sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
Episode 17


__ADS_3

hari ini Ami,Nifa,Karin,Andre,Bima dan Fadil akan menjenguk Erin Karena keadaan Erin juga sudah mulai membaik hanya saja masih lemas dan terasa pusing,kini ia sedang menunggu kedatangan para sahabatnya sembari di suapi bubur oleh mama


"assalamualaikum erinn,Tante "sapa mereka yang langsung mencium telapak tangan mama


"waalaikumsallam hai"jawab Erin yang tengah di suapi mama


"erinnn aku kangennn Omelan kamu."sahut Ami yang memeluk Erin bergantian dengan Karin dan nifa


"akuu juga kangen emm"ucap ku


"mama keluar dulu yah sayang"pamit mama


"iya mah"


"jadi kita ga akan di peluk nihhh??"timbal Andre


"ehhhh astaghfirullah istighfar cukkk ahh lagian mana ada orang yang mau peluk kamu huu"ledek nifa sembari mengeluarkan sedikit lidahnya


"ada lahhhhh orang ganteng kaya aku kan banyak yang naksir siapa tau nanti kamu bakalan naksir sama gue hahaha"ucap pede Andre di sela dengan tawaan


"ogahhh bangettttt dengar yahhh gue ga akan pernah naksir sama kamu tau gaaa"sinis nifa


suasana ruangan ramai dengan tawaan karena tingkah konyol nifa dan Andre


"gimana keadaan kamu Rin?"tanya Bima


"yah dia pasti sembuhhh lahhhhh apa lagi sudah di jagain nonstopppp 24 jam sama pangerannya itu hahahaha"celetuk Ami sembari melirik Erin dan Fadil


"apaan sihhhhh kamuuu"ucap ku yang tak sadar bahwa Fadil juga mengucapkan hal yah sama


jlebb


hati Bima tiba tiba sakit mendengar semuanya ntah dia cemburu atau tidak suka Fadil dekat dekat dengan erin


"cieeeeeeee"ucap serentak mereka kecuali Bima yang membisu


"ehhhh aku kepengen es krim nihhh ke kantin yuu"tawar ku


"tapi kan kamu masih sakit"ucap Karin


"tapi aku mau makan es krim miii"melas ku

__ADS_1


"tapi Erin gimana kalau kam---"


"ngga mau tau aku pengen es krimm!"ucap ku memotong omongan Fadil


"oke baik lah,,,tapiii kamu harus di periksa dulu dokter"sahut Fadil


"perhatian banget sih"sahut nifa


"sirik aja Lo"celetuk Andre ke nifa


'hahahaha'tawa mereka pecah lagi


akhirnya Erin di periksa terlebih dahulu oleh dokter...dan karena dokter mengizinkan Erin untuk keluar dan memakan es krim akhirnya Erin pergi dengan teman teman nya ke kantin. Erin yang masih di perban dan duduk di kursi roda yang di dorong oleh Ami menuju kantin rumah sakit sesekali mereka bercanda di setiap langkah mereka, sekarang mereka telah sampai di sebuah kantin yang tidak begitu besar dan tidak begitu kecil,haha jadi gimana tor? yah sedang sedang aja mereka memesan es krim dan duduk di sebuah meja yang berada di luar sehingga mereka bisa menikmati es krimnya sambil melihat lihat suasana taman yang begitu ramai


"emmm enak bangettttt"ngugam ku sambil menjilat es krim coklat dan vanila


"kamu senang Rin?"tanya Bima kepada ku


"senangggggg bangettttt apa lagi ada kalian yang selalu ada di saat aku susah kaya gini di saat aku senang di saat aku menangis intinya kalian the best dehhhh"jelas ku


"ahhh aku terhuraaa dehhhh"ucap Ami


mereka menikmati es krim nya masing masing namun ide jahil nifa kembali kumat untuk mengerjai Andre yang tengah makan eskrim nya itu.


