Sistem Apostle Dewa

Sistem Apostle Dewa
Wisdom Infusion


__ADS_3

Melihat Aland yang sedikit kebingungan, Rodin baru tersadar bahwa dia belum sempat memperkenalkan dirinya.


“Izinkan saya memperkenalkan diri Tuan muda, Nama saya adalah Rodin Rosenthal. Saya dan Jasel diminta oleh ayah Anda yang tidak lain adalah Kepala Keluarga Rosenthal saat ini, untuk mengawal perjalanan Anda menghadiri upacara Pemberkatan di Ibu Kota Kerajaan Izilon beberapa hari kedepan.”


“Selain itu, untuk kedepannya nanti. Salah satu dari kami akan menjadi guru Anda Tuan muda, tergantung bakat apa yang Anda tunjukan disaat upacara pemberkatan nanti. Jika Anda memiliki bakat dalam bidang sihir, maka saya yang akan melatih Anda secara pribadi. Namun jika Anda memiliki bakat dalam bidang Aura. Maka nona Jasel yang Anda temui sebelumnya, yang akan menjadi pelatih pribadi Anda.” Ucap Rodin, menyimpulkan maksud dan tujuannya dengan penuh harap.


“Be.. Benarkah? mohon maaf atas kelancangan saya buat sebelumnya, saya tidak mengetahui bahwa Anda dan Nona Jasel adalah sosok luarbiasa yang akan melatih saya di masa depan. Kalau begitu, mulai sekarang saya Mohon bimbingan dan nasehat dari Anda Tuan.” Ucap Aland dengan sungguh-sungguh sambil sedikit membungkukkan badannya untuk menunjukkan rasa hormat kepada pria dihadapannya.


“Eeeeeh... Tu.. Tuan Muda, Anda tidak perlu sampai segitunya kepada kami. Justru kami berdualah yang merasa terhormat karena telah dipercaya untuk melatih Anda kedepannya. Semoga saja Anda dapat menerima segala kekurangan kami Tuan Muda.” Ucap Rodin yang sedikit panik dengan sikap dan prilaku yang ditunjukan oleh Aland kepadanya. Hal ini cukup wajar dirasakan oleh Rodin, mengingat kebanyakan sifat anak-anak bangsawan seusia Aland pada umumnya, sangatlah sombong dan selalu memandang rendah orang lain.


Karena sikap Aland itulah yang kemudian membuat Rodin bersyukur, bahwa dirinya dan Jasel akan melayani seorang Tuan Muda yang memiliki karakteristik seorang Pemimpin.


“Terimakasih kepada Anda dan Nona Jasel karena sudah mau menerima tugas ini. Saya harap Anda dan Nona Jasel yang sedang menunggu di luar, dapat membantu saya menemukan potensi terbaik dalam bakat yang saya miliki nantinya. Oleh karena itu, Saya akan pastikan untuk membalas kebaikan dan kerja keras Anda. Dengan imbalan yang layak di masa depan.” Ucap Aland dengan nada Tegas dan tatapan mata yang penuh dengan kewibawaan.

__ADS_1


Rodin yang berada tidak jauh dihadapan Aland saat ini, tampak begitu terkejut setelah mendengar perkataan yang disampaikan oleh Aland kepadanya.


“Hei Jasel..! Dari segi kepribadiannya, Tuan Muda Aland benar-benar layak untuk menjadi seorang Pemimpin. Bagaimana pendapatmu?” Ucap Rodin yang berkomunikasi dengan Jasel menggunakan sihir Telepati di dalam hatinya.


“Hemm.. ya, Kau benar. Aku tidak menyangka seorang anak berusia 7 tahun, dapat berbicara sehebat itu. Bahkan dia bisa mengetahui posisiku saat ini, padahal aku sudah menghilangkan hawa keberadaanku saat ini. Ini benar-benar Mustahil, mungkin saja dia hanya sekedar menebak keberadaanku. Kalau begitu Rodin, Cepat kau periksa bakat bawaan yang dimiliki Tuan muda, sekarang juga.” Jasel menjawab pernyataan Rodin dari luar ruang perpustakaan dan bertanya balik kepadanya dengan sedikit panik dan tergesa-gesa.


“Baiklah jika menurutmu begitu, Aku akan memeriksa bakat bawaannya. Meskipun saat ini Tuan Muda masih belum melakukan upacara Pemberkatan, bakat bawaannya seharusnya lebih tinggi dibandingkan anak-anak bangsawan lain yang seusia dengannya.” Jawab Rodin dengan penuh harap, diapun langsung mengarahkan energi sihir miliknya ke arah Aland untuk melihat bakat bawaan yang dimilikinya.


