapatkan senyuman balik darinya..hari ini Fadil terlihat sangat tampan memakai kemeja berwarna biru dan celana jeans berwarna putih serta sepatu berwarna biru Dongker membuatnya terlihat sangat tampan
mereka semua menyusul teman teman yang lain...yang sedang berbincang
__ADS_1
"assalamualaikum"salam kami serentak
"waalaikumsallam"ucap mereka
"hayyy Kalian kapan datang dan apa kabar"ucap Pa lingga papa Ami
"baru saja dan kami ketemu di depan yah sudah kita jalan sama sama aja "jelas pak Reza
"owhhh begitu yah sudah lebih baik kita berbincang bincang nya sebelah sana ...biar tak menganggu anak anak kita"saran pak
Ridwan papa Andre
"yah sudah ayo Pak Bu"ajak Bu Mila ibu dari Ami
akhirnya para orang tua mereka duduk di kursi yang mengelilingi meja berbentuk lingkaran yang menghadap ke arah panggung ..acara akan di mulai sekitar 10 menit lagi
"erinnn cantikkkk banget kamu"puji Nifa sembari memeluk ku
"ahhh kamu bisa aja kamu juga kok hehehe"jawab Erin
"owhhh kasiaannnn sini sini aku peluk"ucap ku lembut dan Karin,Ami,nifa memeluk Erin
"heyyy brooo cie bareng ma calon mertua"sahut Andre yang mendapatkan tatapan mata tajam dari Fadil
"apaan sih Lo"tukas fadil
"assalamualaikum semuanya"sahut seseorang tiba tiba membuat semuanya menoleh
"waalaikumsallam bima,om Tante"serentak menjawab
"heyyy semuanya,,Karin mana papa dan mama kamu sayang"ucap om arga, keluarga Bima dan Karin memang dekat karena om arga dan om je adalah rekan bisnis nya
"hayyy ommm"jawab kita serentak
"itu om di sana sedang berbincang dengan yang lain"jawab Karin sambil menunjuk ke arah mama dan papa nya
__ADS_1
"owah ya sudah om dan tante kesana dulu yah anak anak"pamit om arga yang di angguki oleh kita
"hey ayo kita cari tempat duduk ntar keburu ga kebagian nih"ajak Karin
"Ayooo Bima kamu gabung aja kan ada Karin nih"sahut Ami yang mendapatkan cubitan dari Karin
"awww...sakitttt"rengek amii yang membuat semua orang ketawa
akhirnya acara di mulai satu persatu berbagai penampilan di mulai,hal yang di tunggu-tunggu kini telah tiba ... MC akan mengumumkan siapa saja siswa yang memiliki nilai tertinggi di antara yang lain..semua siswa merasa bimbang gelisah dan sekaligus deg degan sama seperti Erin dan yang lain nya namun di saat pertengahan acara tiba tiba Siska datang dengan teman teman nya
"heyyy bimmaaaaa"sapa Siska tiba tiba membuat yang lain melirik Bima dan Siska
"apa"jawab dingin Bima bahkan tak menoleh ke arahnya
"fotbar yo lagian kita belum pernah tuh foto bareng"ajak Siska yang membuat Bima mengangguk sedikit menandakan setuju
"ngapain sih ini anak risih banget gw...kalau ga banyak orang udh gw tolak nih orang!"hati Bima
namun di saat mereka sedang berfoto tiba tiba tangan Siska memeluk bahu Bima sontak Bima kaget dan marah karena selama ini tak ada cewe yang berani memeluk nya seperti itu
"eh Lo apa apa sih pegang pegang gw emng loh siapa ahhhhh?"ucap Bima sembari menatap tajam Siska
"ayo lah Bima apa ada yang sal--"
"bukan muhrim Siska seharusnya kamu jaga sikap ini kan area Mts gimana kalau ada orang yang liat bakalan jadi fitnah"tutur lembut Erin memotong ucapan Siska tadi...namun sidak bukan mengerti melainkan malah balik marah dan membentak dia
"heyyy kamu Jan so alim dehhhh mau ceramah di MAS-JID sana ga pantes kamu ngomong begitu di sini....lagian suka suka aku yang dosa kan aku bukan kamu!"bentak siska
yang membuat Bima marah dan teman teman Erin geram
"heyyy jan membentak dia dong kamu siapa haaaa?main bentak bentak aja"bela karin
namun Siska malah bertindak lain ia nekad untuk memukul Erin namun tangganya di cegah oleh Bima
"cukup sebaiknya kami pergi dari sini Sekarang!!"sahutnya dengan nada yang tinggi
__ADS_1
"awas kamu Erin aku balas kamu"ucap Siska geram dan melangkah pergi