SILAKAN PERGI SUAMIKU

SILAKAN PERGI SUAMIKU
DANSA PERTAMA


__ADS_3

“Biarkan aku membunuh anak ini gila ini,” teriak marah Tuan Crownly.


“Aku yang melahirkannya, apa hak mu ingin membunuhnya!” teriak Nyonya Crownly tidak kalah kesalnya.


“Ada apa ini sebenarnya, mengapa kalian datang membawa kemarahan kepadaku?” tanya Katie yang masih belum mengetahui apa-apa.


“Dasar anak iblis!” jawab Tuan Crownly seraya melemparkan sebuah koran kepada Katie.


Dia pun mengambilnya dan membaca berita utama hari ini, Karena pengaruh Sean maka berita tentang skandal keluarga Crownly ada di semua berita utama media cetak ataupun media online.


Dengan tangan yang sedikit gemetar, dia bergumam, “Apa ini, mengapa seperti ini!”


“Seharusnya tidak seperti ini,” ujar Katie lagi.


“Ini tidak seperti yang kalian sangka, mereka sedang menfitnahku, aku sedang di fitnah,” ujar Katie lagi.

__ADS_1


“Mulai hari ini, kau dan aku tidak terkati lagi satu sama lain, aku tidak memiliki anak gila sepertimu!” hardik Tuan Crownly seraya pergi meninggalkan kamar Katie.


Katie bangkit berdiri lalu mengejar langkah Tuan Crownly, perkataan Papa nya tadi itu berbarti dia baru saja dikeluarkan dari dalam kartu keluarga, “Kau tidak bisa melakukan ini kepadaku!” teriak histeris Katie.


Nyonya Crownly turun mengejar langkah Katie yang telah menyusul langkah Tuan Crownly. Katie menarik lengan papa-nya itu, seraya berkata lagi, “Kau tidak bisa mengabaikan aku!”


Tuan Crownly menepis tangan Katie, “Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu!” hardik marahnya.


Dihempaskan sampai terjatuh, maka kemarahan di hati Katie semakin kesumat saja, lalu dengan impulsive dia langsung mengambil vas kristal besar yang ada di dekatnya dan ‘Bang!’ dia langsung mendaratkan vas itu ke kepala Tuan Crownly.


Nyonya Crownly berteriak histeris, “Katie apa kau sudah kehilangan akal?”


“A-aku … tidak sengaja,” ujarnya dengan sedikit gemetaran.


Salah satu pelayan berkata, “Panggil polisi cepat … panggil polisi.”

__ADS_1


Mendengar itu maka akal Katie semakin tidak jernih. Dia pun berteriak lebih histeris dan egera keluar dari dalam rumah, berlari kencang dan semakin berlari kencang menuju ke jalan raya, ‘Ciiit’ terdengar suara mobil berdecit dengan kencang karena mengerem dengan mendadak. Tubuh Katie terpelanting jauh sampai beberapa meter.


Darah seketika mengalir dan merembes ke aspal, Katie baru saja ditabrak oleh mobil yang sedang melaju kencang. Dalam satu hari keluarga Crownly benar-benar menjadi kacau. Sementara itu di Aula, Ball Room Quaint hotel, Diana dan Frezy sedang melakukan dansa pertama mereka sebagai pasangan suami dan istri.


Pada saat ini Enzo membisikan sesuatu ke telinga Sean, “Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.”


Sean pun tersenyum mendengar laporan dari asisten terhandalnya itu, lalu dia berkata, “Jika begitu kau bisa mengambil cuti beberapa hari, sebagai hadiah.”


“Termasuk penginapan dan uang saku?” tanya Enzo.


“Sesukamu saja, tagihan semua atas namaku,” imbuh Sean seraya berdiri menghampiri Charlotte dan berkata, “Apa mau berdansa denganku?”


Charlotte sedikit malu seraya menjawab, “Aku tidak berdansa.”


“Percaya padaku dan ikuti saja langkahku,” bisik Sean seraya menundukan kepalanya, mencium kening Charlotte.

__ADS_1


__ADS_2