
Cassie yang tidak punya pilihan lain pun akhirnya mencium pria yang tidak ia kenal tsb, namun tidak seperti ciuman ada umumnya melainkan ciuman seperti anak kecil yakni di pipi.
Pria yang tidak puas akan ciuman Cassie pun kesal dan menarik Cassie.
" emhhh " ( rintihan Cassie yang dipaksa ciuman dengan lelaki tsb )
Dengan mata terbuka Cassie melihat pria tsb menciumnya dengan ganas tanpa malu dihadapan DD dan dirinya.
" hahh baji***n " ( mendorong pria tsb dengan sekuat tenaga )
" bukankah kamu juga menikmati ciuman saya ? Bagaimana apakah kamu juga menginginkan yang lain ? " ( sambil menyeka bibir Cassie yang penuh dengan air liur dirinya )
" menikmati kepalamu " ( jawab Cassie marah )
" sudah sampai tuan " ( kata DD menghentikan mobilnya )
DD pun membukakakn pintu mobil untuk tuannya tsb dan juga Cassie. Benar saja Cassie sangat gugup karena harus memasuki hotel yang terlihat mewah tersebut untuk di datanginya terlebih lagi bersama pria yang bahkan tidak ia kenal. Bagaimanapun Cassie harus melakukannya karena takut ayahnya akan marah nanti dan juga dompet dan isinya juga ada di pria tsb.
" ayo masuk " ( ajak pria tsb )
__ADS_1
Dengan gugur Cassie pun berjalan dengan pelan mengikuti dirinya, namun betapa kagetnya Cassie ketika sampai di dalam yang mana bukan menuju sebuah kamar melainkan seperti sebuah pesta yang biasanya hanya untuk orang - orang yang mempunyai jabatan tinggi.
" hah ??? i ... ini tempatnya ? " ( Ucap Cassie gagap )
Pria tersebut hanya tersenyum menanggapi pertanyaan untuknya tsb kemudian lanjut berjalan.
" hah ?? " ( Cassie masih kaget )
" kenapa ? apa kamu juga menginginkan hal lain ? " ( mendekatkan wajahnya dan berbisik kepada Cassie )
" ahh tidak tidak " ( bantah Cassie )
" wahhh pak Altezza datang, saya tidak menyangka anda akan bertemu anda di pesta kali ini. Sungguh suatu kehormatan " ( kata bapak tsb yang kemudian di lanjutkan bersalaman )
Cassie yang daritadi tidak fokus pun kaget dengan pertanyaan bapak tsb kepadanya.
" ahh nona ini siapa ? " ( pertanyaan tiba² )
" ah perkenalkan saya Cassie, senang bertemu dengan anda " ( Jawabnya )
__ADS_1
Pria yang bersama Cassie pun melihat - lihat sekeliling seperti ada sesuatu yang harus ia lakukan.
" saya harus menemui beberapa orang jadi kamu bisa berkeliling sendiri, dan jangan berani kabur dari pandangan saya mengerti ? " ( perintah lelaki tsb untuk Cassie )
" iya iya " ( jawab Cassie cuek )
Pria tersebut pun akhirnya pergi meninggalkan dirinya. Cassie sangat lega karena ternyata priabtsb tidak mengajaknya untuk melakukan hal yang tidak seharusnya melainkan meminta dirinya untuk menemaninya ke pesta perjamuan padahal ia sempat takut sesuatu akan terjadi malam ini namun ternyata tidak.
Cassie yang merasa bosan pun memutuskan untuk ke kamar mandi untuk sedikit membenarkan make up nya tsb.
" sabar Cassie sabarrr sebentar lagi, lo cuma sebentar kok kayak gini okayy " ( berbicara dengan dirinya sendiri di cermin )
Ketika Cassie sedang membersihkan wajahnya, tiba - tiba seseorang datang.
" wanita kayak lo bisa kesini bareng sama Altezza lo pake susuk apaan ? Apa loo kasih dia berapa malam ? " ( ucapnya dengan sinis dan menatap Cassie )
" ah anda bicara dengan saya ? " ( Cassie menoleh ke kiri kanan melihat apakah ada seseorang selain dirinya yang diajak bicara )
" ya lo ja**ng , pasti lo gunain body lo dan payu***a lo yang besar itu kan buat ngerayu Altezza " ( bentaknya )
__ADS_1