
BAB 46
"Tuan Smith, silakan duduk," ujar Tuan Albert dengan sopan.
"Katakan di mana dia?" tanya Sean lagi.
"Mohon maaf, jika ingin bicara perceraian, maka hanya bisa melalui aku saja," jawab Tuan Albert.
"Bukan itu yang ingin aku bicarakan!" Jawab Sean.
"Jika begitu, aku tidak bisa membantu mu?" Jawab Tuan Albert lagi.
Wajah Sean mulai memerah, menahan marah, lalu dia berkata, "Aku tidak pernah menyetujui dia menggugat cerai!"
"Istri mu adalah wanita dewasa, tidak perlu meminta izin orang lain ketika ingin mengambil keputusan," jelas Tuan Albert.
"Dia adalah istri ku, itu artinya aku berhak ikut campur dalam kehidupan nya," imbuh Sean.
"Kehidupan yang mana?" tanya Tuan Albert dengan sedikit sarkas.
"Kehidupan neraka rumah tangga?" ujar tuan Albert lagi.
"Tuan Smith, istri mu sudah bertekad berpisah dari mu, jadi aku mohon kerjasama nya. Jangan buang waktu mu dan juga waktu ku. Tanda tangani saja surat cerai nya."
Sean berdiri dengan hati bergemuruh marah seraya berkata, "Bahkan jika aku mati, maka jadi hantu sekali pun aku tidak akan melepaskan nya.
Sean meninggalkan firma hukum Tuan Albert. Dalam hati dia merutuki diri nya sendiri karena mencurigai Charlotte ada di dalam persengkokolan keluarga Crwonly.
__ADS_1
"Saat nya memainkan kartu As," gumam pelan sean sambil melajukan mobil nya.
kartu As memiliki kiasan sebagai senjata ampuh untuk menjatuhkan atau mematahkan lawan. Dia pun memberi pesan kepada Enzo."Saat nya memainkan skenario nya," isi pesan Sean kepada kawan baik nya itu.
"Ok," jawab Enzo.
Crownly adalah jasa keuangan yang telah berdiri selama setengah abad. melayani lebih dari belasan juta orang dan institusi di lebih dari tiga negara. Karena itu tidak mudah bagi Sean untuk menjatuhkan Crownly begitu saja. Dia Harus memiliki strategi yang pas terlebih dulu untuk bisa menaklukan Crownly.
Hasil penyelidikan dari Enzo mendapatkan jika Tuan Brown sengaja dibuat bangkrut oleh jasa keuangan Crownly. Pada waktu itu, Tuan Brown mendapatkan tawaran berbisnis dengan Grup Smith. Tapi, dia di minta menambah modal demi meningkatkan level servis perusaahnnya. Ketika Tuan Brown sudah meminjam uang, tiba-tiba salah satu dari orang Grup Smith menemuinya dan mengatakan jika rencana Kerjasama batal. Terjerat hutang jutaan dollar membuat Tuan Brown mengambil jalan pintas untuk segera mengakhiri hidup nya.
Sebelumnnya orang itu berkata, “Naikan standar kalian barulah kami akan mempertimbangkan.”
Karena itulah tuan Brown langsung saja meminjam uang dalam jumlah banyak dari Crwonly dan bank lainnya. Semenjak mengetahui ini Sean sudah sedikit lebih dingin kepada Katie, juga jadi lebih banyak menghindar.
Ditambah sekarang mengetahui jika selama ini dia jadi menghianati Charlotte karena kebohongan yang dia buat oleh Katie. “Setali tiga uang,” gumam Sean yang mengkiaskan jika anak dan ayah sama saja.
Sean merasa ulang tahun pernikahan, perak tuan dan Nyonya Brown adalah waktu yang tepat untuk menghancurkan Crownly. Sean memanggil Adam dan berkata, jika dia akan datang ke undangan acara itu.
“Apakah dia akan mengumumkan kami akan bertunangan?” tanya Katie lagi di dalam pesan kepada sekretaris Papa nya itu.
“Iya,” jawab Sekretaris Tuan Crownly.
