
Di waktu yang sama namun di tempat yang berbeda...
Alexa di usir oleh orang tuanya, gara-gara Pak Anderson menghancurkan bisnis keluarga Alexa, itu semua gara-gara Alexa yang tengah hamil mengandung anak dari pria lain.
Seliciknya Alexa, dia juga ada saatnya dia lemah, apalagi dia mendapatkan tekanan setiap membuka Grup WA, pada membicarakannya.
A: Gak tau malu ya dia, ngaku-ngaku dibucinin Daniel padahal nyatanya tidak 😅
B: Pasti malu lah makanya gak muncul
C: Hmm... yang dibilang bucin tapi malah ngajak cewek lain berdansa, berciuman pula, dan ternyata mereka sudah menikah
D: Berarti si A pengganggu ya?
C: Iyalah gak tahu diri banget
"Aishhh... sial!" Ingin sekali Alexa menjambak mereka namun apalah daya, toh itu memang murni kesalahannya.
Lebih sial lagi saat di berbelanja ke mini market rupanya semua kartu yang dia punya telah di blokir. Makanya Alexa tidak jadi belanja, padahal dia sangat lapar sekali.
__ADS_1
Alexa terpaksa meninggalkan mini market dengan perasaan kesal, sambil berjalan diatas trotoar.
Alexa hanya bisa mengeluh dan mengumpat di dalam hati, dia sudah tidak bisa menemui Daniel lagi gara-gara dia hamil, dia mengeluh mengapa dia bisa hamil, harus kah dia menggugurkan anaknya saja?
Langkah Alexa berhenti begitu melihat ada Andrian di depannya. Jujur saja Alexa sangat membenci pria itu, gara-gara dia Alexa gagal mendapatkan Daniel, gara-gara dia Alexa jadi hamil, gara-gara dia Alexa diusir oleh keluarganya.
"Kita harus bicara." ucap Andrian dengan tatapan sendu, bagaimana tidak sedih, jika memikirkan Sandra kini menjadi milik pria lain, mungkin saat ini mereka sedang menikmati hari-hari mereka menjadi pengantin baru.
Namun Andrian rasa dia tidak boleh terpuruk,karena saat ini ada yang membutuhkannya, yaitu calon anaknya, dari rahim Alexa, wanita yang dulu pernah sempat dia taksir, namun Alexa tolak kerena merasa Andrian bukan selevel dengannya.
Alexa malah menghela nafas, "Jujur saja aku sudah gak mau ketemu lagi, gara-gara kamu hidup aku menjadi sial begini."
Alexa terdiam sejenak menatap Andrian, lalu terkekeh geli, "Anakmu? Mengapa percaya diri sekali?"
"Udah lah Xa gak usah bohong. Kamu yang sendiri bilang setelah tinggal di Indonesia, kamu gak pernah tidur lagi dengan orang lain, kamu tinggal di Indonesia sudah lama, itu artinya kamu hanya tidur dengan aku."
"Tapi gak penting juga ini akan siapa, aku akan menggugurkannya, aku gak pernah mengharapkan bayi ini lahir."
Andrian tidak terima jika bayi itu di gugurkan, walaupun dia bejrat, tapi dia akan menerima konsekuensi yang sudah dia lakukan, dan dia menerima sepenuh hati kehadiran anaknya.
__ADS_1
"Aku gak setuju, kamu gak boleh menggugurkannya."
"Ya terserah akulah, aku yang hamil."
"Tapi dia anakku."
"Gara-gara anak ini aku gak bisa mendapatkan Daniel. Aku akan membencinya jika dia lahir."
"Anak itu tidak salah, tapi kita yang salah. Dan walaupun kamu tidak hamil pun Daniel tidak akan pernah menerima kamu, Daniel dari dulu hanya mencintai Viona."
Alexa malah menangis, "Tapi aku sangat mencintainya. Aku juga dari dulu mencintainya, makanya aku dulu jadi playgirl karena sakit hati, Daniel malah menolak perjodohan dengan aku. Tapi sekarang aku ingin memperjuangkannya, apa aku salah?"
"Salah, karena cinta tidak bisa dipaksakan. Aku gak bisa memaksa Sandra kembali padaku karena aku tau Sandra sudah mulai nyaman dengan Bang Ziano, karena itu aku merelakannya." Andrian mengatakannya dengan mata berkaca-kaca.
Dua sejoli yang sama-sama patah hati itu sedang meratapi kesedihannya. Namun Andrian sadar dia tidak boleh begini terus.
"Jangan bunuh anak kita, dia tidak salah. Lahirkan lah dia, biar aku yang membesarkannya. Setelah itu kamu boleh pergi kemanapun yang kamu mau."
...****************...
__ADS_1
...Kalau Andrian Casanova, lalu Alexa apa? Casanovi? 😁...