
"kamu masih judes aja An, gak berubah"
" emangnya kenapa ada masalah? " kata Ana sambil mengunyah makan siangnya
" enggak sih, aku ketemu sama kamu aja udah seneng banget"
"kamu gak makan? "
" enggak, liat kamu makan aja aku udah kenyang"
" hadehhh johan johan, enegg tau gak dengar gombalan mu yang gak bermutu itu"
" udah ah balik aja jam istirahat kita udah selesai, gantian sama yang lain" kata Ana
" aku masih pengen ngobrol An"
" kerja johan kerja" ucap Ana dengan nada tinggi sambil melangkah pergi.
" iya iya ratu judes, ratu bawel"
Ana memeloti johan dengan muka garangnya. sedangkan johan hanya ketawa gak jelas.
"mel giliran kamu makan, aku udah selesai" kata Ana menghampiri amel yang jaga di depan.
"siapp kapten" ucap Amel sambil memamerkan gigi kelincinya.
Waktu berlalu, jarum jam menunjukkan angka 11 malam itu berati cafe sudah close.
Para karyawan pun sibuk dengan closingannya masing-masing. Ada yang menghitung uang ada yang membersihkan meja bekas customer ada juga yang nyanyi-nyanyi gak jelas di kitchen entah apa yang mereka lakukan dan lain-lain.
"akhirnya hari pertama full time selesai juga" kata amel sambil meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku karena terlalu lama berdiri di depan.
"An.. " panggil johan menghampiri Ana yang sedang menaruh efron di loker bersama teman-temannya yang lain.
"Apa? "
" bisa ngobrol sebentar? "
"sorry, aku udah ngantuk banget besok aja ya"
" emmmm okelah, aku pulang dulu kalau gitu"
" ya" jawab Ana singkat padat end jelas
Johan berlalu pergi meninggalkan mereka bertiga Ana, sinta, Amel karena yang lain juga udah pada pulang.
"ehh An aku liat-liat kamu udah akrab banget sama johan? " tanya Sinta sambil mereka berjalan menuju mes.
" emm iya kebetulan dia dulu temen SMA aku"
" ohhh pantesan"
Mereka lalu memasuki ruangan yang sudah dianggap rumah itu.
__ADS_1
"aku bersih-bersih dulu ya" kata Ana
"aku mau langsung tidur aja" ucap amel
"heh kamu jorok mel, masak langsung tidur gak bersih-bersih dulu" omel Sinta
" biarin mataku udah gak kuat melek" kata Amel menidurkan dirinya di kasur.
"dasarrr" gerutu sinta
drrtt.. drttt.. drttt..
Setelah bersih-bersih Ana mengecek hpnya yang menandakan ada pesan masuk.
"nomor baru" ucap Ana dalam hati
0813xxxxxxxx : selamat tidur Ana 😇
Ana mengecek profil pengirim pesan itu.
"Johan, kok dia tau nomor aku" ucap Ana dalam hati
Ana : iya selamat tidur juga johan ☺
Lalu Ana tertidur karena rasa mengantuk yang teramat.
\=>\=>\=>\=>\=>\=>\=>
Namaku johan adi putra, pesonaku lumayan lah buat wanita klepek-klepek.Aku anak tunggal. Tapi semenjak SMA aku sudah menjadi yatim, ibuku meninggal karena serangan jantung. ayahku menikah lagi, dan itu membuatku tidak betah berada dirumah. semenjak itu aku menjadi anak yang nakal, dan aku memutuskan untuk keluar rumah setelah lulus SMA. Ya di kota ini aku bekerja paruh waktu dan melanjutkan kuliah meskipun aku nakal tapi aku masih punya pikiran untuk masa depanku, disini aku tinggal bersama nenek, orang tuanya ibuku.
Ayahku, entahlah, mungkin dia sudah bahagia dengan keluarga barunya dan bisa jadi mungkin sudah melupakan aku, anak kandungnya.
