
Begitu sampai di basement, Viona dan Sandra segera keluar dari lift, namun mereka kaget ketika melihat Daniel dan Asisten Zi berdiri disana. Tepat di depan lift.
Viona nampak mematung begitu berhadapan dengan Daniel, dia menggigit bibir bawahnya, tidak tau lagi apa yang harus dia lakukan sekarang, rasanya tidak mungkin jika dia berlari lagi.
Jantungnya berdegup begitu kencang saat menatapnya.
Namun Viona melihat ada perubahan pada tatapan Daniel, kini pria itu menatapnya dengan tatapan dingin, tatapan seolah pria itu sedang membenci dirinya.
Tapi wajar saja jika Daniel membencinya karena Viona tiba-tiba meninggalkan Daniel tanpa memiliki alasan yang jelas.
"Kita harus bicara." ucap Daniel sambil menatap lekat pada Viona.
Sandra memilih diam saja, dia tidak ingin ikut campur urusan Viona dan Daniel.
"Aku rasa tidak ada yang harus kita bicarakan." Viona berusaha bersikap biasa saja.
"Benarkah? Lalu bagaimana dengan kandunganmu itu? Anak siapa dia?"
Sandra mengutuk dirinya sendiri saat mengingat semalam dia berebutan nasi goreng dengan Asisten Zi dan mengatakan nasi goreng itu untuk temannya yang lagi hamil.
Dasar comel. Sandra menatap sebal pada Asisten Zi.
Asisten Zi nampak kebingungan ditatap seperti itu oleh Sandra.
Viona terasa lemas saat mendengar pertanyaan dari Daniel, dia mengepalkan tangannya yang berkeringat dingin, darimana Daniel tahu bahwa dia sedang hamil? Bagaimana kalau Daniel tetap menikah dengan Alexa lalu anaknya di bawa oleh Daniel.
Viona tersenyum miring, dia pura-pura tidak gugup, "Mengapa harus bertanya seperti itu? Tentu saja ini anaknya Mas Satria."
Daniel merasa terluka mendengarnya, padahal tadi ada rasa bahagia begitu Asisten Zi bercerita bahwa semalam dia berebutan nasi goreng dengan Sandra dan Sandra bilang bahwa nasi goreng itu buat temannya yang lagi hamil. Daniel pikir Viona hamil anaknya.
__ADS_1
"Jangan membohongi aku Viona."
"Tapi memang begitu kenyataannya."
Daniel mengepalkan tangannya, dia masih tidak mempercayai ucapan Viona. Hatinya terluka mengingat Viona malah berlari menghindarinya, Viona benar-benar tidak ingin bertemu dengannya. Tapi dia tidak bisa melepaskan Viona begitu saja, dia tidak boleh kehilangan Viona lagi.
"Zi, tolong kamu urus dia." Daniel mengatakannya sambil menunjuk Sandra.
Viona dan Sandra kaget mendengarnya.
"Loh memangnya aku kenapa?" protes Sandra.
"Baik Tuan." Asisten Zi segera menarik tangan Sandra.
Sandra mencoba berontak, begitu juga Viona. Kedua sahabat itu keberatan untuk dipisahkan, karena Sandra terus berontak, Asisten Zi terpaksa menggendongnya ke bahunya.
"Lepaskan!"
Sandra memukul-mukul punggung Asisten Zi, namun pukulan itu tidak mempan baginya. Asisten Zi segera membawanya masuk ke dalam mobil, dengan cepat dia memakaikan sabuk pengaman pada tubuh Sandra, lalu mengendarai mobilnya.
"Jangan macam-macam aku sudah bertunangan." Sandra memperlihatkan cincin tunangannya yang melingkari jari manisnya.
Asisten Zi hanya menghela nafas, "Aku hanya ingin mengantar kamu pulang."
"Tapi bagaimana dengan Viona?" Sandra tidak mungkin meninggalkan Viona sendirian.
Tapi Asisten dingin itu tak ingin mendengarkan protesnya Sandra, dia segera menjalankan mobilnya meninggalkan basement.
"Asisten Zi hanya ingin mengantar Sandra pulang ke rumah, agar kamu tidak perlu mengkhawatirkan teman kamu itu." Ucap Daniel ketika melihat Viona yang kelihatan gelisah, mungkin karena sangat mencemaskan Sandra.
__ADS_1
"Aku rasa kita tidak memiliki urusan apapun yang harus diselesaikan karena kita tidak pernah memiliki hubungan apapun, Daniel."
Daniel tersenyum sinis "Kamu salah Viona, banyak yang harus kita selesaikan sampai aku benar-benar bisa melepaskan kamu. Dan aku harus tau jelas siapa ayah dari anak yang ada di rahim kamu itu." Daniel memberi kode kepada pada bodyguard untuk membawa Viona ke dalam mobil.
Para bodyguard menurut saja, mereka memaksa Viona masuk ke dalam mobil Daniel.
"Lepaskan aku!"
"Aku mau dibawa kemana?"
...****************...
...PROMO NOVEL...
...MENIKAHI GADIS KOMA (ARWAH CANTIK)...
Bara Sebastian, 25 tahun, hidupnya sial karena diikuti terus oleh arwah wanita cantik yang tubuhnya sedang terbaring koma di rumah sakit.
Karena hanya Bara yang bisa melihat dan menyentuh arwah itu, bahkan menurutnya Karin bukanlah arwah tapi seperti manusia yang nyata.
Bara adalah seorang ceo yang tampan dan satu-satunya calon pewaris perusahaan Neo Grup, namun dia memiliki satu syarat agar dia bisa mendapatkan warisan tersebut yaitu harus menikah. Sementara dia memiliki sifat yang tertutup dan tidak pernah berkecan sama sekali.
Sehingga dia terpaksa menikahi gadis koma yang arwahnya terus mengikutinya, Wanita itu bernama Karin Juliana Keano, 23 tahun, dia diberi waktu 30 hari untuk menyerap energi dari pria yang bisa menyentuhnya dengan catatan pria itu harus mencintainya dengan setulus hati.
Apa Karin bisa membuat Bara jatuh cinta?
Apa Karin bisa hidup lagi?
Jika Karin terbangun dari komanya apa dia bisa mengenali Bara atau kembali dengan kekasihnya?
__ADS_1