SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY
Episode 57


__ADS_3

Setelah selesai melakukan pameran Lily,Rey, dan juga Zaline sibuk menjadi model. Sementara Cassie di panggil oleh Altezza atas kesuksesannya untuk hari ini. Namun ada yang salah karena gaun yang seharusnya launching seharusnya memiliki pinggang yang panjang.


Setelah wawancara selesai,


" jadi ada apa pak Alltezza mencari saya ? " ( tanya Cassie menunduk )


" masih berani bertanya ? Katakan apa yang sebenarnya terjadi ? "


" maafkan aku, sebenarnya ....."


Beberapa jam yang lalu,


Cassie melihat dari ruang khusus staff wawancara yang di lakukan oleh Zaline. Dan tidak seperti biasanya Zaline justru sedikit memuji Lily yang bahkan tidak ia sukai. Cassie mengerti akan hal itu dan telepon tb² berdering.


Drrrtttt drrrrttt ddrrrtttt


" hallo, ada apa Rey ? " ( mengangkat telponnya )


" iya kakak ipar, ada beberapa masalah darurat sekarang. Aku dan Lily tidak tau harus bagaimana. Apa yang harus kami lakukan ? " ( jelas Rey dalam ponsel )


" ada apa? Apakah kalian baik-baik saja ? " ( tanya Cassie cemas )


" Tidak kak, kami baik-baik saja, hanya saja gaun yang Lily pakai sekarang rusak. Bagaimana ini ? " ( tanya Rey canggung )


" bagaimana bisa ? Baiklah aku akan segera ke ruangan. Tunggu aku disana dan jangan panik "( Cassie langsung berlari ke ruangan ganti khusus )


" ada apa ini ? " ( sambil membuka pintu tergesa-gesa )


" kak Cassie !! " ( Lily menoleh )


" dimana yang rusak biar aku melihat " ( Cassie memeriksa )


" bagaimana bisa seperti ini ? " ( lanjutnya )


Lily dan staff hanya diam, sementara Rey tidak tahu jika baju itu sobek karena Zaline.


" apa kalian akan terus diam ? Kita harus menuju stage sebentar lagi. Katakan!!!!! " ( Cassie sedikit keras )


" iiitu anu Sekertaris Cassie, tadi saya tidak sengaja terjatuh saat nona Zakine menabrak saya, saya membawa gunting dan tidak sengaja mengenai gaun yang di pakai nona Lily "


" *Bagaimana bisa, seseorang jangan ada yang bilang ka gaun ini rusak. Dan juga ulur waktu sebisa mungkin untuk memperbaikinya. Jangan biarkan media tahu mengenai kerusakan gaun ini "


" lain kali kalian harus hati-hati ketika berjalan. Gaun yang baru launching hanya di buat satu potong pada masing² cabang. Kita tidak bisa menunggu waktu untuk mengambil yang ada di luar negeri hanya dalam 10 menit* "


Mereka semua hanya diam ketika mendengarkan Cassie terlihat marah.


" maafkan saya kak Cassie ini semua salah saya yang tidak bisa menjaga gaun ini dengan benar "


" tidak itu salah kami nona, maafkan kami " ( ucap seorang staff )


" *tidak ada waktu untuk mencari siapa yang salah. Kita harus mencari cara "


" Kita panggil Lily* " ( suara teriakan MC )


" *Siall, bagaimana bisa dia memanggil di saat seperti ini "


" saya tidak tahu nona maafkan saya itu di luar rencana, mungkin nona Zaline lupa dan tidak melakukan seperti rencana awal "

__ADS_1


" oh ya tadi kenapa gaun bisa rusak ? "


" terkena gunting yang saya bawa dan...... " ( belum selesai bicara )


" itu dia, cepat bawa gunting itu kemari " ( Cassie berteriak )


" kak Cassie mau menghukum ku ? Tidak kak tolong maafkan aku. Namun aku akan menerimanya* " ( Lily ketakutan )


" berbalik badan " ( Cassie menyuruh Lily )


" tapi kak ? " ( Lily takut )


" tidak ada waktu lagi, cepat berbalik badan " ( Lily pun berbalik badan sembari menutup matanya karena takut )


KRESSS!!!!!!! (Cassie memotong gaun panjanh tsb semuanya kaget melihatnya )


" cepat naiklah ke stage kalian berdua, tidak ada waktu lagi cepattt "


" tapi kakak ipar "


" tapi kak Cassie ? "


" Cepatt " ( teriak Cassie )


Sampai akhirnya mereka memasuki stage tanpa ada seseorang yang tahu jika terjadi kesalahan.