"nifaaaaaaa dasarrrr kauuuu"ucap Andre yang ingin membalas semua perbuatan nifa namun nifa segera berdiri dan berlari kecil untuk menghindari balasan Andre


"kalau bisa tangkap aku leeee"ledek nifa sembari berlari dan memegang es krim nya


"liat ini" kali ini Andre berhasil memegang tangan kiri nifa dan menyodorkan es krim nya ke muka nifa membuat nifa meronta ronta akibat ulah Andre tapi nifa tidak tinggal diam ia juga balik menyodorkan es krim milik nya itu ke muka Andre lagi..muka mereka sudah lengket oleh es krim yang belepotan ke mana mana membuat Ami,erin,karin,Fadil dan Bima


tertawa lepas oleh ulah mereka


"heyyyy sudah lahhh kalian ngga di mana mana pasti berantem"teriak Fadil membuat mereka menghentikan aksinya dan melirik ke arah teman teman nya itu


"liat muka kalian sudah seperti badut ancolll tau gaaa hahaha"ledek amii sembari tertawa


"apaaa"sontak membuat nifa dan Andre melirik dan mengambil ponselnya masing-masing dan melihat wajah nya lewat kamera hp


"ahhhh ini semua gara gara Lo tau ga!"tukas nifa


"enak aja ini tuh gara gara kamu siapa yang mulai duluan kamu kan hiuu! sebagai hukumannya Lo harus bersihin muka gue sekarang!"perintah Andre

__ADS_1


"ogahhh bangettttt"tolak nifa


"yah sudah aku ga bakalan balikin handphone Lo!"acam Andre yang langsung mengambil handphone yang sedang di pegang oleh nifa


"e-eh main ambil aja yah sudah okey aku bersihin"ucap nifa kesal


"sudahhh sudah bersihin diri kalian nih"tawar erin sembari menyodorkan tysue basah ke arah Andre dan nifa yang sedang berdebat itu,nifa langsung mengambil nya dan menyodorkan tysue itu ke wajah Andre yang belepotan oleh es krim


"cieeeeeeee anjing dan kucing akurrrr"ledek Karin


"ehh denger yah kalau bukan gara gara handphone gw di rebut sama dia gw juga males kaliii"sinis nifa yang tak sadar malah mengusap wajah Andre dengan kasar


"awwwww sakitttt tau!"keluh Andre


"maaf ga sengaja"ucap nifa yang terus membersihkan wajah Andre... akhirnya wajah Andre bersih dan tak lengket lagi


"sekarang mana hp gw"sahut nifa sembari menyodorkan tangan nya,namun Andre malah merebut tysue dari tangan nifa dan langsung membersihkan wajah nifa


"e-eh Lo mau ap--"tanya nifa


"udh diem gw bersihin"sahut Andre yang sedang mengusap lembut wajah nifa dengan


tysue di tangannya...yang tak sadar nifa memandang wajah Andre yang tak begitu jauh dari wajah nya


'ternyata ganteng juga yah si licik ini meskipun selalu menyebalkan hufff...eh eh kok gw bilang gitu sih orang yang menyebalkan dan licik seperti dia itu jelek sangat sangat jelek'batin nifa seraya menatap Andre yang tak sadar Andre juga menatapnya


'lahh cantik juga si telmi ini meskipun selalu membuat gw naik darah gini.... astaghfirullah kok gw bilang gitu sih ngga ngga dia orang yang paling bodoh dan menyebalkan sedunia' batin andre


"ehhhh Lo malah ngeliatin gw kaya gitu ...gw ganteng kan yah kan jangan bilang Lo terpesona"ucap Andre sembari menyentil dahi nifa


"e-eh enakkk aja siapa yg liatin Lo geer banget udah gw bisa bersihin sendiri"balas nifa sembari meraih ponsel dan tysue Yang ada di tangan Andre


Ami,Erin, Karin,Fadil,dan Bima hanya tertawa melihat tinggal konyol mereka... matahari mulai panas dan mereka memutuskan untuk kembali masuk ke ruangan Erin


"Rin masuk yu"tawar Bima


"ayo udah panas juga nih"balas ku


namun ketika Ami hendak mendorong kursi roda ku Fadil lebih dulu memegang tangan kursi roda Erin


"biar aku saja"ucap Fadil yang langsung mendorong Erin ke dalam

__ADS_1


"terimakasih"sahut Erin sembari melirik ke wajah Fadil yang berada di atas kepala nya itu


__ADS_2