Simfoniku

Simfoniku
PERTEMUAN


__ADS_3

"Maaf kak saya tidak sengaja" karyawan itu meminta maaf sambil membungkukkan badan.


"iya gapapa saya juga yang salah" balas Andre mengakui kesalahan.


" Ada apa mel? " tanya Ana yang tidak sengaja lewat dan melihat kejadian tersebut.


Andre menoleh, merasa tidak asing dengan suara itu.


DEGGG....


Kedua pasang mata itu saling bertatapan, saling diam, tidak berbicara apalagi bergerak. Seolah waktu berhenti berputar.


"kalau begitu saya permisi" ucapan Amel meyadarkan Ana dari hipnotis yang di berikan Andre.


"iya mel " kata Ana bingung harus berbuat apa, perasaannya tidak karuan apa ia sedang berhalusinasi apa benar yang di depannya itu seseorang yang ia rindukan selama ini.


Andre tetap diam entah apa yang sedang di pikirkannya.


Ana memutuskan untuk balik badan dan melangkah pergi karena dia yakin dia halusinanasi. sampai seseorang memanggil namanya.


"Ana....!


Ana menoleh, dan melihat Andre masih berdiri disitu.


" apa aku sudah gila, sampai halu kayak gini" gerutu Ana dalam hati menatap Andre tanpa berkedip.


"An... ! " panggil Andre sambil mengibaskan tangan di depan wajah Ana.


Dan kali ini Ana merasa memang benar-benar gila. dia memutuskan untuk berlari. dann..


GUBRAKK...


Ana terjatuh karena tersandung kakinya sendiri.


"Awww... " pekik Ana


"kamu ini tetap saja ceroboh" ucap Andre membantu Ana berdiri.


Sekarang Ana menyadari ini benar-benar nyata dia adalah Andre seseorang yang dia cintai tapi tak terbalaskan.


"ndre ka.... ka.. mu ngapain disini? " tanya Ana gagap karena tidak menyangka bisa bertemu Andre disini.


" Aku di ajak sama temen aku" jawab Andre menunjuk ke arah Rendi dan Hasna.


"Eee ndre aku harus kembali bekerja" pamit Ana yang sebenarnya berat untuk pisah sama Andre, dia berharap Andre menahannya tapi ini dunia nyata bukan drama.


" oke,, aku akan gabung lagi sama temen-temen" Jawab Andre lalu pergi meninggalkan Ana yang masih berdiri dengan pikiran yang melayang-layang.


"Ya Allah ini bukan mimpi kan" ucap Ana sambil menepuk-nepuk pipinya.


"hisss tapi tetap saja dia cuek bebek, blagu, sombong amat jadi orang, nyesel aku suka sama dia" gerutu Ana lalu kembali bekerja.


Pikiran dan perasaan Ana tak karuan, dia sampai tidak fokus bekerja. Apalagi melihat Andre bersama perempuan, yaaa meskipun disitu ada temen laki-lakinya juga tapi rasa cemburu tetap saja menggerogoti hati gadis itu.

__ADS_1


"Aku harus pulang" kata Andre setelah menyesap kopi latte nya yang masih utuh.


"yaaa kok pulang sih ndre, kopi kamu aja baru kamu minum" sahut Hasna sambil memakan kentang goreng favoritnya.


"aku ada urusan" jawab Andre sembari memakai jaket.


" ah kamu gak asyik ndre" ungkap Rendi seraya berdiri lalu pergi ke kasir untuk membayar tagihan.


"Ndre, anterin aku pulang ya " Hasna merajuk


"sorry has aku gak bisa kamu bareng Rendi aja ya, byee" pamit Andre meninggalkan Hasna yang memasang wajah kesal.


"Andre mana? " tanya Rendi yang sudah kembali.


" udah pulang" jawab Hasna lalu keluar dari cafe mendahului Rendi.


" ayo aku anterin has, udah malam ini" ucap Rendi menyusul Hasna.


" yaudah " jawab Hasna masih merasa kesal dengan Andre.


