Semalam Dengan Istrimu

Semalam Dengan Istrimu
Bonchap 18


__ADS_3

5 bulan kemudian...


Saat ini Viona tengah mengandung 9 bulan, sementara Sandra 4 bulan. Kedua ibu hamil itu sangat merepotkan suaminya, apalagi sekarang ini mereka sedang liburan di Villa.


Kebetulan hari ini mereka ngidam yang sama, yaitu ingin buah mangga dari pohon di halaman rumah yang tak jauh dari Villa itu.


"Mengapa gak beli aja? Aku akan membeli buah mangga yang paling mahal di dunia ini." protes Daniel, karena dia sama sekali tidak bisa memanjat pohon.


Ziano hanya menganggukkan kepala, menyetujui ucapan Daniel.


"Tapi aku ingin mangga dari pohon itu, setiap aku melihatnya, buah mangga di pohon itu seperti menggoda aku, sayang." Viona kekeuh ingin buah mangga dari pohon milik sang tetangga.


"Iya Vi, sudah terbayang-bayang dari kemarin." Sandra mengusap perutnya yang telah berbadan dua.


Daniel dan Ziano hanya menghela nafas, mereka terpaksa mendatangi rumah sang tetangga pemilik pohon mangga itu.


"Permisi!"


Ziano mengetuk pintu rumah tersebut. Namun belum ada respon sama sekali.


Kali ini Daniel yang mengetuk pintu, "Permisi!'


Tok...Tok...Tok


Ceklek!


Akhirnya sang tetangga yang bernama Pak Rudi membuka pintu. Wajahnya terlihat gerang sekali, membuat Daniel dan Ziano menjadi gugup saat melihatnya.


"Ada apa?" tanyanya dengan nada menyentak.


Daniel mencoba menjelaskan maksud kedatangannya, "Begini Pak, istri saya lagi hamil Pak..."


"Lalu apa urusannya sama saya, istri kamu yang hamil kenapa minta tanggung jawab sama saya?" sewot Pak Rudi.


"Bu-bukan, bukan begitu, maksudnya saya ingin membeli buah mangga di pohon itu" Daniel menunjukkan pohon mangga milik Pak Rudi.


Ziano memilih diam saja, urusan bicara dia serahkan pada Daniel. Dia hanya bisa mendukung dengan doa di belakang.


"Maaf, gak saya jual, lebih baik kalian cepat pergi." Pak Rudi malah mengusir Daniel dan Ziano.


Kini giliran Ziano yang bicara, "Gak banyak kok Pak, kami butuh sedikit."


"Saya bilang tidak bisa."


Daniel menghela nafas, dia tidak ingin pulang ke rumah tanpa mendapatkan buah mangga itu, apalagi sekarang Viona lagi hamil 9 bulan, mungkin era terakhir dia ngidam sebelum anak mereka brojol.

__ADS_1


"Saya akan beli berapapun yang bapak minta." ucap Daniel dengan nada keukeuh.


"Saya bilang tidak bisa ya tidak bisa!"


"Hmm... ya sudah bagaimana kalau aku beli satu buahnya satu juta bagaimana?"


Pak Rudi terbelalak mendengarnya, dia seperti sedang mendapatkan jackpot hari ini, pantas semalam dia bermimpi menangkap ikan, karena akan mendapatkan rezeki tak terduga hari ini.


"Hmm... ya sudah, kalau kalian maksa." Pak Rudi dengan berat hati mengizinkannya.


Daniel langsung menepuk pundak Ziano, "Ayo naik Bang!"


Ziano hanya bisa menghela nafas, sudah dia duga akhirnya akan seperti ini. Pasti dia yang disuruh manjat.


Ziano terpaksa memanjat pohon mangga itu.


"Nah itu bang!"


"Itu bang!"


Danie juga sibuk menujuk mangga-mangga yang harus di petik oleh Ziano.


Benar saja buah mangga yang satu buahnya harga 1juta itu telah habis dimakan oleh kedua wanita hamil itu.


