Sistem Apostle Dewa

Sistem Apostle Dewa
Penyergapan


__ADS_3

Setelah pertemuan dengan para pemimpin keluarga dan ratu Elf sebelumnya, Cedric telah memerintahkan para summoner handal dari keluarga Yellowhope untuk melacak jejak dari orang-orang yang telah menyerang Kuil Kuno Elenor sebelumnya.


Dengan kekuatan pelacakan dan indra penciuman yang sangat tajam dari hewan-hewan magis yang dipanggil oleh para summoner, akhirnya mereka dapat mengetahui jalur yang diambil oleh pasukan penyerang tersebut setelah satu hari melakukan pencarian dengan mengirim ratusan mahluk magis ke seluruh wilayah Yggdrasil.


Cedric selaku kepala keluarga Yellowhope, pada hari itu juga, langsung menyampaikan informasi berharga yang diterimanya dari para summoner, kepada ratu Elf dan seluruh kepala keluarga kuno lainnya.


Sehingga pada hari ini, di bawah pohon dewa Yggdrasil yang terlihat begitu besar dan megah, pasukan gabungan dari setiap keluarga Elf yang terkenal, telah berkumpul dan bersiap untuk melakukan pengejaran. Setelah menerima Informasi dari Cedric sebelummya.


Suasana tegang dan penuh antusiasme terasa di udara. Mengingat kekuatan musuh yang akan mereka hadapi kali ini sangatlah kuat dan sulit untuk dikalahkan.


Ratu Elf Elysia Starleaf, saat ini tengah berdiri dihadapan para pasukan bersama dengan para kepala keluarga Elf di belakangnya. Memandang semua pasukan yang hadir saat ini, dengan penuh tekad dan keyakinan.


"Kita telah menemukan jalur melarikan diri mereka, Sekarang saatnya kita bergerak cepat dan menghadang mereka. Jangan biarkan mereka lolos dari wilayah kita dengan mudah. Para prajuritku yang pemberani, bertempurlah bersamaku dan bawalah kedamaian abadi untuk tanah suci Yggdrasil, sekarang dan selama-lamanya." Ucap Elysia dengan penuh wibawa kepada seluruh pasukannya.


Para prajurit Elf yang hadir saat ini, bersorak penuh semangat dan menggelorakan keinginan hati mereka untuk membalas dendam atas kematian para saudaranya di hutan Elenor.


Setelah perintah ratu Elf itu di sampaikan, Cedric menatap beberapa orang Summoner yang berada di depannya, lalu mengangguk seolah memberikan suatu pertanda untuk memulai rencana yang telah mereka siapkan sebelumnya.


Para summoner itu merespon instruksi dari pemimpin mereka dan mulai melangkah kedepan barisan. Dengan tatapan tajam dan gerakan tangan yang fasih, para summoner itu memulai sebuah ritual summoning.


Energi magis memenuhi udara disekitar barisan pasukan, dan terciptalah lingkaran-lingkaran sihir yang sangat besar di depan setiap barisan dan memunculkan makhluk-makhluk magis dengan sayap mereka yang megah dan berkilau, membuat setiap orang begitu takjub melihat kehadiran setiap mahluk magis berukuran sangat besar, muncul di hadapan mereka.


Thunderbird: Makhluk raksasa dengan sayap yang menggetarkan langit dan bulu yang berkilauan.


Cloud Serpent: Ular raksasa dengan sisik berwarna putih dan tanduk emas.

__ADS_1


Wind Gryphon: Gabungan antara elang dan singa, dengan sayap besar dan bulu yang menghiasi tubuhnya.


Storm Owl: Burung hantu besar dengan bulu hitam dan mata yang bercahaya.


Mist Dragon: Naga berukuran sedang dengan sisik yang berkilauan dan sayap yang terbuat dari kabut.


Zephyr Falcon: Falcon besar dengan sayap panjang yang memancarkan sinar. Dapat membawa pasukan dengan kecepatan yang luar biasa dan memanuver di udara.


Aurora Phoenix: Burung Phoenix berwarna-warni dengan bulu yang memancarkan sinar aurora.


Celestial Roc: Burung raksasa dengan sayap emas dan bulu berkilauan.


Semua Binatang magis yang dipanggil para summoner adalah binatang Magis tingkat tinggi, dengan tubuh fisik yang sangat besar. mereka dapat mengangkut puluhan prajurit di punggungnya dan dapat terbang dengan kecepatan tinggi di udara.


