SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY
Episode 29


__ADS_3

" maksud saya adalah , bapak bisa membuat keputusan dengan saya. Oh iya saya masih bekerja sebagai sekertaris bapak jadi bapak tidak perlu menafkahi saya sebagai istri bapak. Saya tidak meminta apapun dari bapak saya hanya minta satu hal " ( kata Cassie )


" katakan ? "


" tolong bantu saya membalaskan dendam saya kepada keluarga Baldwin !! " ( menatap mata Altezza dengan tatapan berharap )


" jika saya tidak mau ? "


" saya tau itu merupakan hal mudah bagi bapak jadi saya sungguh meminta tolong kepada bapak "


" lalu apa yang aku dapat ? " ( tanya Altezza )


" maksudnya ? " ( Cassie bingung )


" saya akan menikahi kamu dan juga membalaskan masalah pribadi kamu. Lalu apakah saya tidak mendapat apapun? Bahkan seorang anak kecil pun tau jika tidak ada yang gratis di dunia ini " ( dengan senyum sinis )


" saya akan memberikan apapun apa yang bapak mau "


" apapun ? Apa kamu yakin bisa memberikannya kepadaku ? " ( kata Altezza )


" saya sangat yakin "


" baiklah " ( Altezza berdiri )


" apa itu termasuk aku meminta dirimu ? " ( lanjutnya ? )


" hah maksud anda ? "

__ADS_1


" berhenti berbicara formal kepadaku. Aku sangat kaya aku bisa mendapatkan apapun bahkan yang tidak bisa kamu dapat sekalipun. Aku hanya meminta dirimu. Lagipula aku akan segera menjadi suamimu bukan ? Dan juga kita sudah pernah melakukannya sekali. Bagaimana jika kita melakukannya lagi ? "


Cassie pun sangat bingung dengan apa yang di katakan oleh Altezza. Namun bagaimanapun juga dia benar lagipula dia pria pertama yang menidurinya tidak masalah baginya mengorbankaan satu-satunya yang ia punya, yaknintubuh seksinya tsb.


" bagaimana ? Toh saya akan menjadi suamimu bukan ? " ( Altezza mendekati Cassie dan berbicara di lehernya )


" ayolahh tuan Altezza yang terhormat. Kita hanya menikah diatas kertas, hal seperti itu tidak harus di lakukan "


" aku tidak bilang pernikahan kita hanya ada diatas kertas " ( kata Altezza )


" maksud bapak ? "


" aku akan menikahimu secara resmi, aku ingin dunia tau bahwa kamu adalah istriku !! " ( kata Altezza )


" apa maksud bapak saya tidak paham ? " ( Cassie semakin bingung )


Altezza sangat geram dengan sikap Cassie yang tidak kunjung paham. Altezza pun lngsung menarik Cassie ke pelukannya dan mencium bibirnya dengan lembut, tanpa sadar Cassie perlahan membalas ciumannya.


Alrezza yang mendengar desahan Cassie pun langsung menggendongnya dan membawa Cassie ke kamarnya.


ciuman Alltezza semakin brutal, tangannya meraba kemana-mana ke seluruh tubuh Cassie yang membuatnya menggelinjang-gelinjang.


" mmmhhh " ( Cassie mendesah lagi )


Altezza yang mendengar Cassie mendesah terus menerus pun merasa dia sudah tidak sabar. Dia lantas merobek pakaian yang Cassie kenakan termasuk rok dan semua yang dia pakai dan melemparkan Cassie dengan perlahan ke ranj*ngnya.


" bagaimana menurutmu ? " ( Altezza menghentikan aksinya dan menatap Cassie dalam keaadaan menind*h Cassie.

__ADS_1


Cassie hanya diam dan malu lalu menutupi wajahnya dengan tangannya.


" bagaimana kamu bisa menikmati jika tidak melihatku " ( melepaskan tangan Cassie dan memegangnya di sebelah kepalaa Cassie )


Cassie yang merasa malu pun menatap Altezza yang terlihat begitu sangat tampan namun dia sadar dia melakukan ini karena dia harus segera membalaskan dendam kedua orang tuaanyaa.


Altezza melanjutkan aksinya dan di nikmati oleh Cassie, mereka bersama sepanjang malam.


Malam yang penuh bergairah yang sangat familiar terlebih lagi kali ini Cassie melakukannya dalam keadaan dirinya yang sangat sadar namun dia tidak punya pilihan lain.


Keesokaan paginya,


" uhh awww " ( Cassie membuka mata perlahan )


" pria itu benar benar bukan manusia. Bagaimana bisa tubuhku rasanya sakit semua " ( menoleh kesamping )


" dimana dia ? Apa mungkin dia sedang mandi ? Atau sudah berangkat bekerja ? Tunggu bukankah sekarang weekend ?. sepertinya dia sedang mandi aku harus segera pergi sebelum Altezza selesai dan kesini "


" ahh dimana bajuku haishhh shit !!!! Bajuku juga dirobek tadi malam, dia memang benar-benar bukan manusia " ( melihat bajunya yang sudah robek semua di lantai )


" gimana ini " ( menutupi tubuhnya dengan selimut )


" ah ada lemari mungkin aku bisa menemukan salah satu bajunya di situ " ( mendekat ke arah almari )


" WOW semua kemeja dan jas disini menggunakan brand terkenal semua, dia memang sangat kaya "


" ah bagaimana jika dia marah aku mengambil bajunya ? Ahh cuma satu paling dia nggak akan ingat cepat cepat " ( mengambil sebuah kemeja putih )

__ADS_1


" badan dia memang sangat kekar tak heran dia sangat kuat tadi malam " ( mengenakan kemejanya yang kebesaran itu )


" ah apaan sih gw gila, gw harus segera pergi dari sini " ( memukul-mukul kepalanya )


__ADS_2