SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY
Episode 18


__ADS_3

" Aww "


Pak Diki yang membawa segelas wine ditangan yang lainnya pun menyiramkannya ke Cassie berharap Cassie akan diam atas peringatannya tsb.


" tolong lepaskan saya " ( Cassie yang sudah basah dengan wine pun terus memohon agar di lepaskan )


Air wine yang mengalir di leher bahkan hingga dada Cassie pun membuat pak Diki semakin bergairah melihatnya. Cassie semakin takut, dia terus berteriak meminta tolong namun tidak satupun seseorang mendengarkannya.


" jangan pak tolong lepaskan saya, bukankah anda mempunyai seorang istri ? Bagaimana bisa anda melakukan hal seperti ini kepada saya " ( memperlihatkan wajah melas )


" kenapa ? Kamu hanya perlu menikmatinya " ( beliau mulai meraba paha Cassie )


" Bajing*n " ( mengumpat )


Cassie yang merasa mempunyai kesempatan pun akhirnya menendang a*u pak Diki dan berusaha kabur dari sana.


" awww perempuan sialan " ( memegangnya dengan kedua tangan karena kesakitan )


" gw harus segera pergi dari sini "


Cassie pun berlari dalam keadaan basah oleh wine san tidak nyeker karena sepatunya tertinggal di dalam kamar. Cassie berlari sambil menangis dan merasa takut, akhirnya dia lolos dan sudah menjauh dari hotel tsb.

__ADS_1


Cassie menangis setelah pergi dari sana, dia menangis duduk sendirian dengan pakaian yang sedikit acak-acakan, seseorang menelfonnya berkali-kali namun tidak dia angkat.


" maaf nona, apakah nona baik-baik saja saya melihat nona menangis sendirian. Apakah anda baik-baik saja ? " ( seseorang datang menyapa Cassie yang menangis, mendengar hal itu Cassie hanya mendongak dan ternyata Leah yang menyapanya )


" nona Cassie ? Apakah nona baik - baik saja ? " ( Cassie yang mendengar hal itu pun hanya bisa menangis tidak bisa menjawab )


" tidak apa-apa , apa ada yang mengejarmu ? Kamu baik- baik saja ? " ( Leah memeluk Cassie )


Setelah merasa sedikit tenang Cassie akhirnya duduk di bangku bersama dengan Leah.


" minum dulu " ( memberikan sebotol air mineral dari tasnya )


" trimakasih " ( Cassie mengambilnya )


" tidak apa-apa hanya masalah kecil " ( Cassie menuntuk tidak menoleh kearah Leah sama sekali )


" saya harus pulang sekarang, trimakasih minumannya " ( Cassie berdiri untuk segera pergi )


" aku akan mengantarmu "


" tidak perlu saya bisa sendiri "

__ADS_1


" tidak kamu tidak bisa menolaknya karena ini adalah balasan terimakasihku karena kamu pernah menolongku " ( Leah memaksa )


Cassie hanya diam dan pasrah mengikuti Leah naik taksi bersama. Didalam mobil taksi tsb suasananya sangat dingin. Cassie hanya menunduk tanpa berbicara sepatah katapun dan Leah tidak berani menanyakan banyak hal karena takut Cassie tidak enak dengan pertanyaannya.


Sesampainya di depan gedung apartement Cassie,


" terimakasih sudah mengantar saya pulang, saya akan masuk sekarang " ( Cassie menunduk )


" kamu yakin tidak apa-apa ? " ( tanya Leah khawatir )


" saya baik-baik saja sekali lagi terima kasih " ( Cassie berjalan ke apartementnya dengan sangat terburu-buru karena takut seseorang akan melihat keadaannya )


Sesampainya di apartement Cassie langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Dia melepaskan pakaiannya dan bercermin.


" gara - gara lo " ( menunjuk dirinya di cermin )


" kalo lo nggak lahir dengan tubuh kayak gini pasti nggak akan ada orang yang berani melecehkan lo " ( meneteskan air mata )


" kenapa harus gw, dari sekian banyak wanita kenapa harus gw yang kek gini Hu hu hu " ( duduk dengan keadaan shower yang menyala )


Suasana menyedihkan yang dia rasakan, tangisan yang dia keluarkan seperti sungai yang tidak ada hentinya mengalir dengan deras.

__ADS_1


Setelah merasa sedikit lebih tenang, Cassie keluar dari kamar mandi dan melihat baju yang dia pakai barusan. Dimana lagi-lagi seorang bajing*n memberinya baju untuk kesenangan dirinya. Dia jadi teringat dua bulan yang lalu dimana dia di beri naju untuk datang ke pesta dan di pesta itu juga kemalangan terjadi kepadanya.


__ADS_2