Saat ini,


" jadi begitu, sekarang aku paham bagaimana bisa design awal bisa berbeda dengan produk yanh launching sekarang " ( Alltezza mengangguk )


" Bodoh!!!! " ( menjitak kepala Cassie )


" ayo keluar kita harus menyapa beberapa tamu " ( Alltezza beranjak keluar ruangan )


" hah? "( Cassie bingung )


"Ada apa? Apa kamu mengharapkan sesuatu dariku? Aku akan memberikannya sekarang juga jika kamu mau " ( tatapan mesum )


" ah tidak tidak tidak baiklah, aku akan keluar sekarang* "


Altezza harus menemui beberapa orang penting dan meninggalkan Cassie sendiri karena Cassie harus mengurus banyak hal.


" Hy sekertaris Cassie, kamu sangat luar biasa tadi " ( Zaline tiba-tiba mendekati Cassie )


" ah nona Zaline, terimakasih "


" oh ya ngmong-ngmong dimana Altezza ? Seharusnya kamu selaalu di sampingnya bukan sbg sekertaris. Aku juga begitu dulu, aku sangat dekat dengannya jadi dia pasti akan mengajakku keliling untuk menemui orang-orang penting. " ( dengan nada sok )


" kurasa nona Zaline sangat penting bagi Altezza ya"


" tentu saja dia sangat perhatian padaku "


" tapi jika kemana-mana harus menempel itu hanya akan membuat dia risih kecuali jika ia binatang peliharaan, bukankah begitu nona Zaline? "


" Sekertaris Cassie sangat pintar, namun jika seseorang telah jatuh cinta itu tidak akan membuatnya risih dan justru akan mengenalkannya secara pribadi pada orang-orang " ( balas Zaline )


" begitukah? Tapi kenapa dia malah menikahiku dengan suka rela dan bukaannya menikahi nona Zaline ? Oh ya kurasa Altezza pernar cerita tentang anda yang selalu menempel padanya. Apa ya itu istilahnya eee cinta bertepuk sebelah tangan ? " ( Cassie membalas dengan berani )

__ADS_1


" beraninya kamu wanita jal*ng " ( Zaline marah dan hendak menampar Cassie namun dia tidak melakukannya karena banyak media yang sedang menyorotnya )


" oh ya satu lagi, aku tahu jika kejadian tadi adalah ulahmu yang dengan sengaja menghancurkan reputasi Lily. Ingatt selama ada aku kamu tidak bisa melakukan hal bodoh seperti dirimu yang bodoh itu, permisi " ( Cassie pergi meninggalkan Zaline )


" kamu!!!! Beraninya kamu mempermalukanku. Lihat saja aku akan membalas tindakanmu padaku. Bahkan akan berkali kali lipat lebih memalukan "


( Zaline kesal )


Sementara itu, Cassie dan Altezza mendekati Rey dan juga Lily yang sudah terlihat capek dan sedang beristirahat di ruangan khusus.


" ahh capeknya " ( Rey meregangkan otot )


" apa kamu tidak capek ? " ( tanya Rey )


" ah tidak tidak tidak " ( Lily terlihat murung )


" apa kamu baik-baik saja ? " ( lanjut Rey )


" *aku tidak apa, hanya saja aku malu pada kak Cassie yanh sudah mempercayakan tugas ini padaku tapi aku malah mengacaukannya "


" Heyy kalian sedang beristirahat ? " ( Cassie tiba² datang dengan Altezza )


" kak ipar !!! " ( Rey senang )


" apa kalian capek? Kalian bekerja keras hari ini, aku akan mentraktir kalian lain kali. Oh iya satu lagi maafkan aku tadi. Sebenarnya aku tidak ingin memarahi kalian hanya saja kita harus profesional saat bekerja. Sekali lagi maafkan aku* " ( Cassie menunduk )


" yahh benar, kakak ipar sangat keras pada kami tadi. Kakak lihat kakak membuat gadis cantik ini menangis " ( mengacungi Lily )


" tidak tidak kak Cassie benar, aku seharusnya kebih hati-hati lagi "


" lupakan ucapanku tadi, terimakasih sudah bekerja sangat keras hari ini. Maafkan aku sudah menakutimu " ( memeluk Lily )


" ehemm " ( Alltezza berdehem )


" oh iya kak, kami harus kembali ke stage. Sampai nanti kak, kakak ipar " ( Rey mengajak Lily pergi )


" jadi nyonya Altezza tadi marah-marah?? Kau memang galak " ( Goda Altezza )


" apa -apaan aku harus pergi " ( berjalan keluar )


" au " ( namun Altezza langsung menarik dan memeluknya )


" hey apa yang kamu lakukan, tanganku masih sakit "


" aku bisa menyembuhkannya " ( mencium luka Cassie )


" ada banyak orang di luar sana, lepaskan aku "


" emmhhhh " ( mencium leher Cassie )


" heyy lepaskan aku "


Altezza melepaskan pelukannya dan langsung mencium bibir Cassie


" mmhhhh "


Altezza memeluk erat Cassie yang sudah bekerja keras untuk proyek dia kali ini. Meski dia masih bimbang namun dia mulai yakin jika Cassie adalah wanitanya selama lima tahun kedepan.

__ADS_1


__ADS_2