
Setelah wasit memberi tahu semua peraturan permainan, Tim Ana dan Tim Santi saling berjabat tangan. Tidak bisa bohong, dalam hati Ana memang tidak suka dengan Santi, tapi dalam pertandingan dia harus bersikap sportifitas. Disini Ana dan Santi yang menjadi kapten.
prit..
Ronde pertama dimulai.
Bola berawal di Santi, karena dia menang waktu suit.Pemain sudah berada di posisi masing-masing.
prit...
Santi menggiring bola menuju ke gawang lawan, lalu mengoper bola kearah temannya, dengan sigap Ana merebut bola tersebut, ditendang bola tersebut kearah Reni yang sudah berada di depan gawang lawan. Bola ditangkap oleh Reni ditendang lagi kearah gawang dannn... gollllll...
Skor 1-0
Tim Ana bersorak-sorak dan bertos ria. Lanjut permainan. Bola ditendang dari kiper tim Santi, menuju kearah temannya Santi yang berada dekat gawang lawan, belum sampai, bola sudah di hadang oleh Ana, bola berhasil di kuasai dan digiring menuju arah gawang lawan. Lalu bola di oper kearah Reni, ditendang lagi kearah gawang dann... sayang sekali bola terlalu jauh melambung diatas gawang. Permainan pun terus berlanjut.
prit.. prit...
Ronde pertama selesai. mereka keluar dari lapangan untuk beristirahat sebentar.
"sis, jagain gawangmu jangan sampai kebobolan, dan kita akan menang" ucap Reni kepada Siska yang sebagai kiper.
"siap bos" kata Siska
prit..
Ronde kedua dimulai.
"semangat temen-temen" kata Ana
" siapppp " jawab teman-teman Ana barengan
Permainan dimulai. Bola berawal dari Ana. pemain sudah berada di posisi masing-masing.
prittt...
Ana menggiring bola menuju gawang lawan, ditendang nya bola tersebut kearah Reni. Bola ditangkap oleh Reni, lalu ditendang lagi kearah temannya, dengan sigap Santi merebut bola tersebut, digiring bola tersebut, lalu ditendang langsung kearah gawang. Dengan sigap Siska menangkap bola tersebut. Permainan terus berlanjut sampai pada akhirnya waktu hampir habis Ana menggiring bola menuju ke gawang lawan tapi Santi merebut bola tersebut dari belakang dengan cara menjegal kaki Ana, Kaki Ana tidak seimbang lalu dia terjatuh bersamaan dengan suara pluit, tanda berakhirnya pertandingan.
prittt... prittt... prittt...
Reni dan teman-temannya menghampiri Ana yang terjatuh.
"Ann.. kamu gapapa kan? " tanya Reni
" gapapa gimana sakit tau"
"huhhh dasar anak itu udah bikin jatuh gak tanggung jawab" Reni pergi kearah Andre
" Ren mau kemana? "
" ayo An ke UKS, aku tuntun ya" ajak siska
Ana berdiri pelan-pelan. Tiba-tiba ada yang menggendong tubuh Ana menuju UKS ala-ala bridge style. Ana kaget ternyata yang menggeneongnya adalah Andre.
"Andre, apaan sih, turunin gak" kata Ana berusaha melepaskan diri dari gendongan Andre.
Tapi Andre hanya diam dan terus berjalan menuju UKS. Semua mata tertuju pada mereka.
Sesampainya di UKS, Ana dibaringkan ditempat tidur.
"Sorry" ucap Andre lalu pergi meninggalkan Ana.
"dasarrr, berat banget apa ngomong sama aku, ngomong satu kata doang" gerutu Ana setelah Andre keluar dari UKS.
__ADS_1
"ehh apa maksud Andre pakek ngegendong aku segala? " tanya Ana pada diri sendiri
Reni dan yang lainnya pun datang.
"cieeee habis digendong pangeran, uuu sosweettt" ledek Reni
"apa maksudmu? "
"haha.. bilang aja seneng"
"Renii... awas kamu yaa... awww" Ana lupa kalau kakinya sedang sakit dia ingin mengejar Reni.
Petugas UKS mengobati kaki ana yang terluka. Sementara di luar pembawa acara mengumumkan pemenang.
