Semalam Dengan Istrimu

Semalam Dengan Istrimu
75


__ADS_3

[Tolong kamu selidiki tentang Andrian.]


Asisten Zi mengirim foto Andrian pada Detektif Al. Dia menghela nafas sebentar, tidak mengerti ada urusan apa sampai dia harus menyelidiki Andrian, padahal Daniel sama sekali tidak menyuruhnya.


Apa mungkin karena Sandra? Entah lah. Mana mungkin dia naksir wanita gila itu.


Drrrtt...Drrrtt...


Asisten Zi mendapatkan balasan pesan dari Detektif Al.


[Baik, Asisten Zi.]


Sore itu Asisten Zi telah sampai di Villa, dia harus menjalankan tugasnya untuk mengantarkan berkas yang belum sempat Daniel kerjakan dan juga harus mengantar Sandra pulang.


Entah mengapa langkahnya begitu berat mengetahui Sandra ada di dalam Villa, masih teringat jelas ciuman panasnya bersama Sandra, belum lagi masih terbayang bagaimana tubuh Sandra saat dia mengganti baju Sandra.


Sandra telah membuat otaknya yang polos kini telah terkontaminasi.


"Sore Asisten Zi." Sapa para bodyguard, menyambut kedatangan sang atasan.


"Sore juga." dia membalas sapaan dari pada bodyguard yang menyapa dirinya.


Bahkan ada salah satu ART menyapa dirinya dengan begitu ramah, kebetulan para ART mau pulang sore hari ini. "Silahkan masuk Asisten Zi. Nona Viona sedang berada di ruang tengah."


"Baik, terimakasih."

__ADS_1


Asisten Zi membuka pintu Villa itu, "Permisi!"


Asisten Zi mematung begitu melihat Sandra yang sedang memakan cilok bersama Viona. Dari siang mereka telah menghabiskan banyak makanan.


Sampai cilok yang akan dimakan Sandra loncat ke bawah saking kagetnya melihat Asisten Zi yang masuk ke dalam Villa. Dia tidak menyangka akan bertemu dengan dia lagi.


Viona malah tertawa, "Astaga! Kenapa bisa loncat gitu ciloknya." Lalu dia membalas sapaan Asisten Zi, "Oh Asisten Zi."


"Saya diperintahkan untuk mengantarkan berkas-berkas ini ke ruang kerja Tuan Daniel." Asisten Zi mengatakannya dengan nada datarnya.


"Oh ya udah, simpan aja." Viona langsung mengizinkannya.


Viona tau Daniel malam ini akan telat pulang , atau mungkin saja dia tidak akan pulang malam ini karena ada acara makan malam bersama keluarga Alexa. Bisa saja Pak Anderson menyuruh Daniel tidur di mansionnya.


[Sayang, malam ini aku pulang telat, aku ada acara makan malam dengan keluarga Alexa. Aku ingin malam ini aku berbicara baik-baik pada mereka untuk membatalkan rencana pernikahan aku bersama Alexa. Aku mencintaimu.]


Asisten Zi masuk ke dalam ruang kerjanya Daniel untuk menyimpan berkas-berkas pekerjaan disana.


Ini jadikan kesempatan untuk Sandra pergi, dia tidak ingin bertemu lagi dengan Asisten Zi, dia sangat malu dengan kejadian semalam. "Viona, aku harus pulang sekarang. Aku masih ada banyak urusan."


"Loh kok buru-buru sih."


"Sorry banget ya Vi , besok kita bertemu lagi." Dia mencium pipi kanan dan kiri Viona, "Daaah.." Sandra segera pergi dengan berjalan cepat keluar dari Villa.


"Kenapa tuh anak?" Viona hanya bisa menatap Sandra yang sudah berhasil keluar dari Villa.

__ADS_1


Asisten Zi baru saja keluar dari ruang kerja, dia celingak celinguk mencari keberadaan Sandra.


Viona tau siapa yang dicari Asisten Zi, "Apakah kamu lagi nyari Sandra? Sandra baru saja pergi."


Asisten Zi segera menelpon salah satu bodyguard diluar sana, "Tolong tahan wanita yang bertamu ke Villa ini. Jangan biarkan dia pergi."


"Baik Asisten Zi."


Klik!


Viona kelihatan bingung, mengapa Asisten Zi ingin menahan sahabatnya, "Kenapa Sandra tidak boleh pergi?"


"Saya diperintahkan Tuan Daniel untuk mengantarkannya pulang, nona. Kalau begitu saya permisi." Asisten Zi sedikit membungkuk pertanda hormat karena Viona adalah istri tuannya.


Sementara di luar Villa, Sandra bersitegang dengan beberapa bodyguard disana, karena Sandra tidak diizinkan keluar dari gerbang Villa itu.


"Mengapa saya tidak boleh keluar? Saya harus pulang." Sandra kelihatan bar bar sekali ingin melawan pada bodyguard disana.


"Maaf nona, anda belum diizinkan keluar."


Asisten Zi berjalan mendekati mereka. Sandra sungguh bukan tipe Asisten Zi, walaupun dia kaku kepada wanita tapi dia memiliki tipe wanita yang diidamkan, tentu saja seorang wanita yang elegan dan lemah lembut.


"Kamu boleh keluar dari sini, asalkan aku yang mengantarkan kamu pulang."


Sandra terkejut begitu mendengar suara Asisten Zi, rupanya Asisten Zi sudah berada di belakangnya. Sandra langsung membalikan badan, menatap Asisten Zi, dia melihat pria itu benar-benar seperti robot, dia terlihat begitu tenang, seolah tidak pernah terjadi apa-apa diantara mereka. Bahkan wajahnya terlihat begitu datar.

__ADS_1


Sementara itu di dalam Villa, Viona nampak harap-harap cemas, di sangat berharap rencana Daniel akan berhasil. Dia tidak akan sanggup jika Daniel menikah dengan Alexa. Dia percaya Daniel tidak akan pernah mengkhianatinya.


__ADS_2