
Saat ini Aland tengah menutup matanya, menenggelamkan pikirannya dalam sebuah meditasi singkat untuk mencoba memikirkan sebuah rencana, yang dapat mengakhiri pertempuran ini secepatnya. Hal yang dilakukannya saat ini, adalah kebiasaan yang telah dilatihnya selama 17 tahun ketika dia menjadi seorang pendeta di bumi pada kehidupan sebelumnya. Ketika dalam situasi yang sulit, Aland akan menutup mata dan menjernihkan pikirannya untuk menemukan solusi terbaik dan menentukan sebuah keputusan. Dalam keadaan ini, dia tidak akan pernah terganggu ataupun terpengaruh oleh kondisi di sekitarnya, meskipun seseorang berusaha membangunkannya dengan paksa.
Setelah beberapa saat, Tiba-tiba saja Aland kembali membuka matanya.
"system!! bukankah aku bisa berkomunikasi dengan michael dari jarak jauh dan dapat mengirimkan sebuah item kepadanya?" Aland bertanya dengan tergesa-gesa.
"Untuk berkomunikasi dengan pengikut ataupun keluarga, anda hanya perlu menggunakan kesadaran anda untuk memberikan perintah kepada system, ketika anda akan memulai ataupun menghentikan komunikasi dengan mereka."
"Begitupun untuk mengirim item kepada pengikut ataupun keluarga, anda hanya perlu memberikan perintah dengan kesadaaran anda, untuk memilih item apapun yang anda inginkan, dan mengirimkannya kepada mereka. " system menjawab pertanyaan Aland.
"Kalau begitu, aku akan memulai langkah pertamaku sebagai Apostle dewa di dunia ini, system! bisakah engkau mengubah suaraku menjadi sedikit lebih berat dan berwibawa ketika aku berperan sebagai seorang Apostle?"
"Perintah diterima, Pengaturan Suara telah disimpan kedalam system" System dengan cepat memahami maksud dari perintah Aland kepadnya.
"Kerja Bagus, Ayo kita akhiri pertempuran ini!" Ucap Aland dengan penuh semangat.
Didepan benteng Zeron saat ini, Michael dan seluruh pasukannya telah mundur ke garis belakang, dan menggabungkan kekuatan terakhir mereka untuk membentuk sebuah formasi bertahan.
Michael yang saat ini Sedang bertarung bersama seluruh pasukan Zeron, tiba-tiba saja dikejutkan oleh kemunculan sebuah suara yang begitu menggema di kepalanya.
"Apakah kamu bisa mendengar suaraku Marquis?" ucap Aland, yang saat ini sedang berbicara kepada Michael menggunakan Soul Connection.
Aland akan mengaku sebagai seorang Apostle Dewa kepada Michael dan bermaksud untuk membantunya menghentikan pertempuran. Dengan menggunakan suara berwibawa dari seorang pria dewasa yang sudah di atur system sebelumnya, menjadikan Aland seorang Pria misterius dan mencurigakan.
"Siapa kau, dan apa maumu?" Michael tampak begitu terkejut, karena mendengar sebuah suara yang muncul di kepalanya.
"Kau tidak perlu hawatir, aku bukanlah orang jahat. Justru saat ini, aku ingin membantumu menghentikan pertempuran sesegera mungkin. Namun karena keberadaanku yang saat ini harus tetap di rahasiakan, aku tidak dapat menemuimu secara langsung, dan harus menggunakan kekuatan ilahiku, untuk menghubungimu dari tempat yang sangat jauh. Akan tetapi, hal itu bukanlah masalah yang harus dipermasalahkan saat ini. aku ingin kau mempercayaiku saat ini."
"Mengapa kau ingin membantuku saat ini, apakah aku mengenalmu?"
"Ini adalah pertamakalinya kita berbicara satu sama lain dan mungkin tidak akan lama lagi kita akan segera bertemu Marquis. Satu hal yang ingin aku beritahukan kepadamu saat ini, bahwa para pengikut Kegelapan bernama Dark Legions akan segera mebangkitkan Dark Lord, dan menciptakan malapetaka di dunia ini." Aland menyampaikan kebenaran dari Informasi yang dia dapatkan melalui ingatan Michael sendiri sebelumnya.
"Apakah yang terjadi dengan Zeron saat ini, adalah perbuatan mereka?" Michael langsung menyimpulkan informasi yang barusaja diketahuinya.
