
"belum, aku tadi liat kamu keatas tapi gak turun-turun aku nanya sama Amel katanya kamu mau disini dulu, yaudah aku ikut kesini" Jelas Johan panjang lebar.
"Kamu tadi nyebut nama Andre, siapa itu, pacar kamu? " tanya Johan yang merasa penasaran.
"Enggak, bukan siapa-siapa" jawab Ana memalingkan muka.
"Udah malam johan sebaiknya kamu pulang, aku juga mau balik ke mes" ucap Ana berbalik dan melangkah menuju tangga.
Johan pulang dengan diselimuti rasa penasaran tentang siapa itu Andre yang sebenarnya, tidak mungkin Andre itu bukan orang yang penting, sedangkan Ana sampai salah menyebut namanya.
Gadis itu mencoba memejamkan matanya, namun terasa sulit untuk tertidur.
drttt.. drttt.. drttt..
Johan : selamat tidur Ana semoga mimpi indah πΌπ€
Ana tidak membalas pesan dari johan, dia tidak mau ada salah paham, antara dia dan sahabatnya.
*****
Andre Wijaya, seorang mahasiswa jurusan perawat berumur sekitar 20 tahunan yang kini tengah magang di salah satu rumah sakit terkenal di kota X.
Dia anak sulung dari dua bersaudara, orangtua nya yang hanya petani cuma bisa menyekolahkan dia sebagai perawat, karena sebenarnya cita-cita dia menjadi dokter.
Dia tinggal di kota sendirian, dan ngekos di dekat kampusnya.
**
Pagi telah datang sinar mentari yang menembus melalui celah-celah jendela kamar membangunkan seorang lelaki yang berwajah tampan, berbadan atletis sehingga banyak gadis-gadis yang ingin mendekatinya.
" Udah jam 7 bisa-bisa aku telat" Ucap Andre sambil melihat jam di atas nakas lalu beranjak dari ranjangnya menuju ke kamar mandi.
Tak lama ia pun bersiap dan berangkat ke tempat magang mengendarai motor vixion pemberian orang tuanya ketika dia ulang tahun.
"hay ndre tumben baru datang biasanya kamu selalu datang awal" Sapa seorang gadis yang bernama hasna juga mahasiswa magang seangkatan dengan Andre.
"iya tadi bangun kesiangan" jawab Andre sambil menaruh helmnya di atas spion motor di parkiran rumah sakit.
Andre pergi ke ruangan UGD untuk segera bekerja tapi sebelum itu dia ke tempat loker dulu.
"bro ntar pulang kerja ke cafe yang kemarin lagi yokk" ucap Rendi teman magang yang se angkatan juga dengan Andre.
" lagi ngirit ren " jawab Andre sambil memasukkan barang-barangnya kedalam loker.
"tenang aku yang bayarin, biasa habis dapat transferan hehe " ungkap Rendi memamerkan deretan giginya.
"ehh kalian ngomongin apa an sih? " celetuk Hasna yang tiba-tiba datang dari arah ruang rawat inap melati.
" aku ke UGD dulu" sahut Andre lalu pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
" pertanyaanku belum dijawab loh" ucap Hasna yang masih penasaran dengan obrolan mereka berdua.
" Ntar sepulang kerja kita mau ke cafe, mau ikut? " tanya Rendi
" iya mau mau asyikk " Hasna tersenyum penuh kegembiraan.
**
drtttttttt..... drtttttttt....
"siapa sih malam-malam telpon ganggu aja" gerutu Ana masih dalam keadaan mata terpejam.
Ana memicingkan matanya ketika melihat layar HP .
" haaa jam delapan kirain masih malem, untung aja lagi libur jadi gak dosa kalau gak sholat , ibuk ada apa telpon pagi-pagi" ucap Ana setengah sadar.
Ana : Assalamualaikum buk
Ibuk : Waalaikumsalam An, kamu kerja an?
Ana : belum buk masuknya nanti sore jam tiga. ada apa buk telpon pagi-pagi.
Ibuk : ini lo adikmu, minta bantuan ibuk buat ngerjain PR tapi ibuk juga gak paham, maklum hanya lulusan SD.