Namun yang tidak mereka ketahui saat ini adalah, para Elf sebenarnya telah melakukan pelacakan jejak mereka selama beberapa hari terakhir ini. Dengan bantuan binatang magis para summoner, yang memiliki kecepatan tinggi dan cerdas dalam melakukan tugas pelacakan.


Sehingga Para Elf, dapat dengan mudah mengetahui posisi mereka dan saat ini tengah dalam perjalanan, untuk menyusul mereka dengan kecepatan tinggi di udara.


Setelah perjalanan yang panjang dengan kecepatan tinggi di udara. Pasukan Elf akhirnya dapat menemukan keberadaan Jenderal Ark bersama pasukannya, yang saat ini terlihat dengan jelas dari udara.


"Kita telah menemukannya!" seru Cedric dengan antusiasme.


"Bagus! Sekarang, kerahkan segala upaya dan kekuatan yang kita miliki. Jangan biarkan para penjahat ini keluar dari wilayah kita dengan mudah!" Dengan tegas, Elysia memberi perintah kepada seluruh pasukan Elf yang terbang di udara.


Para pasukan Elf dan makhluk-makhluk magis yang mereka tunggangi, telah bersiap untuk menghadapi pertempuran yang akan datang. Mereka mengetahui bahwa perlawanan dari Jenderal Ark dan pasukannya akan sangat sengit, namun hal itu tidaklah membuat mereka semua takut dan gentar.

__ADS_1


Dengan semangat yang membara dan keyakinan yang tak tergoyahkan, para prajurit Elf telah siap untuk mempertaruhkan nyawanya dan mengambil kembali apa yang sudah menjadi hak mereka.


Di sisi lain, Jenderal Ark dan pasukannya merasakan ada sesuatu yang aneh di udara. Mereka melihat sekelompok besar makhluk magis melayang di langit, membentuk formasi yang teratur dan mengikuti mereka dengan cepat. Tanduk yang menyala dan sayap yang bersinar memperlihatkan sosok-sosok yang mengagumkan.


"Apakah itu mahluk-mahluk magis para Elf?" bisik salah satu pengikut Jenderal Ark dengan rasa takut.


Jenderal Ark mengerutkan kening, menyadari bahwa para Elf telah mengambil langkah ekstrem untuk menghentikan mereka. Dia merasa begitu kesal, jika bukan karena printah Jenderal Samael yang memintanya untuk segera kembali setelah mendapatkan Soulstone of Eternity sebelumnya. Dia lebih memilih untuk langsung menyerang kerajaan Elf dan membakar Pohon Dewa Yggdrasil dengan kekuatannya.


"Ruuaaghh.. Para Elf Bodoh ini telah membuatku kesal, sekarang kesabaranku telah habis. Aku tidak peduli lagi pada perintah si Samael yang pengecut itu. Akan aku lenyapkan mereka semua."


Jenderal Ark mengambil keputusan dengan penuh amarah. Dia mengarahkan kedua tangannya ke arah makhluk magis dan para pasukan Elf yang ada di udara, lalu mengeluarkan semburan api berwarna hijau yang sangat dahsyat dari ujung telapak tangannya.


"Tamatlah kalian semua!"


"Toxic Flames!"


"Whuurrgghh..." Gemuruh suara api yang menyembur dengan sangat dahsyat ke udara, hingga menghempaskan angin yang sangat kencang dari arah Jenderal Ark berdiri saat ini.


Kepala keluarga Starfrost, Adela Starfrost yang berdiri di barisan depan bersama dengan Ratu Elf dan para pemimpin keluarga lainnya. Memutuskan untuk menghadapi serangan Api mematikan dari Jenderal Ark itu, dengan mebuat sebuah lingkaran sihir berbentuk kristal salju yang sangat besar di udara.


Dalam sekejap, suhu udara yang ada di sekitarnya turun dengan sangat drastis, dan suara gemuruh di ikuti angin kencang keluar dari lingkaran sihir miliknya. Memanggil badai salju disertai angin topan yang sangat dahsyat.


Butiran salju yang besar dan mengkilap berputar membentuk pusaran angin yang sangat kuat dan menghantam Toxic Flames Jenderal Ark yang mengarah kepadanya. Pertarungan antara kekuatan magis yang bertentangan ini berlangsung dengan saling menghancurkan setiap sipat elemental dari keduanya, hingga menciptakan ledakan Energi yang begitu dahsyat di udara dan menyebar ke segala arah.


Setelah duel kekuatan sihir yang menakjubkan itu berakhir. Seluruh pasukan Elf melompat dari udara dan menghujani Jenderal Ark bersama para pengikut nya, dengan berbagai macam serangan sihir yang mereka kuasai.

__ADS_1


__ADS_2