SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY
Episode 50


__ADS_3

Cassie meninggalkan Zaline yang tengah marah-marah dan ketika membuka pintu dia justru melihat Lily yang sedang berjalan menuju ruangan.


" hay kakak Cassie " ( Lily melambai )


" eh hallo, kau sudah datang ? " ( Cassie menyambut )


" iya kak maafkan aku jika telat, aku sangat bosan ibuku menungguku saat aku melakukan les piano. Sebenarnya sangat membosankan karena guru nya tidak tampan " ( dengan nada imut )


" kau sangat lucu, jadi apakah kau tidak mau belajar jika guru lesmu tidak tampan ?hahahaha wajah bukah segalanya oke, mau langsung ke ruangan untuk mencoba baju dan berjalan atau kamu mau istirahat dulu ? " ( tanya Cassie )


" kakak Cassie sangat pengertian , tapi aku tidak enak dengan kakak-kakak yang lain jika terlalu lama menungguku. Jadi aku akan langsung mencoba bajunya saja kak " ( sambil menggaruk kepalanya )


" kamu sangat manis, ayo masuk " ( membuka pintu )


" Tina kemari, bawakan set baju yang ada di kotak warna hitam dan berikan pada Lily " ( memanggil staff )


" baik " ( jawab staff )


" ikutlah dengan Tina, dia akan membantumu memakai bajunya "


" baiklah kakak "


Zaline dan Lily pun mengganti pakaian yang sudah di siapkan oleh SA Group yang merupakan produk baru yang akan segera lounching. Produk itu di buat oleh perancang ternama River. Cassie sangat heran ternyata memang SA Group sangat menguasai pasar ekonomi di dunia bahkan hingga bisa menggaet designer River yang bahkan tidak ada yang tau siapa sebenarnya River itu.


Setelah Zaline dan Lily keluar dari ruang ganti, para staff yang ada di ruangan fitting tsb pun heran melihat kecantikan dua orang ini.

__ADS_1


" hey lihat nona Zaline memang sangat cantik ya tidak pernah berubah "


" iya benar, tapi menurutku Selebgram Lily itu juga tidak kalah bagusnya. Lihat dia terlihat sangat imut sekali "


" benar dia juga sangat ramah "


" Sekertaris Cassie memang benar, memang ya ketenaran bukan segalanya tanpa adanya usaha "


" ya benar lihat ketika Selebgram itu tersenyum tadi ? Dia sangat manis sekali. Andai saja aku mempunyai adik perempuan sepertinya "


Para staff memuji keimutan Lily dan bahkan sedikit mengabaikan Zaline. Mereka hanya fokus pada Lily karena merupakan selebgram dan bahkan tidak mahal untuk membayarnya namun Lily terlihat sangat pantas mendapatkan kerjasama dengan SA Group.


" cihhh jal*ng baru ini sangat menyebalkan " ( Zaline menggerutu )


" ah tidak sebenarnya bajunya memang sangat bagus, trimakasih kakak kakak sudah memujiku mohon bantuannya " ( Lily menunduk )


" ahh memang nona Lily ini sangat imut aku ingin menyubitnya " ( ucap salah seorang staff )


" kamu memang sangat pandai, pertahankan bakatmu " ( kata Cassie )


" baik kakak Cassie siyapp "


" aku sangat lapar apa kakak Cassie mau makan siang denganku ? " ( tanya Lily )


" *tentu saja, baiklah semuanya bisa istirahat. Aku sudah meminta Tina untuk memesan makanan tadi . trimakasih sudah bekerja lembur hari ini. Aku harap besok tidak akan ada halangan apapun "

__ADS_1


" apa kakak Zaline juga mau ikut dengan kami ? " ( Lily menawarkan )


" tidak perlu, aku akan makan malam dengan Altezza permisi " ( berjalan dengan sombong )


" kakak bukankah tuan Altezza suamu kakak ? Kenapa dia mau makan dengan wanita lain ? " ( Lily bertanya dengan polos )


" tidak perlu memikirkan mereka, mari kita pergi sekarang aku sudah sangat lapar "


" baiklah* "


Sementara itu Zaline pergi menghampiri Altezza di ruangannya.


" Hy Altezza " ( membuka pintu dan masuk )


" bisakah lain kali mengetuk pintu sebelum masuk ? Aku sangat terganggu " ( menatap Zaline kesal )


" baik baik maafkan aku, apa kamu sudah selesai dengan pekerjaanmu ?apa kamu lapar ? Aku sangat lapar, bagaimana kalau kita makan malam bersama ? "


" aku masih banyak pekerjaan, jika kamu lapar maka makanlah. Disini bukan dapur yang jika kau mengatakan lapar bisa langsung ada koki memasak untukmu " ( kata Altezza )


" hahaha kamu masih sangat pandai bercanda Altezza, aku ingat dulu kamu ....... "


" berhenti bicara omong kosong. Kamu tidak perlu mengatakan masalalu denganku. Aku sangat muak pergilah dari sini "


" Altezza maafkan aku, aku tahu kalau aku dulu salah. Tapi percayalah padaku aku sangat mencintaimu bahkan sampai sekarang pun aku masih sangat mencintaimu. Aku tau kamu juga pasti masih mencintaiku bukan ? mari kita mulai dari awal lagi. Aku ingin kita hidup bahagia bersama "

__ADS_1


__ADS_2