
Altezza dan Cassie sudah sampai, namun Cassie bingung.
" kalian yakin ini tempatnya ? " ( tanya Cassie )
" kenapa apa kamu tidak suka ? " ( jawab Altezza dingin )
" *tidak bukan begitu hanya saja ....... "
" apa ada masalah? "
" hey bisakah kamu menjawab biasa saja, dan juga kenapa tempat ini dangat sepiii!!!!!!!!!!!!! Tidak ada seorang pun disini "
" anu nyonya sebenarnya ini pulau pribadi bos Altezza itulah kenapa tidak ada seorangpun kesini, dan juga sebenarnya bos sendiri* ...... " ( DD menjelaskan )
" kenapa kamu tidak suka ? " ( saut Altezza )
" haishhh terserah kalian, aku akan masuk kedalam vila itu. Bagaimana bisa liburan tanpa ada seorangpun. Tentu saja ini akan menyenangkan namun berdua dengan suami gila dan juga bertiga dengan asisten yang sangat patuh pada bosnya. Terserahhhh orang kaya memang seperti ini kenapa aku kaget ? " ( beguman sendiri )
" satu hal lagi " ( berteriak )
" bagaimana bisa ini di sebut bulan madu jika banyak seseorang disini, lagipula aku ingin leluasa " ( Altezza tidak tahu malu mengatakannya )
" kauu!!!!! Terserah kau saja " ( Cassie pergi dengan pipi yang merona )
" kau sudah selesai dengan apa yang aku suruh ? " ( tanya Altezza )
" *iya bos, semua orang kita sudah berjaga di tempat masing² mereka ada di setiap sudut pulau ini. Nyonya Caassie tidak akan mengetahui jika sebenarnya ada banyak penjaga di sini "
" baiklah, bagaimana dengan Erick ? "
" sepertinya tuan Erick juga sudah menyiapkan rencana besar, apa yang harus kita lakukan selaanjutnya "
" tetap sesuai dengan rencana awal, namun jika terjadi sesuatu nantinya pastikan Cassie aman dan kitaa harus mengubah rencana awal kita "
" baiklah boss "
" apalagi yang kau tunggu ? "
" eh ah ada apa bos? "
" enyahlah aku tidak ingin ada yang mengganggu bulan maduku termasuk kau "
" lalu apa saya harus pulang bos, ayolahh bos tidak akan menyuruhku untuk tidur di ruang bawah tanah bukan* " ( DD takut )
" sepertinya itu ide yang bagus "
Altezza lalu pergi meninggalkan DD daj segera menyusul Cassie. Ada saja masalah yang terjadi ketika mereka berdua sedang kencan. Ini di pulau pribadi sepertinya bulan madu mereka akan baik-baik saja.
" ya Tuhan aku merasa lapar, dia tidak memberiku makanan yang layak hari ini. Apa aku harus membuat sesuatu untuk dimakan? Ahh terserahlah sepertinya berat badanku akan naik "
Selesai mandi Cassie langsung pergi ke dapur Villa, namun diaa melihat dapur yang sudah sedikit berantakan.
" kenapa ini? Apa terjadi gempa bumi barusan? "
" yaaa kau benar " ( suara Altezza )
" kauu, mengagetkan saja. Tidak bisakah kau datang dengan permisi ? " ( marah-marah )
__ADS_1
" TIDAK "
" oh myy.... Terserah. Aku lapar apa tidak ada yang bisa dimakan disini? jangan bilang kita akan mati kelaparan dipulau ini ? Tidak tidak tidak tuan Altezza yang sangat kaya ini tidak mungkin mengajakku kelaparan bukan ? " ( mengejek )
" ctakkk..... apa kau bodoh ? " ( memukul kepala Cassie )
" aku sudah membuat makanan untukmu "
" benarkah? Apa kau yakin ? "
" terserah jika kau tidak mau makan aku tidak peduli " ( berjalan ke meja makan meninggalkan Cassie duluan )
" dasar psycho!!! " ( mengutuk )
" aku sangat lapar dan aku tidak ingin mati kelaparan jdi aku akan memakan seperempat mungkin. Jadi kau diamlah aku mau makan dengan tenang " ( duduk di kursi )
" bukankah kau yang daritadi tidak berhenti bicara? "
"Okay okay aku akan diam sekarang " ( memakan makanannya )
" ini sangat lezattt hmmm " ( menikmati makanannya )
" *aku baru tahu kalau ternyata suamiku ini bisa memasak, bagaimana caramu memasak hidangan sederhana ini namun terasa sangat enak "
" ah tidak mungkin selezat itu, mungkin ini karena aku sedang lapar. Tapi ini benar-benar lezat. Bagaimana caramu membuatnya. Bisakah kau mengajariku ? "
