
Tok tok tok , Rey masuk ke ruangan Altezza
" hey kakak ipar, kaubjuga ada disini ? "
" kakak ipar apa kau sedang tidak sehat ? " ( tanya Rey karena melihat Cassie terlihat lesu )
" ah tidak ada aku baik-baik saja " ( berjalan keluar )
" tapi kak ..... Ah tidak silahkan lanjutkan pekerjaan kakak ipar " ( Rey bwehenti karena melihat bekas ciuman di leher Cassie )
" ada apa kamu kemari ? " ( tanya Altezza )
" hey kak aku kesini untuk bermain sudah lama tidak ke sini aku merasa rindu juga "
" terserah kamu saja " ( jawab Altezza dingin )
" *hey kak kamu sangat kejam, bagaimana bisa kamu melakukan hal itu disini ketika kerja. Kau lihat ? Kakak ipar terlihat sangat lelah tadi, ternyata kau sungguh kuat. Ku kira orang sepertimu tidak bisa melakukan hal itu hahahhaa "
" diam urus saja urusanmu "
" ini sudah memasuki waktu makan siang, aku akan makan bersama kakak ipar babae "
" hey kakak ipar, apa kamu lapar. Mari makan siang bersama " ( ajak Rey )
" ah bukankah itu tuan muda Reynald, kapan dia datang ? Wow dia sangat tampan. Dia datang tadi aku melihatnya. Dia sempat menyapa staff lapangan tadi. Dia sangat ramah. benar adik kakak yang sangat tampan bla bla bla. Dia seorang idol terkenal sekarang tapi dia masih sangat sopan bla bla bla bla* " ( semua karyawan membicarakan Rey )
" ah sebaiknya kamu makan bersama fansmu disana yang sudah menunggu hahahaha " ( jawab Cassie becanda )
" benar, karena Cassie akan makan denganku keluar sekarang " ( Altezza muncul )
" hah ? " ( Cassie bingung )
" benarkan nona Cassie ? " ( tanya Altezza )
" ah eh iya benar, aku harus makan bersama suamiku " ( Cassie menyetujuinya daripada dia harus makan bersama dengan Rey yang sedang menjadi pusat perhatian )
Altezza dan Cassie pergi keluar seperti biasa di antar oleh DD, mereka berhenti di depan restoran mahal yang di pilih oleh Altezza.
" kamu mau apa ? "
" aku eeeee "
" steak atau seafood ? " ( tanya Altezza )
" tidak tidak aku hanya ingin makanan manis "
" hah??? " ( Altezza kaget )
__ADS_1
" *ada apa ? Aku kehilangan banyak energi aku harus mengisi dayaku dengan sesuatu yang manis, pelayan tolong berikan kami satu sett dessert Matcha dan juga Mint "
" baik nona "
" kamu memakan makanan manis di siang hari ? Sungguh wanita yang aneh "
" baiklah aku aneh. Lagian salah siapa yang membuat energiku habis Sehingga aku terpaksa ingin makanan yang manis "
" yahh baiklah, namun sepertinya ada yang salah "
" apa ? " ( tanya Cassie )
" kamu sangat menikmatinya tadi, kurasa kamu tidak terpaksa sama sekali "
" apa katamu ?? " ( Cassie marah dan malu )
" oh ya satu lagi tangan kamu juga sangat aktif, aku tidak menyangka kamu se agresif itu "
" hey hentikan* " ( Cassie semakin malu mengingatnya )
" ini tuan nona " ( pesanan datang )
" trimakasih "
Cassie langsung memakan dessert itu tanpa berkata apapun karena merasa sangat canggung dan juga malu. Begitupun Alyezza yang hanya mencoba menikmati makanan manis yang tidak begitu dia sukai itu.
Dorrr dorr dorrr
" ah tidak, awasss " ( menendang kursi Cassie sehingga Cassie terjatuh )
" au " ( Cassie terjungkal )
" *kamu tidak apa ? "
" tidak apa kepalamu, suara apa itu tadi apakah tembakan ? "
" berhenti bertanya kita harus pergi dari sini "
Dorr dorr dorr CRANG !!!!!!! ( kaca pecah )
" merangkak dan pergilah lewat pintu belakang "
" ada apa si ? Siapa mereka ? Apa mereka mencoba menembakku tadi ? " ( Cassie terlihat ketakutan )
" Diam, aku akan menjelaskannya nanti. Kita harus pergi dari sini. Ikuti aku "
Mereka berlari ke arah pintu belakang,
__ADS_1
Dorrrrr
" awass " ( Alltezza menhadang Cassie dan tembakan mengenai bahunya )
" heyy kamu tidak apa ? Heyy "
" diam, kita harus berlari ke mobil. Aku punya pistol disana "
" hey kakak, kakak ipar kalian tidak apa ? " ( Rey tiba-tiba datang )
" aku tidak apa, tapi Altezza terkena tembakan tadi "
( Cassie mencoba menutupi luka Altezza agar darahnya tidak terus keluar )
" bawa kakak ke mobil, kalian pulanglah terlebih dahulu. Aku akan mengurusnya "
" baiklah* "
Cassie memapah Alyezza yang terkena luka tembak tadi.
" aku tidak apa, ini hanya luka kecil aku bisa mengurusnya. Kamu pergilah aku akan menyusul Rey "
" diam di situ, kita harus segwra ke rumah sakit "
" apa nyonya Altezza menghawatirkan aku ? "
" kepalamu !!!! Diam aku hanya merasa bersalah karna kamu terluka karena aku "
Cassie menjalankan mobilnya dan membawa Altezza ke rumah sakit. Cassie mwnunggu dokter melakukan operasi untuk mengeluarkan pelurunya dan cemas bagaimana keadaan Rey, Cassie takut Rey akan terluka seperti Altezza.
Ddrrrtttt ddrrtttt ddrrrtttt
" hallo, Rey kamu dimana apa kamu baik-baik saja ? "
" aku tidak apa kakak ipar, aku akan segera menyusul kalian ke rumah sakit "
" iya aku di...... Tutttt "
" dia mematikan telponnya ? Apa dia tahu kita dirumah sakit mana ? Terserahlah yang penting dia baik-baik saja " ( Cassie tidak habis pikir )
Dokter keluar dari ruangan operasi,
" bagaimana keadaannya dok ? "
" keadaannya sangat kritis, dia kehilangan banyak darah. Jadi mungkin dia ....... " ( belum selesai bicara )
" hah ? " ( Cassie langsung berlari untuk melihat keadaan Altezza yang sedang terbaring tsb )
__ADS_1