
" kau bahkan tidak pantas di bandingkan dengan ujung jariku " ( Altezza menjawab )
" hah !!! Apa !!!! Kakak kamu sangat pandai menjawab " ( menggaruk kepalanya )
" minta pelayan menata semua barangmu, setelah itu temui aku di ruang kerja "
" kak kau bahkan tidak menawariku makan ? Ayolahh aku merasa lapar " ( memegang perut )
" apa agensimu tidak memberimu makan dengan baik sampai kau merasa kelaparan ? " ( Altezza menjawab lagi )
" yahh kakak tau aku seorang idol, bahkan kami hanya memiliki sedikit waktu untuk istirahat, makan pun tidak tenang, Lagipula apa kau tidak rindu dengan adik tertampanmu ini ? Apa kakak tidak takut aku mati kelaparan ? " ( rengek Rey )
" aku tidak peduli dengan adik yang lemah sepertimu. Berhenti bicara dan temui aku di ruang kerja " ( berjalan meninggalkan mereka berdua )
" okay okay " ( lesu )
" Rey, aku tidak tahu kau menjadi seorang idol sekarang "
" yahh kakak ipar apa kau tidak pernah menonton tv ?? Akan ada banyak berita tentangku disana "
" aku tidak punya waktu untuk menonton tv hahahaha "
" baiklah kak, katakan bagaimana bisa kamu menikahi kakakku ? Dia sangat dingin terhadap wanita. Dia bahkan tidak setampan aku hahaha "
" hahahaha kamu masih selalu narsis seperti dulu "
( Cassie cekikikan )
" kamu juga masih galak seperti dulu hahaha jadi bagaimana kau bisa menikahinya ? "
" Ceritanya panjang, akan ku ceritakan lain kali. Dan juga jangan ceritakan kepada Altezza tentang pertemuan kita di Amerika dulu dan juga rahasia itu "
" memangnya kenapa kak ? Bukankah akan lebih baik jika kakak mengetahuinya lebih awal "
__ADS_1
" tidak kita tidak bisa memberitahu siapapun "
" aku tidak mengerti kenapa kakak ipar sangat ingin menyembunyikan hubungan kita, namun aku akan nurut , dengan satu syarat "
" apa ? "
" kakak ipar masih ingat makanan kesukaanku ? Aku ingin makan itu sekarang perutku daritadi demo aku tidak bisa menahannya lagi huhuhu "
" Steak dengan keju? Baiklah aku akan memasaknya sendiri untukmu dan juga kakakmu "
" kakak memang yang terbaik* " ( mereka berpelukan )
Altezza yang ternyata daritadi masih berdiri diatas tangga melihat mereka dari atas terlihat sangat akrab merasa sedikit tidak nyaman. Meski tidak mendengar apa yang mereka bicarakan namun Altezza merasa mereka sangat mengenal satu sama lain.
" Sial " ( meninggalkan tempatnya dan pergi ke ruang kerja )
Beberapa menit kemudian, Rey adik Altezza tsb pun menemui kakaknya di ruang belajar.
" Hey kak "
" katakan bagaimana perkembangan di sana ? "
" aku tidak tau pasti tapi aku merasa mereka mempunyai pihak belakang yang sangat berkuasa. Tapi aku masih tidak paham siapa seorang misterius tersebut. Sampai saat ini mereka tidak melakukan apa-apa "
" baiklah, katakan jika ada sesuatu yang mencurigakan. bagaimana dengan identitasmu ? "
" kakak tenang saja mereka hanya mengetahui Rey adalah seseorang yang tampan dan imut. Yeahhh kakak tahu aku memang sangat tampan "
" dengarkan aku baik-baik ................... !!! "
" baiklah aku mengerti "
" *tok-tok-tok, kalian berdua turunlah. Masakanku sudah siap "
__ADS_1
" okay kakak iparku memang terbaik, aku akan turun sekarang "
Cassie langsung turun setelah memberitahu makanan sudah siap kepada mereka.
" tunggu dulu* " ( Altezza mencegah Rey )
" ada apa kak ? "
" apa kalian akrab saat di Amerika ? "
" ah tidak juga kak, kami hanya saling membantu satu sama lain sebagai sesama mahasiswa kala itu " ( Rey berbohong )
" apa kakak cemburu ? "
" pergi makan sana atau kau tidak usah makan sampai mati "
" ah tidak aku akan keluar sekarang " ( Rey pergi keluar )
" dimana Altezza ? " ( tanya Cassie kepada Rey )
" apa kau bahkan tidak bisa aku tinggalkan untuk beberapa menit saja sampai kau serindu itu kepadaku " ( Altezza datang dengan tenang )
" hah eh mana ada, aku hanya mengatakan makanan akan dingin jika kau tidak segera memakannya "
" begitukah ? " ( Altezza duduk )
Mereka duduk di meja makan dan suasana terasa sangat canggung, Cassie tidak mengatakan apapun setelah di permainkan Altezza. Altezza hanya duduk dan makan dengan tenang. Rey yang merasa suasananya dingin pun memecahkan suasana.
" kakak ipar memang sangat pandai memasak, bisakah kamu memasakkanku setiap hati ? " ( dengan gembira )
" dia bukan pembantumu, istriku hanya akan memasak untukku. Jika kau ingin makan masaklah sendiri atau kau bisa keluar mencari wanita wanita itu untuk memasak " ( jawab Altezza )
" yahh kak, mereka hanya tau cara menari dan menyanyi bagaimana bisa mereka memasak ? "
__ADS_1
" aku tidak peduli " ( Jawab Altezza )
Cassie yang mendengar kata "istriku" pun langsung kaget dan jantungnya berdebar-debar. Cassie juga melihat sisi lain Altezza yang ternyata seperti anak kecil.