" membuat dapur terlihat seperti GEMPA BUMI* " ( jawab Altezza menyindir )
" hehehehe bukan itu maksudku. Tapi dapu benar-benar berantakan. Aku tidak tau orang misophobia seperti kamu bisa membuat dapur sekotor itu "
" DIAMLAH " ( Altezza terlihat malu )
Cassie menangis, Pecahh semua gelombang air matanya. Dia sampai terisak-isak
" maafkan Cassie ayah, Cassie pasti akan membalas semua kekacauan yang sudah keluarga Baldwin terkutuk itu lakukan. Bagaimanapun caranya aku tidak peduli " ( menangis kedua tangannya memeluk kakinya dengan kepala yang bersandar di lututnya )
" *Cassie sayang "
" ibuuu..... Ibuu aku kangen ibu dimana ayah ibu ? "
" ayah sudah pergi jauhh, kamu tidak perlu khawatir. Maafkan ibu sudah meninggalkanmu begitu lama "
" tidak ibu Cassie minta maaf karena Cassie tidak mendengarkan kata-kata ibu "
" tidak sayang, kamu tidak salah. Katakan apa kamu rindu ibu ? "
" sangattt rindu "
" apa kamu bahagia ? "
" tidak Cassie tidak bahagia huhuhuhu, ma aku bertemu dengan pria yang sangat kaya. Dia sangat dingin padaku tapi aku tidak keberatan akan hal itu "
" apa kamu menyukainya ? "
" TIDAK!!!! Mana mungkin aku menyukai dia. Dia sangat plinplan, dia juga punya adik laki-laki yang menyebalkan dan selalu menggangguku. Satu lagi asisten dia sangat patuh padanya bahkan aku tidak bisa mengelak "
" hahahaha mama sangat lega "
__ADS_1
" apa mama lega karena aku bersama dengan para pria yang buruk ? "
" tidak, mama lega karena kamu tidak sendiri, meski mereka seperti yang kamu ceritakan. Namun mama merasa kamu sangat nyaman berada di dekat mereka. Aku ingin kamu selalu bahagia seperti ini. "
" hey apa yang mama katakan. Mama seperti akan pergi jauh saja "
" hahahaa mama harap kamu bahagia* " ( memeluk Cassie )
" *oh iya ma satu lagi, mengenai keluarga Baldwin yang sudah menghancurkan keluarga kita. Cassie akan membalaskan semuabyang mereka lakukan "
" TIDAK!!!! Kamu tidak boleh membalaskan dendam pada mereka "
" memangnya kenapa ma? Mereka sangat jahat aku pasti akan membuat mereka menyesal "
" Cassie sayang dengarkan mama, kamu tidak boleh melakukan balas dendam dengan keluargamu sendiri "
" apa maksud mama ? "
" mama harus pergi sekarang* " ( meninggalkan Cassie )
" *mama, mama mau kemana? Mama "
" Cassie ..... cassie Heyy Cassie* " ( Altezza memanggil )
" eahh hemmmm " ( terbangun )
" kamu tidak apa? Jika ngantuk tidurlah di dalam kenapa kau malah tidur disini. Kau memang gadis yang bodoh " ( Altezza marah )
" hey diamlahh, lihat itu aku hanya ingin melihat matahari terbenam tadi " ( jelas Cassie )
" yang benar saja " ( Altezza masih marah )
" diam dan duduklah, kau bawa minum? "
" ya, tadi aku membuat kopi ini minumlah " ( memberikan secangkir kopi )
" terimakasih "
" apa kau bermimpi buruk ? "
" hah? Tidak aku memimpikan ibuku "
" apa yang dia katakan ? " ( tanya Altezza )
" dia hanya mengatakan tidak seharusnya aku melakukan balas dendam dengan keluargaku. Hahahhaa lucu bukan mimpi sungguh adalah omong kosong bagaimana mungkin aku melakukan balas dendam dengan keluargaku. Keluargaku sudah tidak ada benar bukan ? "( melirik Altezza )
( Altezza melamun )
" heyy " ( teriak Cassie )
" ah iyaaa kamu benar, tidak maksudku aku rasa kita ini keluarga bukan " ( kata Altezza )
" ya kau benar kita keluarga secara hukum "
" kau benar, benar sekali " ( mendekati Cassie )
Altezza mengelus kepala Cassie dan mencium bibirnya, Tanpa sadae Cassie menutup mata dan membalas ciumannya.
__ADS_1
Dengan latar matahari terbenam sangat cocok untuk mereka melakukan ciuman itu.
nb. Koin kalian sangat berarti untuk author. jadi selalu dukung author dengan klik like-klik Favorit-share dan jangan lupa selalu vote authorš¤maaf author telat up huhuhu