SEXY SECRETARY

SEXY SECRETARY
Episode 54


__ADS_3

Di meja makan, mereka semua makan dengan sangat lahap, mereka juga banyak becanda sampai akhirnya Altezza menyusul makan dan semuanya terdiam.


" ada apa ? Kenapa kalian berhenti tertawa ? " ( menarik tempat duduk )


" ah kakak mana ada, kita hanya sedang mencoba makan dengan tenang " ( Rey mencari alasan )


" *cih "


" oh iya kak, bagaimana dengan lounching besok. Aku akan mencari orang untuk wawancara besok " ( lanjut Rey )


" tidak bisa !!!!! " ( Cassie berteriak )


" tapi kakak ipar bagaimana dengan keadaanmu ? " ( Rey khawatir )


" memangnya kenapa denganku? Aku hanya perlu berdiri dan menjawab pertanyaan ara media dan perwakilan tiap perusahaan. Aku sudah mempersiapkannya sejak lama, yang sakit tanganku bukan kakiku. Dan lagi aku tidak ingin orang² mengira aku bisa sampai sekarang karena suamiku bukan karena usahaku* " ( Jelas Cassie )


" kak ? " ( menoleh kearah Altezza )


" terserah dia saja " ( jawabnya cuek )


" trimakasih, baiklah mari kita lupakan yang terjadi hari ini dan bersiap untuk besok. Mari kita makannnn " ( Cassie berseru )


" oh ya Rey bagaimana dengan Lily? Apa kamu mengantarnya dengan selamat ? " ( tanya Cassie )


" yah tentu saja dia aman jika selalu bersamaku " ( jawab Rey sombong )


" hah ? Maksudnya ? "


" tidak ada kakak ipar hahaha "

__ADS_1


" ehem ehemmm " ( Jimmy mendehem )


" apa kamu menyukai gadis itu, siapa namanya tadi ? " ( lanjut Jimmy )


" heyy kak ayolah mana ada, dia hanya penggemarku saja, yahh kakak tahu sendiri aku ini idol yang bersinarrrr sepanjang masa " ( jawab Rey )


" kalau begitu bagaimana kalau kenalkan saja dia padaku, kurasa kita akan cocok " ( Jimmy merekomendasikan dirinya )


" tidak bisa!!!!! " ( jawab Rey tegas )


" ada apa ? Aku ini dokter yang sangat kompeten dan juga sukses. Dia akan selalu sehat jika bersamaku " ( menyombongkan diri )


" tidak tidak tidak, aku tidak akan membiarkan penggemar manisku bersama dengan om om mesum " ( kata Rey )


" kamu sangat kurangajar denganku, aku ini lebih tua darimu kamu harus sopan denganku ok "( Jimmy memarahi Rey )


" kali ini aku berpihak di adikku " ( jawabnya dingin )


" hey hey heyy ayolahh, aku bahkan langsung datang kesini saat kau memintaku meski hujan sangat deras di luar dan aku kedinginan " ( kasih sekali Jimmy wkwkwk )


" kamu bisa pergi dan mundur menjadi direktur jika kamu mau " ( sambil minum segelas air)


" tidak tidak aku hanya becanda okayyy " ( Jimmy takut )


" hahahahah kalian seperti anak anjing yang menggemaskan ketika becanda " ( Cassie tertawa )


Alltezza melirik dan sedikit tersenyum ketika mendengar Cassie menyebutkan kata menggemaskan.


Selesai makan Jimmy langsung pulang dan Rey pergi ke agensinya karena ada beberapa urusan mendesak. Sementara Alltezza dan Cassie pergi ke kamar mereka berdua untuk beristirahat.

__ADS_1


" apa kau masih belum selesai ? " ( Cassie datang dengan membawa secangkir teh di tangan kirinya )


" aku akan selesai sebentar lagi, aku sudah bilang kamu harus beristirahat untuk wawancara besok kenapa kamu masih belum tidur ? " ( tanya Alltezza marah )


" aku hanya tidak bisa tidur, minumlah dulu tehnya supaya tubuhmu hangat "


" hmmm sepertinya aku tidak membutuhkan teh untuk menghangatkan tubuhku " ( Alltezza menyeringai )


" apa ? Apa kamu perlu jaket aku akan mengambilan untukmu " ( berbalik badan )


" tidak " ( memegang tangan Cassie )


" lalu apa ? Apakah selimut ? " ( Cassie bingung )


" heyy ayolah apakah nyonya Alltezza tidak mengetahui kemauan suaminya ? " ( Alltezza mengode )


" apa ? " ( Masih bingung )


Alltezza akhirnya menarik Cassie yang sangat bodoh itu ke pangkuannya dan menciumnya


" mmhhhh " ( suara Cassie )


" apa yang kamu lakukan " ( setelah ciumannya lepas )


" sebenarnya aku ingin melakukannya sekarang, tapi karena keadaanmu tidak baik dan juga besok akan ada wawancara aku harus membiarkanmu beristirahat dengan tenang " ( Alltezza puas )


" kamuu " ( Cassie berlari dan segera menuju tempat tidur untum istirahat )


Sebenarnya Alltezza sengaja melakukannya agar Cassie takut padanya dan langsung beristirahat namun Cassie tidak berpikiran demikian. Meski mereka hanya terikat karena kerjasama namun mereka masih menjalankan kewajiban mereka sebagai sepasang suami istri pada umumnya, hanya saja cinta belum tumbuh dan terucap pada diri mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2