Ana : hahaha PR apa sih buk, biar aku bicara sama adik.
Adik : hallo Assalamu'alaikum kakak,
Adik : PR bahasa Inggris kak, susah.
Ana : yaudah kamu kirim foto soalnya lewat whatsapp ntar kakak ajarin.
Adik : oke kakak
Pagi ini waktu Ana di isi dengan mengajari adiknya mengerjakan PR. Sedangkan dua teman sekamarnya itu sudah masuk kerja karena mereka shift pagi.
Ana : gimana dek apa udah bisa ngerjainnya
Adik : iya kak aku udah bisa makasih ya kakakku cantik
Ana : haha sama-sama, kamu jangan nakal ya harus nurut sama ibuk.
Adik : siap kak
Ana : kakak udah laper nih, kakak masak dulu ya, kamu juga jangan lupa makan.
Adik : iya kak Assalamu'alaikum
Ana : Waalaikumsalam
__ADS_1
Sambungan telepon terputus, kerinduannya dengan orang rumah sedikit terobati, karena sudah berbulan-bulan Ana tidak pulang ke kampung halamannya. Itu karena dia jarang ambil libur biar gajinya tambah banyak dan dikirim ke ibunya.
"laper nih, makan apa ya? " ucap Ana bingung sambil berfikir.
Karena bingung dan juga malas masak akhirnya Ana hanya makan mie instan, tapi sudah bisa bikin perut kenyang meskipun gak lama.
Merasa perutnya kenyang dan tidak ngapa-ngapain lagi gadis itu tertidur, sampai suara alarm membangunkannya.
" waktunya kerja " ucap Ana yang sudah sadar penuh dari alam mimpinya lalu pergi ke kamar mandi dan siap-siap untuk masuk kerja.
\=>\=>
" ndre aku ikut motor kamu ya ke cafe nya, aku kan lagi gak bawa motor " ucap Hasna membuntuti Andre yang akan mengeluarkan motor dari parkiran.
" ikut motornya Rendi kan bisa " bantah Andre merasa tidak nyaman.
" gak ah motornya Rendi jok nya keras, boleh ya ikut kamu" Rayu Hasna memasang muka melasnya.
" yaudah terserah " jawab Andre pasrah, Hasna pun tersenyum penuh kemenangan.
" Has kok kamu ikut Andre sih, aku dah nyiapin helm lo buat kamu" ucap Rendi yang datang setelah mengambil motornya dari parkiran.
" gak ah males aku ikut Andre aja" jawab Hasna lalu naik ke atas motor Andre.
Perjalanan menuju cafe Andre merasa tidak nyaman karena harus boncengan dengan Hasna. Akhirnya ada ide jail keluar dari otak encernya.
Glegg..
"eh kenapa ndre" tanya Hasna yang merasa aneh karena Andre tiba-tiba berhenti padahal belum sampi cafe.
" bensinnya abis Has, kamu ikut Rendi ya, biar aku dorong motor sampai pom" ungkap Andre merasa berhasil mengerjai Hasna.
" iya has kamu ikut aku aja" sahut Rendi
" iya iya " dengan wajah yang cemberut Hasna menaiki motor milik Rendi.
"kalian tunggu di cafe ntar aku nyusul" kata Andre yang berpura-pura mendorong motornya dan mengedipkan sebelah mata ke arah Rendi.
Sampai di cafe Andre memarkirkan motornya, lalu masuk kedalam cafe dan melihat sekeliling untuk mencari Rendi dan Hasna.
"hay ndre" Hasna melambaikan tangan ke arah Andre, lalu Andre pun menghampiri mereka.
" sorry ya lama, eh aku ke toilet dulu" pamit Andre
Ketika keluar dari toilet, tidak sengaja Andre menabrak karyawan yang membawa nampan kosong.
BRUGHH... BRAKK
Nampan terjatuh. karyawan tersebut lalu mengambil nampan yang jatuh di lantai.
__ADS_1
"Maaf kak saya tidak sengaja" karyawan itu meminta maaf sambil membungkukkan badan.
bersambung