SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY
Episode 27


__ADS_3

" kamu !!!! " ( Cassie terkejut karena ternyata Erick yang mengendarai mobil yang pernah menjadi miliknya tsb )


" sepertinya kita memang jodoh " ( turun dari mobilnya )


" maaf saya harus segera pulang, tolong jangan ganggu saya " ( dengan tatapan dingin )


" ayolahh, lihat ini juga mobilmu bukan ? Oh salah maksudku mobil yang pernah menjadi milikmu kini milikku hahahaha " ( Aerick menghina )


" mari aku antar kamu pulang ? " ( ajak Erick )


" oh baiklah aku sangat senang sekali " ( tiba-tiba tersenyum )


" ahh kamu memang pintar, baik naiklah " ( Erick membukakan pintu )


" kamu kira aku akan melakukan hal itu ? Jangan bodoh. Lebih baik aku jalan kaki meski keliling dunia sekalipun daripada harus satu mobil dengan seorang pecundang sepertimu " ( Balas Cassie )


" beraninya kamu bilang " ( Erick mulai marah )


" bukankah perkataanku benar ? Kamu hanyalah seorang pecundang yang mengandalkan kepintaran ayahmu dengan membodohi ayahku. Sebenarnya kamu tidak lebih baik dari seekor anj*ng " ( umpat Cassie )


" beraninya kamu, ikut aku " ( menarik tangan Cassie namun Cassie menghentikannya )


" lepasss jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu "


( banyak ornag yang sedang mempeerhatikan mereka berdua karna mereka berada di trotoar jalan )

__ADS_1


" kamu lihat ada banyak orang disini ? Aku akan berteriak kamuborang mesum yang berusaha menganggu ku jika tidak kamu lepaskan sekarang juga. Satu lagi bagaimana jika besok akan ada berita bahwa cucu seorang Baldwin adalah orang mesum. Bagaimana menurutmu ? " ( mengancam Erick )


"Cihh"


Erick pergi meninggalkan Cassie dan Cassie melanjutkan berjalan untuk pulang. Cassie mwrasa semakin takut, meski ia bertindak berani bagaimanapun juga keluarga Baldwin tidak akan melepaskannya terlebih dalam keadaan Cassie yang tidak memungkinkan ini.


Keesokan harinya, Cassie mulai bekerja sebagai sekertaris di SA Group namun para karyawan meremehkan dia seolah Cassie bukan bagian dari SA Group.


" okay Cassie sabar, kamu tidak perlu mendengarkan omongan mereka " ( berbicara sendiri )


" oh ya, aku harus meletakkan berkas ini ke kantor CEO , haisshh "


Cassie berjalan menuju ruang CEO dengan cepat, karena dia harus melakukan pekerjaan lainnya juga.


" haishh kantor CEO memang sangatt nyaman "


( menutup mata dan menghirup udara )


" apakah sebegitu nyaman nona Cassie ? " ( seseorang berbicara )


" ahsbdhdjndhfudm ? Anda siapa ? maksudku bagaimana bisa anda disini " ( pikiran Cassie kacau ketika ada seseorang yang sedang duduk di kursi CEO tsb )


" jadi seharusnya saya tidak boleh disini ? "


" ah maaf pak saya tidak tau kalau anda sudah kembali, tolong maafkan saya " ( Cassie membungkuk menutupi wajahnya dengan rambutnya yang teruraj )

__ADS_1


" kamu tau siapa saya ? " ( tanya Altezza dengan dingin )


" ah anda pak Altezza CEO sekaligus pemilik sah perusahaan ini bagaimana saya tidak tahu, oh iya pak perkenalkan saya Cassie sekertaris baru anda " ( kata Cassie yang tidak memperkirakan jika Altezza akan tiba hari ini )


" oh jadi kamu memang tidak mengenal saya ? Oh kalau begitu kenapa kamu menutupi wajah kamu. Bukankah atasan harus melihat siapa yang bekerja dengannya ? " ( mengangkat satu alis )


Cassie yang tidak punya pilihan lain pun akhirnya mendongak perlahan.


" kamu tidak banyak berubah nona ? "


" ah maaf saya harus bekerja lagi, kalau begitu saya permisi " ( berlari menuju pintu )


" berhenti "


(Cassie yang kaget pun akhirnya berhenti karena bosnya menyuruhnya )


" jadi kamu sungguh tidak ingat dengan saya setelah apa yang anda lakukan terhadap saya ? "


( Altezza berjalan mendekat )


" atau kamu hanya berpura-pura tidak mengenal saya ? " ( mendekatkan kepalanya tepat di pundak Cassie )


" ah tidak, maksudku maaf " ( Cassie berbalik )


" ayolahh kita lupakan masa lalu kita okay. lagipula itu hanya cinta satu malam, kita ini sudah dewasa. Saya karyawan bapak sekarang dan bapak atasan saya apakah bapak akan melakukan hal konyol kepada karyawan bapak ? Sepertinya anda itu orang yang sangat baik jadi lupakan okay. Lagian bukankah saya yang rugi dan anda seharusnya bertanggung jawab bukan ? " ( berbicara canggung )

__ADS_1


__ADS_2