
" kenapa gw deg-degan saat dia bilang gw wanitanya. Aihh sadar Cassie dia bisa ngomongbkek gitu sama siapa aja " ( sambil mengaduk teh )
" baiklah ok tenang Cassie tenang " ( membuka pintu dengan bimbang )
Cranggg !!!!!! ( Cassie membuka pintu dan menabrak Altezza yang juga membuka ointu di saat yang bersamaan )
" auuu " ( Cassie menumpahkaan teh panas ke badan Alezza dan gelasnya pecah )
" kamu tidak apa- apa ?? Maaf maaf " ( Cassie kaget )
" diam di situ!!!! " ( bentak Altezza )
Cassie lalu diam karena takut melihat Altezza yang marah karena dia menyiramnya dengan teh yang sangat panas tsb.
" hah ? " ( Cassie kaget karena tiba-tiba Altezza menggendongnya )
" kamu ngapain turunin aku " ( berontak Cassie )
" diamm, kamu memang perempuan yang sangat ceroboh " ( meletakkan Cassie di tempat tidur )
" ah maafkan aku, aku akan membersihkannya "
" diam di situ, aku akan menyuruh pelayan membersihkannya "
Setelah selesai di bersihkan,
" eeemm anu kamu tidak apa-apa ? " ( menempelkan kedua telunjuknya )
" apa ? " ( jawab Altezza santai )
" *itu aku minta maaf, aku tidak sengaja tadi. Aku tidak tau kamu ada di balik pintu "
" bagaimana caramu meminta maaf ? "
__ADS_1
" cupp " ( mencium pipi Cassie )
(Cassie hanya terdiam dan menatap Altezza )
" emhhhh* "
mencium bibir Cassie dengen lembut untuk pertama kalinya, Cassie yang merasa nyaman pun dia akhirnya membalas ciuman Altezza. Altezza membuka mata karena kaget Cassie membalas ciumannya. Mereka berciuman dengan sangat mesra.
" ahh " ( Altezza menghentikan ciumannya tiba-tiba )
" kenapa ? " ( tanya Cassie lirih )
(Cassie lupa, Altezza tersiram air panas tadi perutnya. Sepertinya kulitnya melepuh )
" tunggu disini " ( Cassie beranjak mencari salep )
" lepas bajumu" ( perintah Cassie )
" sepertinya kamu menjadi tidak sabaran " ( Altezza )
" duduk, aku akan memberikan salep " ( Cassie duduk di bawahnya untuk memberikan salep )
" aku bisa sendiri " ( kata Altezza )
" *bahkan membungkuk pun kamu tidak bisa dan kamu masih bisa bilang mau melakukannya sendiri ? "
" diam aku akan mengoleskannya "
" auu " ( Altezza sedikit menjerit )
" bagaimana bisa kamu menjerit hanya karena luka seperti ini ? Ku kira kamubadalah seekor macan yang selalu bersikap ganas " ( termasuk diranjang )
" kamu !!!!! "
__ADS_1
" aku bilang diam jangan bergerak, aku akan mengoleskannya pelan-pelan "
" baiklah gadis bodoh* " ( mengelus kepala Cassie )
"Bos berkas yang anda minta sudah saya ......... bawakan " ( membuka pintu tiba-tiba dan melihat mereka berdua dalam posisi ...... )
Altezza dan Cassie pun kaget,
" ah maaf bos aku akan keluar sekarang " ( pergi keluar )
" oh Tuhan kali ini bos pasti akan membunuhku karena sudah mengganggu malam erotisnya. Oh tidak apa yang harus ku lakukan " ( Berbicara di balik pintu )
" sepertinya dia salah paham, aku akan keluar sekarang. Kamu lanjutkan pekerjaanmu " ( kata Cassie )
DD pun akhirnya masuk dengan keringat dingin karena takut,
" maafkan saya bos saya tidak bermaksud mengganggu anda dan nona Cassie, saya kira anda sendirian di kamar jadi saya ....... " ( menjelaskan ).
" *sudahlah, mana berkasnya berikan padaku "
" seperti yang bos kira, dia tidak melakukan pergerakan apapun sampai sekarang. Kita belum bisa melacak keberadaannya, namun ada beberapa anak buah yang sudah dia utus di kota ini. Kita sudah menemukannya akan tetapi mereka memilih menggigit racun yang ada di mulutnya daripada mengatakan keberadaan bosnya "
" aku mengerti, jadi dia mengutus beberapa orang profesional, aku jadi semakin penasaran seberapa kuat bos mereka sampai bisa mengirim seorang profesional "
" baiklah tunggu perintah selanjutnya dariku, satu lagi kapan Rey akan kemari ? " ( tanya Altezza )
" sepertinya Rey akan sampai tepat dihari pernikahan anda , dia baru menyelesaikan tour konser dengan groupnya, saya akan mengutus orang untuk mengawasinya. seperti biasa dia tidak akan senang jika di jemput dia pasti akan membawa mobilnya sendiri "
" baiklah aku mengerti, kamu bisa pergi sekarang "
" ada apa dengan bos, biasanya ketika ku mengganggunya dia pasti akan menghukumku, bahkan sampai memotong gajiku uhuhuhu tapi sepertinya suasana hatinya sangat baik. Ini pasti karena permainan yang nona Cassie berikan tadi. Ya tuhan aku sangat bersyukur* " ( berbicara sendiri di lobi )
" DD "
__ADS_1
" ah iya nona Cassie, ada apa ? Apa ada yang bisa saya bantu ? "
" kamu tidak perlu bicara terlalu sopan kepadaku aku lebih muda darimu. Aku ingin menanyakan satu hal mengenai Altezza !! " ( kata Cassie )