
" hah ? " ( Altezza berhenti bicara dan berfikir )
" menarik " ( senyum jahat )
" apa pak ? "
"Tidak ada, Baiklah" ( Altezza menutup telponnya )
" DD kapan kita akan kembali ke korea ? "
" lusa bos, nanti akan ada makan malam dengan investor perusahaan mode kita kali ini "
" jadwalkan terbang besok, kita selesaikan jadwal lebih cepat " ( memerintah )
" tapi bos, waktu sehari besok adalah liburan anda meski hanya sehari mungkin bos bisa menikmati waktu untuk bersantai "
" waktu bersantai akan lebih baik ketika kita sampai di korea besok "
" baik bos "
__ADS_1
DD heran karena tidak biasanya Altezza mengubah jadwal yang sudah di buatnya, apakah ada masalah? Entahlah lagian memang bosnya memiliki sifat yang sangat suka memerintah lagi pula dia bosnya kan. Begitulah yang ada di pikiran DD.
Keesokan harinya di SA Group, Cassie datang tepat waktu dan juga Leah mengajari beberapa hak yang harus ia lakukan sebagai sekertaris, karena menjadi sekertaris di SA Group bukan pekerjaan yang sama seperti di perusahaan lainnya. Meski hanya sebagai sekertaris namun dia harus bisa mengatur waktu pakaian makanan dan berbagai catatan yang harus di tulis ketika melakukan rapat.
Cassie sangat cepat mengerti dengan pekerjaannya karena bagaimanapun juga dia pernah bekerja sbg sekertaris sebelumnya meski berbeda namun tetap saja dengan komponen yang sama.
" Bagaimana Cassie kamu sudah paham sekarang ? " ( Tanya Leah setelah selesai mengajarinya )
" ah ya aku paham. Aku juga pernah bekerja sbg sekertaris bukan ? Meski ada beberapa hal yang harus di tambahkan si tapi sampai sini aku paham "
( Cassie bersemangat )
" oh iya satu lagi, pak Altezza tidak suka memakai pakaian yang ia gunakan dua kali, lalu dia hanya akan memakai jas coat dengan warna gelap. Hitam dan coklat akan cocok dengannya. Dia tidak suka makan makanan pedas. Satu lagi dia tidak suka di tanya mengenai masalah pribadinya " ( kata Leah tegas )
" ahh baiklah, kamu terlihat seperti seorang istri yang sangat memahami suaminya hahahaha " ( meledek Leah )
" ah ku kira juga begitu haha, kalau begitu aku akan memyerahkan suamiku mulai besok " ( memegang tangan Cassie )
" baiklah kakak, aku akan menjaga suamimu dengan baik " ( memegang tangan Leah sambil menatap )
__ADS_1
" hahahahahaha " ( mereka tertawa bersama )
" kita terlihat seperti seorang istri dan selir yang akur " ( kata Leah )
" kau benar hahaha. Oh iya kamu akan langsung terbang nanti malam ? " ( tanya Cassie )
" yaa benar, lagipula pernikahanku sebentar lagi aku masih harus menyiapkan banyak hal karena aku tidak punya banyak waktu "
" kamu benar. Semangatlahh dan juga semoga kau bahagia. Satu lagi aku tidak akan menerima jika kamu memberikanku suamimu untuk kedua kalinya hahahahah " ( bergurau )
" hahaha kamu sangat pandai becanda, sebaiknya kita makan siang terlebih dahulu "
Mereka melanjutkan pekerjaan mereka setelah selesai makan siang. Leah memberi tahu Cassie jika Altezza akan kembali ke korea dalam beberapa hari lagi. Leah harus segera kembali karena calon suaminya menjemputnya. Leah bekerja mulai pekerjaan sendiri, tidak banyak karyawan yang tau karena Leah tidak memperkenalkan mereka namun Cassie mendengar beberapa hal yang membuatnya tidak nyaman namun tidak dia pedulikan. Tujuan dia bekerja karena untuk membalaskan dendamnya.
Cassie yang sudah selesai dengan pekerjaannya pun langsung pulang ke apartement.nya dengan jalan kaki karena tidak terlalu jauh dari SA Group, terlebih lagi dia juga ingin berjalan jalan malam sebentar untuk menghirup angin.
Tiba-tiba sebuah mobil berwarna merah yang terlihat tidak asing itu pun berhenti di hadapannya.
" oh lihat siapa ini ? Bukankah ini nona Cassie ? " ( membuka jendela mobilnya )
__ADS_1