Begitu membaca pesan itu, dia segera saja memeluk Nyonya Crownly seraya berkata, “Ibu Sean bersedia menikah dengan aku, kami akan bertunangan.” ujar katie.
Nyonya Crownly pun ikut merasa senang ketika mendengar kabar itu. Jika begitu pesta peringatan hari pernikahan Mama dan Papa sekaligus juga pesta pertunangan mu dengan Sean. Katie pun mengangguk seraya berkata, “Iya Ma, kita atur begitu saja.”
Keluarga Crownly pun segera bersibuk menggelar perhelatan terbesar mereka itu, akhirnya Katie akan menjadi Nyonya Smith, ini adalah hal yang paling mereka tunggu-tunggu. Sementara itu, Charlotte tengah menikmati hari-hari nya di tempat baru, Mereka semua sangat ramah.
__ADS_1
Tempat tinggal baru mereka sedikit jauh dari perkotaan, sehingga udaranya terasa sangat sejuk. Tak jauh dari rumah yang Charlotte tempati ada sebuah pantai pasir putih yang indah. Di sana ada sebuah restoran milik kerabat Alfred.
Charlotte memohon kepada Alfred agar diizinkan bekerja di sana, tapi kepala pelayan setianya itu tentu menolak permintaan Nona muda nya itu, “Tidak bisa, kau sedang hamil,” jawab Alfred.
“Oh ayolah, jangan begitu pelit. Aku juga harus bekerja agar aku bisa membayar mu,” ujar Charlotte lagi.
Alfred pun tertawa lalu berkata, “Tidak perlu menggajiku.”
“Setidaknya berikan aku harga diri sedikit, aku tidak terbiasa meminta-minta,” ujar Charlotte dengan nada sedikit sendu.
Alfred menghela napas lalu berkata, “Baiklah tapi hanya pekerjaan ringan saja.”
“Iya, iya tentu saja,” jawab Charlotte.
Keesokan hari nya Alfred membawa Charlotte ke restoran yang ada di resot, di pantai berpasir putih itu, “Hook, ini adalah kasir baru di sini,” ujar Alfred kepada kerabatnya itu.
“Wah, restoranku pasti bertambah ramai jika kasirnya secantik kau” puji Hook kepada Charlotte.
Hari-hari Charlotte dan janinnya di lalui di restoran indah dengan orang-orang yang ramah, dan benar saja pengunjung semakin bertambah. Mereka sengaja makan di sana hanya untuk menyapa Charlottte.
Bahkan ada yang di mulai dari makan pagi, siang dan malam, rajin makan di restoran itu. Jika ada yang ingin kurang sopan dengan Charlotte maka Hook dan Alfred akan menjadi pelindung Charlotte. Sementara itu Katie juga semakin sibuk menikmati persiapan pertunangan dia dengan Sean nanti.
Sean meminta Adam agar mengurus semua nya, jadi Katie selalu berkomunikasi dengan Adam tidak dengan dia. Pada akhirnya tibalah hari perayaan pernikahan perak Tuan dan Nyonya Crownly, dan juga pertunangan Sean dan Katie.
Katie berdandan sangat cantik dan juga bertaburkan berlian indah berkilau. Ibu dan anak sangat merasa senang akhirnya hari ini juga datang kepada mereka. Di apartemen Sean, dia juga memakai setelan terbaik nya hari ini.
Dengan wajah arogan dia pun pergi menuju ke gedung acara, Enzo sudah menunggu di sana. Para tamu pun sudah banyak yang hadir di sana. Tinggal menuggu bintang utama untuk keluar dan menyapa mereka.
__ADS_1
Katie tidak bisa tenang karena melihat Sean belum tiba di gedung acara, semenatara acara sebentar lagi akan di mulai. Pada saat ini Enzo menghampiri Katie dan berkata, “Sean bilang, jika dia akan sedikit terlambat, kau masuk saja lebih dulu.”
Katie sedikit meragu, tapi karena ini adalah pesta kedua orang tua nya juga akhirnya dia memutuskan untuk masuk bersama kedua orang tuanya.