
Pelayan keluarga Michele memanggil Cassie mengatakan Cassie harus segera pulang ke rumah.
Cranggg ..... Bruggghhh ( banyak barang pecah )
" Ada apa ini ma ? " ( dengan perasaan bingung )
" ma? Katakan kenapa papa seperti itu ? " ( khawatir )
" Sialannnnn bajing*n "( tuan Michele berteriak keras )
" ma kenapa mama diam saja ma ??? Cassie harus melihatnya " ( berlari ke ruangan ayahnya )
" Papa hentikann, semuanya hancur " ( Cassie berteriak )
" kamuu gara-gara kamu, pergi kamu dari sini " ( Ayah Cassie terlihat marah besar )
" papa kamu tidak sadar hentikan. Sebaiknya bicarakan baik-baik ada apa ini "
Gedubrakkkk ( Ayah Cassie menarik Cassie dan melemparnya )
" semua gara-gara kamu yang tidak mau menemuinya. Bisnis ayah gagal dan kamu, kamu jal*ng yang tidak tau di untung. Kamu berani melawan ayahmu. Kalau bukan karna kamu ayah tidak akan kehilangan semua ini " ( menunjuk-nunjuk Cassie )
" kamu pergi meminta maaf pada keluarga Baldwin sekarang, cepatt "
__ADS_1
Cassie gemetar melihat ayahnya yang tidak bersikap seperti biasanya. Cassie hanya menangis dan mencoba untuk berdiri.
" huh .... Huh ... Huh.. " ( Ayah Cassie memegang dadanya )
" Papa, papa baik-baik saja ? "
( khawatir )
Ayah Cassie yang barusaja kesakitan pun langsung tersungkur di depannya.
" mama, mama kemari mamaa " ( berteriak sambil menampar nampar wajah ayahnya agar bangun )
Mereka langsung membawa tuan Michele ke rumah sakit segera saat itu. Namun takdir berkata lain ayahnya meninggal karena serangan jantung yang tiba-tiba.
" ma katakan sebenarnya papa kenapa ? "
( ibunya hanya terdiam )
" apa karena aku yang tidak mau menemui seseorang itu ? Hanya karena itu ? Siapa dia sebenarnya ? "
" sebenarnya dia adalah rekan bisnis ayahmu, WIN State yakni nama perusahaan Baldwin. Dia mengakuisi semua aset milik ayahmu termasuk semua saham milik perusahaan Michele yang ada di kota ini. Ayahmu di tipu olehnya dia menggunakan cara licik untuk membuat ayahmu memberikan kepercayaan padanya, kau ingat bukan ayahmu pernah memintamu untuk menemui cucu keluarga Baldwin dia mengira jika dia menikahkanmu dengan keluarga itu ayahmu akan mendapat keuntungan bisnis yang besar. Namun nyatanya mereka hanya mempermainkannya "
" memangnya kenapa kalau mereka dari keluarga kaya yang mempunyai banyak perusahaan ? bukankah kita juga termasuk kaya ma .Kita bisa menuntutnya " ( memegang tangan ibunya )
__ADS_1
" menurutmu kenapa ? Mereka merupakan salah satu perusahaan teratas. Mereka bahkan bisa menghilangkan kita jika kita mau. Yang kita punya saat ini hanyalah rumah kita yang ada di pusat seni karena itu satu-satunya sanggar yang aku dirikan sendiri " ( ibu Cassie menangis )
" ma, aku bersumpahh. Aku Cassline Yohila Michele tidak terima dengan perlakuan ini " ( bersumpah di hadapan makam ayahnya )
" maksud kamu ? "
" aku akan segera kembali mama pergilah ke sanggar seni, Cassie akan menyusul nanti "
" Cassie jangan melakukan hal bodoh, biarlah ayahmu tenang sekarang "
" ayah tidak akan tenang jika aku tidak melakukan apa-apa, aku pergi sekarang "
Cassie pergi dari pemakaman dan langsung pergi ke kediaman Baldwin, dia di sambut oleh pembantu di sana seolah kedatangannya memang sudah di nantikan.
" oh bukankah ini nona dari keluarga Michele, ternyata tidak butuh waktu lama menunggu anda kemari " ( seseorang turun dari tangga yang mewah di rumahnya )
" senang bisa melihatmu secara langsung, ternyata memang benar yang di katakan tuan Michele. Anaknya saangat cantik dan wow kamu mempunyai badan yang indah "
" hentikan ocehanmu, aku kesini bukan untuk menjadi pajangan yang bisa kamu pandang "
" Oh benarkah aku akan merasa senang jika nona Michele mau menjadi pajangan yang aku liat setiap pagi hahaha "
" cuihhh " ( Cassie meludah )
__ADS_1
" oh kamu sangat tidak sopan nona. Perkenalkan saya Erick Aviar Baldwin cucu keluarga Baldwin dan juga calon suami kamu "