
" Mama ? Kok kemari nggak bilang-bilang "
(Ternyata yang datang adalah ibu Cassie )
" emangnya kalo mau kesini harus ijin dulu ke kamu ? " ( jawab ibunya dingin )
"Enggak gitu ma, oh silahkan masuk ma " ( mempersilahkan )
" mama mau minum apa apa ? Duduk dulu ma" ( tanya Cassie )
Ibunya tidak menjawab hanya duduk di ruang tengah.
Beberapa menit kemudian,
" ini ma tehnya, diminum dulu " ( menyerahkan secangkir teh hangat )
" gaperlu. Kamu pulang udah dari kemarin kan ? Jangan anggap kamu tidak mengangkat tlp mama tapi mama tidak tahu " ( katanya tanpa basa -basi )
" ah iya ma maaf, Cassie capek jadi tidur enggak sempet liat ponsel "
" kamu kira bisa bohongin mama ? Mama tadi malam kesini dan kata penjaga kamu pergi. Kamu pergi sama siapa ? " ( tanyanya )
" ah iyaa tadi malam Mina sakit jadi aku k tempat mina untuk nemenin dia, mama tau sendiri kan keluarga Mina di luar negeri semua " ( jawab Cassie mencari alasan )
Brakkkkkk !!!! ( ibu Cassie memukul meja dengan keras )
"Mau sampai kapan kamu bohong??? Kamu kira mama tidak tahu semuanya ?? Mulutmu bisa berbohong tapi tidak dengan bekas kecupan seperti wanita jal*ng yang ada di lehermu itu !!! " ( bentak Ibunya )
__ADS_1
" ma ini tidak seperti yang mama pikirin " ( Jelas Cassie sambil menutupinya )
" diam kamu.....plakkkk " ( menampar pipi Cassie )
" kamu kira sebagai anak dari orang kaya kamu bisa hidup dengan seenaknya ? Mama semakin muakk sama kelakuan kamu " ( dngan nada tinggi sambil menunjuk - nunjuj Cassie )
" iyaa ma, maafin Cassie " ( Cassie yang menangis sambil memegang pipinya )
" nanti malam datang kerumah, papamu mau berbicara. Oh iya pakai pakaian yang sopan tutupi bekas kecupan itu. Mama tidak mau papamu menyalahkan mama nantinya. Mama pergi " ( langsung pergi )
" hiks.... Hikss... Hiksss " ( Cassie menangis tersendu - sendu karena perkataan ibunya tsb )
" kenapa si hidup gw gini amat, perasaan apa gw ngelakuin kesalahan yang fatal banget ya di kehidupan sebelumnya "
" oh iya tapi tumben banget papa ada waktu untuk ngajakin aku makan malam, ada apa ya ? Kok perasaan aku nggak enak. Nggak, nggak boleh gini Cassie kamu seharusnya bersyukur okee bersyukur "
Sementara itu di SA Group, kantor Altezza
Altezza yang nampak sibuk dengan pekerjaannya sebagai CEO sekaligus pemilik perusahaan yang sudah ia dirikan sendiri itu terlihat tidak fokus.
" sialll, gw jadi ga fokus gara-gara tu cewek "
" DD, segera dapatkan informasi mengenai gadis itu. Dalam waktu 10 menit serahkan padaku "
" awass aja tu cewe kalo sampe lupa sama apa yang udah dia lakuin ke gw " ( menggerutu )
Tok ..... Tok ..... Tok
__ADS_1
" permisi Pak Altezza "
" ahh Leah, ada apa ? " ( Altezza sadar dari lamunannya )
Leah adalah sekertaris Altezza sekaligus temannya dari kecil sama seperti DD, mereka bertiga sangat dekat.
" saya mau memberikan ini Pak " ( menyerahkan amplop putih )
" apa ini ? " ( tanya Altezza )
" ini surat pengunduran diri saya " ( sambil tersenyum )
" jadi kamu udah yakin mau berhenti dari pekerjaan ini dan menikah ? "
" iya pak, saya rasa saya harus ikut suami saya untuk pindah ke luar negeri dan memulai rumah tangga dan kehidupan baru disana " ( jawab Leah )
" baiklahh, tapi kamu bisa keluar dari pekerjaan ini setelah mendapatkan pengganti kamu " ( meletakkan surat tsb )
" baik pak, oh iya pak saya dan Kenzi mengundang anda untuk makan malam, malam ini "
(Kenzi adalah calon suami Leah yang merupakan seorang pengusaha dari inggris, mereka kenal berkat Altezza karena Kenzi salah satu rekan bisnisnya yang baik )
" aku pasti akan datang, oh iya kamu bisa siapkan pakaian untukku bukan ? "
" baikkk bosss , bos sepertinya kamu juga harus segera menikah hahaha " ( memberikan hormat kepada Altezza sambil bergurau karena mereka dekat )
" dasarrr kamu ini " ( mengacak acak rambut Leah )
__ADS_1
" kalau begitu terimakasih pak, saya permisi kembali bekerja " ( langsung pergi setelah menyerahkan surat tsb )