Malamnya...


Daniel sudah dua minggu berpuasa karena Viona sebentar lagi akan melahirkan, yang di prediksi dokter satu minggu lagi, karena itu sebelum tidur dia cukup hanya mengobrol saja dengan Viona.


"Aku dengar tetangga sebelah itu galak dan pelit tapi kok bisa dia memberikan buah mangga itu secara suka rela." ucap Viona sambil memeluk Daniel.


Daniel sekuat hati mencoba untuk menahan hasratnya, dia terus menarik nafa dalam-dalam. "Hmm... ya nyatanya dia baik." Daniel tidak mungkin memberitahu Viona bahwa dia membeli buah itu satu juta perbiji.


"Kirain cuma Reyhan yang baik, Pak Rudi juga baik ternyata." Viona malah bercanda sambil terkekeh.


Pembicaraan mereka terhenti begitu mendengar decitan ranjang di kamar sebelah.


Krek...krek...krek


Di iringi suara des@han juga.


Ahhh...Ahhhh....Terus sayang


Jangan keras-keras nanti Daniel dan Viona dengar


Gak lah sayang

__ADS_1


Ahhh... Ahhhh...


Daniel dan Viona wajahnya seketika memerah begitu mendengar suara des@han itu. Mereka menjadi merindukan aksi panas yang dulu selalu mereka lakukan di atas ranjang itu.


Daniel jadi ingin melakukannya bersama Viona, suara laknat itu membuat Daniel ngiler. Tapi dia harus menahannya. "Emm... ya sudah, aku tidur duluan ya." Daniel harus segera memejamkan matanya.


Namun suara laknat itu terdengar semakin jelas.


Ahhhh...ahhh...ahhh...


Viona tau apa yang dirasakan Daniel sekarang, "Apa kamu ingin melakukannya?"


"Emmm...oh tidak kok..."


"Ayo kita lakukan saja!" Viona memeluk Daniel dan mencium bibirnya.


Ciuman itu membuat Daniel terangsang. Dia segera membuat posisinya berada diatas Viona, mencium bibir Viona, membuka seluruh pakaian Viona, walaupun terlihat buncit perutnya tapi sangat mengemaskan buat Daniel.


Daniel mulai melakukan forepl@y pada seluruh tubuh Viona, membuat Viona meremang merasakan kenikmatan saat dia mencapai pelepasannya.


Daniel segera membuka pakaiannya membuat dia telanjang. Dia segera mengarahkan sang joni ke milik Viona.


Namun Viona tiba-tiba menahannya.


"Kenapa sayang?" ucap Daniel dengan n@fsunya yang sudah di ubun-ubun.


"Perut aku tiba-tiba mules sekali sayang. Apa mungkin aku akan melahirkan sekarang?" Tubuh Viona berkeringat menahan rasa mules di perutnya.


...****************...


...Besok tamat dan ada pengumuman GA juga buat novel JEBAKAN SATU MALAM SEKRETARIS CANTIK....


...Promo Novel On Going...


Jangan lupa mampir ke novel karya Vita Zhao, novelnya sangat bagus.


...DENDAM BERUJUNG PETAKA...


Liora (22 thn), gadis cantik dan energik. Namun, hidupnya berubah drastis, saat sang kakak yang ia sayangi dilecehkan oleh Bossnya di tempat bekerja. Ia ingin mengahcurkan kehidupan laki-laki yang sudah membuat masa depan kakaknya hancur.


Di tengah-tengah menjalankan misinya, Liora di hadapkan dengan sebuah fakta tentang kenan. Sosok laki-laki yang menjadi cinta pertamanya, ternyata adalah anak dari laki-laki yang sudah melecehkan sang kakak.


Akankah balas dendam Liora berbuah manis. Atau justru menjadi petaka baginya? Sedangkan, ia sangat berambisi untuk menghancurkan kehidupan laki-laki, yang sudah membuat hidup sang kakak menjadi suram.


__ADS_1


__ADS_2