" Dia udah pergi " ucap Ana dari arah dapur dan melihat sekeliling tapi dia tidak menemukan Andre.


" siapa An yang udah pergi? " tanya Johan yang tiba-tiba nongol di samping Ana.


"oh customer, iya customer yang disana udah pergi" jawab Ana menunjuk kearah meja customer karena tidak mungkin dia jujur tentang Andre.


"udah sana itulo ada orderan" kata Ana menyuruh Johan pergi.


"iya bawell" Johan mencubit pipi Ana lalu berlari dan mendapat kepalan tangan dari Ana.


**


tutt... tuttt... tuttt....


Reni : hallo beby Assalamu'alaikum (dengan suara manjanya)


Ana : Waalaikumsalam, Ren kamu udah tidur?


Reni : belum An aku habis ngerjain tugas. kenapa kamu malam-malam nelpon, pasti kangen sama aku kann... hehehe


Ana : GR kamu,,, Ren dia..ada disini


Reni : dia dia siapa? hantu , kamu bisa liat hantu An?


Ana : ngaco kamu, Andre ren dia ada disini di kota ini.


Reni : Andre, Andre pujaan hati yang tak membalas Cintamu itu.


Ana : hehh gak usah ngledek.


Reni : hahahaha,,, kamu ketemu sama Andre? wahh jangan-jangan kamu jodoh sama dia.


Ana : iya dia datang ke cafe dan yaaa aku ketemu sama dia.

__ADS_1


Reni : trussss..


Ana : trusss apanya?


Reni : yaaa gimana reaksi dia pas liat kamu, seneng, sedih, gembira atau masih cuek kayak dulu?


Ana : yaa tetep aja kayak dulu blagu.


Reni : meskipun blagu tapi kamu suka kan?


Ana : tau ah gelap..


Reni : lampunya dinyalain donk beby kalau gelap.


Ana : hahaha Sa ae lo gantungan kunci.


Percakapan yang unfaedah pun berlanjut sampai tengah malam.


Reni : aku ngantuk An...


Ana : udah tidur aja sana.. !


Reni : hoaaammm ya udah ya Assalamu'alaikum Ana jelek


Ana : Waalaikumsalam Reni centil hahaha..


Sambungan telepon terputus. Ana membaringkan tubuhya diatas kasur , tiba tiba ia ingat sesuatu, dia pun mengambil benda itu dari dalam tasnya.


" apa aku buang aja ya pensil ini, ngapain coba aku simpan terus, gak guna banget" ucap Ana meneliti benda pemberian Andre.


" An kamu belum tidur? " tanya Amel keluar dari kamar mandi, dan Ana meletakkan pensil itu kedalam tasnya kembali.


" belum Mel, kamu juga belum tidur,? mbk Sinta kayak e udah nyampe kemana-mana tuh mimpinya haha"


" perutku mules terus, capek bolak balik kamar mandi" jawab Amel sambil memegangi perutnya.


"eh An, kamu beneran sama johan cuman temen? " tanya Amel penasaran


" iyalah, kamu naksir ya sama dia? " tanya Ana menebak perasaan Amel.


" emmm dia sih lumayan ganteng, tapi kalau aku liat liat dia suka sama kamu deh An" ungkap Amel


" johan itu sebenarnya mantan pacar sahabat aku " jawab Ana sambil menarik selimut karena merasa dingin.


" ohh trus kenapa mereka bisa putus? " tanya Amel antusias


" johan ketahuan selingkuh " Jawab Ana, merasa kalau dia adalah dalang dari putusnya mereka, padahal dia gak tau apa-apa entah apa maksud johan menyimpan fotonya yang mengakibatkan reni berasumsi kalau foto itu adalah selingkuhan johan.


" hmmmm.. kalau gitu aku gak jadi suka sama dia, takut di selingkuhin" kata Amel sambil naik ke atas ranjangnya.


" haha, yaudah tidur yuk" ucap Ana sambil menguap.


" oke "

__ADS_1


Mata Ana terpejam tapi pikirannya masih memikirkan Andre dan ucapan Amel tentang johan yang menyukainya.


bersambung


__ADS_2