SILAKAN PERGI SUAMIKU

SILAKAN PERGI SUAMIKU
MODEL


__ADS_3

Bab 28


Charlotte telah sampai di set tempat pengambilan syuting iklan Christy. Ketika pergi cerah, begitu sampai di lokasi syuting malah hujan.


Hari ini Charltotte datang dengan masih memakai seragam hotel nya, blazer dan rok sepan di atas lutut. Ketika sampai, manajer Christy mengatakan jika Chirsty masih melakukan Syuting dan di minta menunggu.


Satu jam, dua jam berlalu, Christy masih belum menemui nya. Hari ini Charlotte datang mewakili Willy untuk menandatangani kontrak pekerjaan yang di tawarkan oleh Willy.


Charltotte menunggu sampai tertidur di ruang tunggu, dia terbangun karena terdengar suara petir yang sangat menggelegar. Dia langsung saja berdiri, lalu keluar dari ruang tunggu itu.


"Ke mana semua orang pergi," pikir nya.


"Tuan, apakah syuting nya sudah selesai?" tanya Charlotte.


"Sudah," jawab petugas kebersihan itu.


Charlotte mencoba menghubungi ponsel manajer Christy tetapi tidak terjawab. Bahkan ketika sambil melajukan mobil pun dia masih terus menghubungi nya. Tetap saja nihil.


Charlotte pun kembali ke hotel dengan rupa yang sedikit berantakan, dia langsung saja pergi menemui Willy dan ingin menjelaskan apa yang terjadi.


Baru saja masuk ke kamar Suite, Willy langsung berkata, "Kau tidak pergi menemui Christy?"


Charlotte sedikit bingung dengan perkataan Willy, dia belum mengatakan apa-apa tapi mengapa dia bertanya seperti itu.


Charlotte pun berkata, "Siapa yang mengatakan nya?"


"Tidak penting siapa yang mengatakan, kau tidak berhasil mendapatkan Christy sebagai model kami!" imbuh willy.


"Jadi bagaimana cara kau akan bertanggung jawab atas kerugian ini?" tanya Willy.


Charlotte tetap mempertahankan sikap profesional nya, dia berkata, "Tuan Grifin, aku juga tidak memahami apa yang sebenarnya terjadi. Aku datang ke sana, tapi Christy tidak


Pernah datang menemui ku. Berjam-jam aku menunggu di ruang tunggu, entah siapa orang yang telah berbohong kepada mu. Hanya saja itu bukan aku," ujar tegas Charlotte.


Pada saat ini Nyonya Grifin datang, lalu berkata, "Jika begitu kau saja yang menjadi model kami."

__ADS_1


"Nek, apa aku tidak salah dengar?" tanya willy.


"Kau tidak salah dengar, aku benar-benar serius dengan perkataanku," ujar Nyonya Grifin lagi.


"Tapi Nek, dia tidak pernah berjalan di panggung peragaan busana!" kata Willy.


"Jika begitu ajari dia," ujar Nyonya Grifin.


"Apa bersedia Nona Brown?" tanya Nyonya Grifin.


"Tentu saja aku bersedia, demi membayar kelalain ku ini," jawab Charlotte.


Willy bertelak pinggang sambil menaikan satu alis nya, karena dia merasa tugas melatih Charlotte dalam waktu singkat ini akan sia-sia. Sementara itu di tempat lain ada yang sedang merasa senang, "kerja bagus," ujar Katie kepada Manajer Christy.


"Untuk mu, yang sudah sangat baik kepada ku, mana mungkin aku menolak permintaanmu," ujar manajer Christy itu.


Katie pun berkata lagi, "Karena kau juga sudah baik kepada ku, maka aku akan mengirimkan tas keluaran terbaru lagi pada mu," janji Katie.


"Wah kau ini sungguh malaikat. Dan, tenang saja aku akan memastikan jika Christy mengetahui bahwa karena wanita yang bernama Charlotte itu yang menggagalkan kontrak kerja ini karena ketidak munculannya," ujar Manajer Christy.


Hanya saja akhir-akhir ini dia merasa kesulitan mengontrol Sean yang acap kali sudah bertindak semau nya semenjak menikah dengan Charlotte. Karena itu katie tidak peduli barapa banyak dia harus mengeluarkan uang, agar manipulasi nya berhasil menghancurkan dan menyakiti Cahrlotte. Katie ingin agar apa pun yang di miliki Charlotte hancur tak bersisa.