Semenjak ibuku meninggal aku jadi merasa terpuruk. Karena dialah satu-satunya orang yang mengerti aku.
Sampai suatu hari aku bertemu seorang gadis, dia galak, judes, tomboy, aku rasa dia itu sombong. Dia dan sahabatnya sangat lengket.Aku mendekati sahabatnya sampai kita pacaran cukup lama. Pernah aku berpikir jahat untuk membuat persahabatan mereka hancur, dengan cara aku membuat gadis itu jatuh cinta denganku dan pastinya mereka akan berantem karena merebutkan aku. hahaha tapi itu hanya rencana , karena sebelum dia jatuh cinta denganku, malah aku duluan yang jatuh cinta dengannya hissshhh apakah ini pembodohan. Selama pacaran aku tidak pernah serius, tapi dia si gadis judes bisa membuat aku jatuh cinta.
Sekarang aku bertemu lagi dengannya, setelah hampir 2 tahun berpisah. Dia masih tetap sama galak dan judes tapi cantik.
*POV END*
" aku jadi gak bisa tidur gini gara-gara dapat balasan pesan dari Ana, apa ini yang namanya bucin" kata Johan sembari berbaring di kasur menatap langit-langit kamarnya.
"hmmm gak sabar buat besok ketemu lagi sama ratu judes itu" ucap Johan dan tanpa sadar dia tertidur.
\=>\=>\=>
Hari ini adalah grand opening, jadi pasti banyak customer yang datang karena banyak promo.
Suara adzan berkumandang , Ana terbangun dari tidur lelapnya. Dia melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslimah, karena matanya yang masih sangat mengantuk akhirnya Ana ketiduran di atas sajadah.
"An bangun an udah jam sembilan loh" kata sinta membangunkan Ana
"hmmmm jam berapa ini mbak? " tanya Ana sambil mengucek-ucek matanya yang masih setengah merem.
__ADS_1
"udah jam sembilan An"
"Astagfirullah aku ketiduran disini" ucap Ana baru sadar kalau dia ketiduran sehabis sholat subuh.
Mereka bersiap-siap lalu bergegas ke cafe karena hari ini banyak yang harus di persiapkan.
"pagi ratu judes" sapa Johan yang baru datang
"masih pagi gak usah bikin gara-gara" ucap Ana kesal
"hahaha kamu cantik kalo lagi marah" rayu Johan
"johann pergi gak" kata Ana sembari mengangkat sapu yang akan di pukul kan ke Johan.
" ampunnn " Johan tertawa sambil berlari ke belakang.
" An disuruh kumpul sama pak roby" kata Amel menghampiri Ana
"oke"
"Baik karena semuanya sudah berkumpul, jadi kita akan briefing dulu sebentar, eee hari ini kita grand opening jadi bekerjalah kalian semaksimal mungkin karena kita lagi banyak promo jadi kemungkinan besar akan banyak customer yang datang. apa kalian siap? " tanya pak roby
"siap pak" jawab para karyawan serempak
" sebelum kita bekerja marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing , berdoa di persilahkan"
"berdoa selesai, kalian silahkan kembali ke tempat masing-masing" kata pak roby
" baik Pak" jawab para karyawan.
"An kita jaga di depan lagi? " tanya Amel
"emmm kamu di belakang, biar aku sama intan (waiters) yang di depan" ucap Ana
"oke siap"
Cafe sudah buka, sudah mulai banyak customer yang datang bahkan dari tadi sebelum buka mereka sudah di parkiran.
"mel, Ana kok di depan terus sih dari kemarin? " tanya Johan
" ya terserah dia dong, dia kan kapten" jawab Amel sembari mengambil minuman untuk di antarkan ke customer.
" hehhh gak guna nanya sama kamu"
" bodo' " kata Amel lalu pergi mengantarkan minuman.
Karena orderan terlalu banyak, jadi Ana ikut membantu kebelakang mengantarkan pesanan customer.
"An... " ucap Johan
"hmmm... " jawab Ana menata minuman di nampan.
bersambung
__ADS_1