
Alexa sangat malu sekali dengan kejadian di pesta pernikahan Asisten Zi dan Sandra. Bahkan dia tidak ingin membaca grup WA yang kini telah menjadi perbincangan hangat disana antara dirinya, Daniel, dan Viona.
Bahkan pengantin baru yang seharusnya melakukan malam pertama malah ikut nimbrung di grup WA itu.
A: Pemandangan apa ini? Daniel mencium Viona 😮. Kalian lihat kan mereka berciuman tadi.
B: Itu artinya mereka sudah berselingkuh dong. Viona tega merebut calon suami temannya sendiri. Bagaimana pun juga kan kita semua berteman.
C: Sejak kapan kita temenan sama wanita cupu itu.
D: Janda gatal memang!
Sandra: Makanya sebelum ngomongin orang tuh cari tau dulu kebenarannya, Daniel dan Viona saling mencintai dari dulu wey!
B: Sotoy 🙄 , pasti Viona yang goda Daniel tuh.
Sandra: Hih siapa bilang? Yang ada Daniel yang ngejar Viona. Asalkan kalian tau yah Viona itu adalah cinta pertamanya Daniel.
A: 🤣🤣🤣🤣
C: 🤮🤮🤮🤮🤮
G: Jangan ngarang deh Sandra!
Sandra: Terserah kalian saja, memang begitu faktanya. Bahkan mereka sudah menikah. Yang ada Alexa yang ngarang, padahal sudah tau Daniel gak cinta, tapi malah maksa.
H: Beneran mereka sudah nikah?
Sandra: (Memperlihatkan foto pernikahan Daniel dan Viona)
A: 😨😨😨😨😨
B: Wah?
__ADS_1
C: Jadi beneran ternyata Daniel dan Viona sudah nikah.
D: Bukannya Daniel itu bucin banget sama Alexa?
E: Iya, bukannya Alexa selalu bilang Daniel cinta banget sama dia?
F: Tapi setelah aku pikir-pikir tidak ada buktinya memang selama ini. Alexa gak pernah memperlihatkan foto kemesraan mereka.
G: Jirrr... ketipu gue!
H: Tapi kenapa harus cewek cupu itu yang disukai Daniel? Kayak gak ada cewek lain aja, janda pula.
J: Mungkin karena saking cintanya Daniel sama Viona makanya dia gak peduli walaupun Viona janda.
A: Tapi sumpah gak terima ih!
K: Lagian terserah mereka lah mau pacaran dan nikah sama siapa juga. Kenapa pada rempong.
B: Tapi mereka gak ada cocok-cocoknya. Masa Daniel dapat yang bekasan. Cupu pula.
C: Eh btw kemana Alexa? Biasanya dia suka ikut nimbrung.
Sandra: Entah lah, tanya saja sama dia.
F: Eh btw, kenapa kamu masih disini Sandra. Harusnya malam ini ada acara membobol gawang 🤣
G: Jadi mau 😋
"Ehm..."
Suara deheman membuat Sandra tersadar bahwa dirinya kini sedang berada di sebelah Asisten Zi, malam ini Asisten Zi sedang fokus nonton bola Timnas VS Uni Emirat Arab.
Mereka memutuskan untuk tinggal bersama di apartemen Asisten Zi.
__ADS_1
Pria itu benar-benar seperti robot bahkan saat Timnas berhasil membobol gawang tim lawan pun dia begitu santai, bisanya pria suka berteriak mengatakan GOOOLLL yang panjang.
Asisten Zi hanya melayangkan tinju ke udara, "Yes!"
Asisten Zi baru sadar Sandra sedang memperhatikannya, kalau dilihat lebih lama ternyata Asisten Zi sangat tampan, mirip aktor pemain action di Hollywood.
"Kenapa?" tanya Asisten Zi.
Sandra jadi salah tingkah karena ketahuan memperhatikan pria yang kini jadi suaminya itu. Apalagi wajahnya memerah begitu membaca pesan dari para alumni yang bilang tentang membobol gawang. Dia tau apa yang dimaksud mereka, bukan seperti Timnas yang berhasil membobol gawang tim lawan, tapi... Sandra bergidik ngeri membayangkannya.
"Emm... Timnas kita sangat bagus." Sandra padahal tidak ikut menonton, tapi dia bingung harus menjawab apa.
"Hmm... iya. Mereka berhasil memerawani gawang lawan." Jawab Asisten Zi dengan tenang. Memang sering begitu istilahnya kalau gol pertama.
"Hah?" Sandra menelan saliva mendengarnya, perkataan Asisten Zi malah membuat dirinya tegang.
Wajah Asisten Zi memerah begitu sadar dengan ucapannya, "I-itu istilah dalam gol pertama, gol pertama dalam sepak bola maksudnya."
Mereka berdua jadi salah tingkah, mereka baru ingat malam ini adalah malam pertama mereka menjadi sepasang pengantin, harusnya Asisten Zi harus membobol gawang Sandra. Tapi mereka begitu canggung, tidak mungkin melakukannya kalau tidak tau perasaan masing-masing, apalagi mereka baru saling mengenal.
Sandra memilih untuk tidur duluan, dia segera bangkit dari duduknya. "Emm... aku sudah ngantuk, aku tidur dulu."
"Emm... oh iya."
"Terimakasih sudah datang, aku tidak bisa membayangkan bagaimana malunya orang tua aku jika kamu tidak datang Mister Zi. Walaupun aku tidak tau apa alasannya kamu datang ke acara pernikahan kita."
Setelah berkata begitu, Sandra segera masuk ke dalam kamar, Sandra menyandarkan punggungnya di daun pintu kamar. Mengapa dia deg-degan sekali saat menatap Asisten Zi.
Tok... Tok... Tok...
Tiba-tiba Asisten Zi mengetuk pintu kamarnya, membuat Sandra semakin deg-degan, dia segera membuka pintu kamarnya.
"Mister Zi..."
__ADS_1
"Sepertinya ada yang harus kita lakukan malam ini."
Sandra menelan saliva nya mendengarnya ucapan Asisten Zi. Ada yang harus kita lakukan malam ini? Di malam pertama mereka? Membuat tenggorokannya kering memikirkannya.