Jika Katie Fokus untuk menghancurkan Charlotte, maka wanita yang akan dihancurkan fokus untuk menjadi kuat. Membangun kembali apa yang sudah dihancurkan. Termasuk berusaha menjadi model.


Menjadi seorang model adalah salah satu pekerjaan dalam bidang fashion. Menjadi model kerap diidentikan dengan sosok yang cantik atau tampan, Meski demikian menjadi seorang model banyak kriteria yang harus diperhatikan.


Karena itu willy merasa pusing tujuh keliling ketika Nenek nya itu meminta dia melatih Charlotte menjadi model di atas panggung peragaan busana.


Model fashion dapat didefinisikan sebagai orang yang dituntut untuk memperkenalkan suatu rancangan busana, aksesoris fashion, tas dan lain sebagainya. Dengan tujuan untuk iklan atau promosi kepada calon konsumen.


Dalam sebuah acara fashion show, Model adalah orang yang berperan penting untuk memberikan keindahan pada sebuah baju yang sedang di tampilkan.


Pada latihan hari ini, Willy membawa sebuah kayu, lalu menempelkan itu di punggunh Charltte dan meminta nya untuk meletakan dua tangannya ke kayu panjang yang ada di punggung belakangnya itu.


"Sekarang coba berjalan!" perintah Willy.

__ADS_1


Charlotte berjalan tapi terjatuh, berjalan dengan tangan membelakangi memegangi kayu dan memakai sepatu hak tinggi sangat sulit. Untung saja tubuh Charlotte sudah mewakili tubuh model kebanyakan. Juga kontur wajah nya sudah cantik tak kalah dengan model berkelas internasional, jadi untuk yang ini tidak perlu sudah payah merombak nya.


Melihat Charlotte sudah bersusah payah berlatih maka, Willy pun memberikan sedikit waktu untuk nya beristirahat, "Ini minumlah," ujar Willy seraya memberika minuman kaleng kepada anak didik nya itu.


"Apa menjadi model benar-benar harus tersiksa seperti ini?" tanya Charlotte seraya menyesap minuman kaleng nya.


"Menjadi model itu berat, kau mungkin tidak akan kuat," jawab Willy seraya menyesap bir kalengan nya.


"Ceritakan pada ku mengapa begitu?" tanya dan pinta Charlotte.


"Dalam satu hari seorang model bisa menjalani tujuh peragaan busana. Dalam satu minggu bisa bekerja lebih dari satu hari. Seringkali pekerjaan dimulai jam 10 pagi dan berakhir pada jam 12 malam," jawab Willy.


"Wuah, memang benar-benar berat," gumam pelan Charlotte seraya menyesap minuman kaleng nya lagi.


"Terkenal, berpenampilan glamor, dengan wajah cantik dan busana mewah. Hidup sebagai model merupakan impian banyak wanita. Kebanyakan orang menilai jika hidup seorang supermodel sangat mewah. Banyak orang juga menilai bahwa mereka berasal dari keluarga yang kaya raya. Padahal faktanya tidak seperti itu," jelas Willy lagi.


"Apa ada sebuah rahasia di balik fakta-fakta itu?" tanya Charlotte lagi.


"Banyak," jawab Willy.


"Apa saja," tanya Charlotte.


"Hanya ada segelintir orang yang mampu mencapai titik tertinggi dan memperoleh kekayaan. Namun, sisanya tak dapat mewujudkan hal itu," jawab Willy.


"Bahkan diantara nya ada yang dengan sengaja menkonsumsi obat-obatan terlarang demi menjaga tubuh agar tetap kurus," jelas Willy lagi.


"Benarkah?" ujar charlotte sedikit penasaran.


"Kenapa? Apa penasaran, berniat menjadi model sungguhan?" tanya Willy.


"Tidak, aku tidak berminat menyiksa diri," jawab Charlotte dengan sedikit memijat kaki nya yang terasa pegal karena seharian ini memakai sepatu hak tinggi.


Willy melihat nya, lalu menarik kaki Charlotte dan memberi pijatan di tapak kaki Charlotte, "Apa sudah merasa lebih baik?" tanya Willy


"Wuah, ternyata jari-jari tangan mu selain pandai melukis design kau juga pandai memijit," puji Charlotte seraya melempar senyum kepada Willy.

__ADS_1


__ADS_2