"oke temen-temen karena tadi ada kecelakaan kecil, jadi saya akan mengumumkan pemenangnya, jadi pemenangnya adalah Tim XI-B tepuk tangan yang meriah.. "
siswa-siswa bertepuk tangan sambil
bersorak-sorak, begitupun didalam UKS, Ana dan yang lainnya saling bergembira.
Sementara di taman belakang sekolah.
"kamu tadi apa-apan sih, kelakuan kamu itu mencelakakan orang lain" kata Andre dengan nada marah.
" Andree. .aku tuh tadi gak sengaja, aku cuma mau rebut bola, eee dianya jatuh" ucap Santi
" pokoknya sekarang kamu minta maaf "
" Aku minta maaf, gak maulah"
" kamu minta maaf atau kita putus"
"Andre kamu kenapa sih, masak gara-gara gitu aja kamu minta putus"
" Andree... tunggu" teriak Santi
Santi pun terpaksa menuruti keinginan Andre untuk meminta maaf. Sesampainya di UKS, hanya ada Ana dan Reni. Santi langsung nyelonong masuk.
"Ehh kamu aku minta maaf ya" kata Santi
"kalau minta maaf itu yang sopan dong" ucap Reni
"udah aku maafin" jawab Ana singkat (dalam hatinya sih dongkol)
"tuh dia aja udah maafin, yaudah aku pergi"
Santi sudah pergi dari UKS.
"An kamu kok gampang banget sih maafin dia?"tanya Reni
" Aku gak mau memperpanjang masalah, toh kakiku cuma lecet doang kan, ehhh menurutmu tadi Andre kok bisa sih tiba-tiba muncul dan ngegendong aku"
" hehe sebenernya tadi aku yang nyuruh Andre buat ngegendong kamu"
"Reniii.... kamu ini, huhhhhh" omel Ana, yang di omelin cuma nyengir aja.
"Tapi kamu seneng kan" goda Reni
" gak sama sekali, yaudah pulang yuk"
"yakin" Reni masih menggoda Ana
"bodo" jawab Ana kesal
__ADS_1
Mereka pun pulang, Ana berjalan pelan-pelan ke parkiran.
"An kamu emang bisa nyetir dalam kondisi kaki kamu kayak gitu? " tanya Reni
"bisa lah luka kayak gini doang, kecil"
"halahhh, luka kecil kok jalannya pincang gitu, hahaha"
"Reniii... "
"hahahaha.. "
"udahlah An, motor kamu dititipin di pak satpam aja, kamu pulangnya bareng aku"
"emang kamu bawa motor"
" bawalah, tuhh" Reni menunjuk motor maticnya
"tumben gak dijemput Johan? "
"pengen aja bawa motor sendiri"
Ngomongin Johan, Ana jadi ingat kalau dia bakalan ngomong sama Reni soal kejadian tadi pagi.
Panjang umur yang diomongin tiba-tiba datang.
"hay sayang udah mau pulang? " tanya Johan
"iya nih, kasian Ana kakinya sakit, aku mau boncengan sama dia, eh kaki kamu kenapa kok tadi jalannya pincang? "
" gapapa kok, cuman tadi jatuh pas main sama anak-anak"
"tapi gak parah kan? "
" gak kok, yaudah kamu pulang gih, Ana udah nungguin itu"
"aku ambil motor dulu ya An, kamu tunggu disini sebentar"
"ya jangan Lama-lama" ucap Ana
Disitu tinggalah Ana dan Johan berdua.
"An... " panggil Johan
Ana tidak menjawab.
"Ana... " panggil johan lagi.
Ana tidak menjawab lagi, dia hanya melirik dengan matanya yang tajam.
"jangan judes-judes napa An"
"hehhh johan, kamu itu gak tau malu ya" ucap Ana sambil melipat kedua tangan di depan dada.
"jangan salah paham dulu an, tadi pagi tuh aku cuma becanda"
"becanda kamu bilang, gak lucu tau gak"
Reni datang membawa motornya.
"ayo An" ajak Reni
"aku pulang ya sayang" pamit Reni kepada Johan
__ADS_1
bersambung