
" apa makanan akan habis jika kalian terus berbicara ? " ( Cassie menghentikan mereka )
" iya kakak ipar benar lebih baik aku menikmati makanan ini daripada terus berbicara dengan kakak, heh " ( memakan makanannya )
Altezza tidak bereakti apapun dan hanya makan dengan tenang.
Keesokan paginya di ruang kerja Altezza,
" kak bukankah akan lebih susah jika kamu membuat pernikahan ini di ketahui semua orang kenapa kamu melakukannya ? " ( tanya Rey bingung )
" *aku tau itu, aku punya alasan sendiri. Kita harus memancing seekor ular dengan tikus jika menginginkan mereka keluar memangsa "
" kak apa kamu membuat kakak ipar sebagai umpan ? "
" tentu saja tidak, dia hanya gadis lemah bagaimana bisa aku membiarkannya dalam bahaya "
" wah wah wahh kakakku memang sangat hebat* " ( mengacungkan jempol )
" *lalu untuk tugas yang di inggris bagaimana kak ? Aku sudah melakukan tugasku sesuai permintaan kakak "
" lanjutkan sesuai rencana awal, kamu hanya perlu mendekati anak itu untuk mendapatkan informasi. selebihnya sudah aku urus hanya tinggal menunggu manusia itu muncul "
" baiklah baiklah* " ( menggaruk kepalanya dan berjalan kelauar )
" oh ya kak satu lagi , dia tidak selemah kelihatannya " ( mengedipkan satu mata dan menutup pintu )
" hey kakak ipar, kau mau kemana sepagi ini ? " ( berjalan dari tangga )
" aku harus pergi bekerja "
" bekerja ? Apakah kakak tidak memberikanmu uang sehingga kamu kekurangan uang dan bekerja ? Kakakku memang sangat pelit "
" ya aku memang sangat pelit, jadi pergilah dari sini "
Altezza dan Cassie pergi untuk bekerja, Rey di tidak ikut bersama mereka karena harus melakukan beberapa tugas.
Sesampainya di SA Group Altezza langsung ke ruangannya begitupun Cassie.
__ADS_1
Mereka sangat sibuk karena beberapa hari lagi adalah lounching untuk Mode Fashion perusahaan SA.
" hey kita bertemu lagi " ( seseorang datang menemui Cassie )
" kamu ? Ada perlu apa datang kemari ? "
" apakah tidak ada yang memberitahumu kalau aku adalah model tetap perusahaan ini ? " ( Zaline berbicara sombong )
" apakah begitu ? " ( tanya Cassie pada staff yang datang bersama Zaline )
" oh baiklah "
" yasudah nona sekertaris, aku akan masuk menemui pacarku " ( sok )
" maaf tapi di sini tidak ada pacarmu ? "
" bukankah sudah pernah ku katakan jika Altezza adalah pacarku. Meski kalian sudah menikah hubunganku dengannya tidak akan pernah terputus termasuk dengan gadis ****** sepertimu " ( gertaknya )
" begitukah ? Aku tidak peduli dengan anda yang dengan tidak tahu malunya memberitahu istri seseorang bahwa kamu menyukai suaminya dengan terang- terangan "
" apa kamu yakin ? dia bahkan tidak pernah bercerita padamu tentang siapa aku bukan ? Apa kamu percaya begitu saja ? "
" kamu !!!! " ( mengangkat tangan ingin menampar )
" ada apa ? " ( Altezza tiba-tiba datang )
" Altezza, kamu dengar bukan dia memanggilku jal*ng " ( berlari memeluk Altezza )
" dia sangat kompeten ketika berakting " ( Cassie berguman )
" lepaskan " ( Altezza mendorong Zaline pergi menjauh )
" Altezza, kamu !!!! " ( berkaca-kaca dengan kasihan )
" Nona Cassie, berikan file yang kemarin aku minta bawa ke ruang kerjaku. Satu lagi bawakan aku satu set pakaian aku harus mengganti pakaian yang sudah kena noda ini " ( peregi sambil melepas jas yang di pakainya )
" baik " ( jawab Cassie puas )
__ADS_1
" kamu !!!! Lihat saja aku tidak akan tinggal diam " ( Zaline mengancam Cassie )
" oh bukankah sekarang saatnya nona Zaline melakukan pemotretan ? Bagaimana jika telat, SA Group tidak akan memperkerjakan orang yang tidak kompeten bukan ? "
" kamu !!!! Awas saja kamu " ( pergi meninggalkan Cassie )
Beberapa menit kemudian Cassie membawakan file dan set pakaian milik Altezza.
" ini file yang kamu minta, dan ini set pakaian. Aku banyak pekerjaan jadi aku hanya bisa membawanku set pakaian yang ini " ( memberikan setelan Jas berwarna hitam dan Pink )
" *apa kamu becanda nyonya Altezza ? "
" heyy ayolah, aku juga punya banyak pekerjaan untuk di lakukan tidak hanya menjadi pembantumu, kau bisa pergi meminta orang lain jika mau "
" kamu mulai berani nyonya Altezza, bagaimana aku akan menghukummu ? Bukankah seharusnya kamu berterima kasih karena aku sudah membantumu dari omongan wanita jelek itu ? "
" hah hanya seorang wanita yang tergila gila dengan suami orang, mudah bagiku untuk menyingkirkannya* " ( Cassie bersikap sok bisa )
" begitukah ? Kalau begitu aku akan meminta pertanggung jawaban istriku " ( menarik Cassie )
" au !!!! Hey apa yang kamu lakukan ? Bagaimana jika ada yang melihat kita ? "
" aku hanya suami yang meminta hakku, tenang saja tidak akan ada yang berani masuk ke ruanganku " ( mencium Cassie )
" emhhh, lepaskan aahh akan ada orang nanti "
Altezza hanya melakukan semua yang dia inginkan tanpa menghiraukan Cassie, dan melemar Cassie ke kursi.
" aahh lepaskan, aku "
Altezza masih hanya diam.
" aaahhh tidak jangan di sini "
" auu "
" diamm, kamu terlalu banyak bicara. " ( mencium Cassie )
__ADS_1
Cassie hanya bisa pasrah dengan perlakuan Altezza.