Tepat ketika energi sihir Rodin hendak memasuki Tubuh Aland, Jendela Sistem tiba-tiba saja muncul di hadapannya.


“Hohhh.. Sepertinya mereka ingin melihat kelayakanku sebagai muridnya, baiklah kalau begitu! Aku tidak boleh mengecewakan meraka. Sistem! Aktifkan Wisdom Domination.” Ucap Aland memberi perintah kepada Sistem dengan penuh semangat dan percaya diri.


[Wisdom Domination Diaktifkan]

__ADS_1


Ini adalah kemampuan Pasive yang dapat digunakan oleh Aland, setelah membuka kemampuan Apostle ke-3 yang bernama Wisdom Infusion. Kemampuan ini berhasil dia dapatkan setelah menghabiskan 1.000.000 Devine Power yang telah dia kumpulkan selama beberapa tahun terakhir.


Adapun Fungsi utama dari Kemampuan Wisdom Infusion adalah untuk mentransfer dan mengingat segala jenis pengetahuan yang didapatkan oleh seorang Apostle. Sehingga ketika kemampuan ini diaktifkan, Seorang Apostle dapat memahami berbagai macam informasi yang sedang dipelajari dengan sangat cepat dan dapat mentransfer pengetahuan tersebut kepada siapapun yang dikehendakinya.


Selain itu, Wisdom Infusion juga memiliki Pasive Skill bernama Wisdom Domination yang dapat digunakan untuk memberikan serangan spiritual yang akan mempengaruhi mental dan kesadaran seseorang dengan sebuah Ilusi yang terlihat begitu nyata bagi seseorang yang terkena dampaknya. Ilusi tersebut akan membentuk sesuatu yang menggambarkan keinginan dan niat yang ingin ditunjukan dari hati seorang Apostle.


Sebagai contoh, jika Aland ingin menunjukkan Niat membunuh. Maka Wisdom Domination akan menciptakan Ilusi berupa Aura yang dahsyat dan hawa membunuh yang mengerikan, begitupun sebaliknya. Jika Aland ingin menunjukkan ketenangan dan kedamaian kepada seseorang, maka Wisdom Domination akan berubah menjadi sebuah cahaya terang yang dapat menyejukan hati dan memberi pencerahan kepada seseorang. Ilusi tersebut akan selalu berbeda-beda tergantung Niat yang ingin ditunjukan oleh Seorang Apostle kepada teman ataupun lawannya.


Dan pada saat ini, Aland dengan sengaja mengaktifkan kemampuan Wisdom Domination kepada Rodin dihadapannya dan Jasel yang sedang menguping percakapan mereka dari luar pintu perpustakaan. Berkat kemampuan Apostle yang dimilikinya, Aland dapat dengan mudah mengetahui posisi Jasel, meskipun dia menutupi hawa keberadaannya dan meningkatkan indra pendengaran miliknya dengan kemampuan Seorang Kesatria Aura tingkat 4 permulaan.


Hal ini sengaja dilakukan Aland, karena dia sudah mengetahui maksud tersembunyi dari Rodin dan Jasel yang sudah bekerjasama sebelumnya. Mereka dengan sengaja menemui Aland di perpustakaan untuk menguji kelayakan Aland sebagai putra Pertama dari Kepala Keluarga Rosenthal yang akan mereka latih kedepannya.


Bermaksud untuk menunjukkan kelayakannya kepada Rodin dan Jasel. Aland menumbuhkan keinginan kuat didalam hatinya, bahwa dirinya memiliki bakat dan potensi yang tidak terbatas. Sehingga keinginan kuat tersebut, diwujudkan oleh kemampuan Wisdom Domination miliknya. Menjadi sebuah serangan spiritual yang mempengaruhi kesadaran Rodin dan Jasel yang terkena pengaruhnya.

__ADS_1


Rodin yang sebelumnya begitu percaya diri untuk melihat bakat bawaan yang dimiliki oleh Aland, tiba-tiba saja tubuhnya tidak dapat bergerak. Dapat terlihat dengan jelas wajah Rodin saat ini menunjukkan ekspresi yang begitu tercengang, keringat dingin perlahan mengucur di wajahnya.


“Ti..Tidak mungkin, ini bukanlah bakat dan kekuatan yang dapat dimiliki oleh seorang anak berumur 7 tahun.. ini benar-benar Mustahil.” Ucap Rodin yang begitu terkejut setelah dirinya terpengaruh oleh kemampuan Wisdom Domination yang dilancarkan oleh Aland sebelumnya.


__ADS_2