"Ya, dugaanmu sepenuhnya benar."
"Dasar sekelompok orang-orang Sesat, pantas saja semua kejadian ini terasa begitu janggal, dan ternyata memang merekalah penyebabnya." Michael mengutuk kelompok Dark Legions itu dalam ucapannya.
"Tuan, Jika apa yang ada katakan sebelumnya adalah kebenaran. Aku memohon kepadamu dengan nyawaku ini sebagai bayarannya. Tolonglah bantu kami untuk mempertahankan Wilayah ini, dan menghentikan semua kekacauan yang sedang terjadi. Istriku saat ini sedang berjuang melahirkan putra pertama kami, jika aku dan seluruh pasukan Zeron tidak dapat menghentikan serangan Hewan buas ini. Bukan hanya nyawa istri dan anakku saja yang dalam bahaya, melainkan nyawa dari seluruh penduduk Zeron yang akan menjadi taruhannya." Michael mengubah nada bicara dan penilaiannya terhadap sosok misterius yang ada di kepalanya itu, dan memohon bantuan kepadanya, yang tidak lain adalah putranya sendiri.
Aland yang saat ini terhubung dengan Michael melalui Soul Connection, juga dapat merasakan apa yang dirasakan oleh Michael di dalam hatinya. Sehingga membuat hatinya merasa begitu tersentuh dan hampir meneteskan air mata, karena tidak kuasa menahan besarnya kesedihan dan kasih sayang yang dimiliki Michael terhadap keluarga dan seluruh pengikutnya.
__ADS_1
"Ehm..ehmm," suara Aland membersihkan tenggorokannya yang terasa serak karena ingin menangis.
"Baiklah, dengarkan Instruksiku ini baik-baik, dan lakukan apa yang aku perintahkan dengan segera."
"Baik Tuan." Michael menjawab dengan serius
"Pertama, beritahu pasukanmu untuk melindungi dan memulihkan kekuatanmu saat ini, sampaikan kepada mereka bahwa dirimu akan melancarkan serangan terkuat, yang akan menentukan hasil dari pertempuran ini."
Michael yang mendengar Instruksi dari Aland saat ini langsung memahami apa yang di sampaikan kepadanya.
"Kalian semua Dengarkan Perintahku ini baik-baik, kalian yang menguasai sihir menyembuhkan segera berkumpul, dan pulihkan kekuatanku saat ini, dan untuk yang lainnya, berikan aku sedikit waktu untuk melakukan serangan terakhir yang akan menentukan hasil dari pertempuran ini." Michael Berteriak dan memberi perintah kepada seluruh pasukan menggunakan Auranya, membuat suaranya terdengar oleh setiap orang.
Jenderal Varus yang mendengar perintah Michael saat ini, langsung membuat keputusan dan mengarahkan seluruh pasukan berdasarkan perintah yang di terimanya.
"Ayo semua, Cepat lakukan apa yang di perintahkan tuan, sisanya ikuti aku dan Lindungi tuan dengan nyawa kalian."
Setelah seluruh pasukan membentuk barisan pertahanan di sekitar Michael saat ini, terdapat 20 orang Priest yang saat ini berbaris mengelilingi Michael dan mengeluarkan berbagai kemampuan pendukung yang mereka miliki.
"Heal"
"Cleansing Light"
"Enchanting Melody"
"Restoration"
Berbagai macam kemampuan Priest di tujukan kepada tubuh Michael yang saat ini tampak sedang berlutut dan memegang Dawn Bringer dengan kedua tangannya.
"Bagus, seperti yang sudah kuduga, di dunia ini. Sihir dapat digunakan untuk berbagai situasi dan kondisi, bahkan untuk menyembuhkan luka dan memulihkan tenaga dalam waktu yang cukup singkat." ucap Aland di dalam hatinya, yang saat ini begitu bersemangat ketika melihat berbagai kemampuan sihir untuk pertamakalinya.
"Tuan, selanjutnya apa yang harus hamba lakukan?" Ucap Michael
"Gunakanlah Dragon's Heart Pendant ini, dan Lepaskan kekuatan Dragon Roar yang dimilikinya, itu dapat menghilangkan kutukan dan halusinasi yang mengendalikan para Monster dan hewan buas itu saat ini." Aland menggunakan kesadarannya untuk mengirimkan Dragon's Heart Pendant melalui system kepada Michael dan memberitahu dirinya, apa yang harus di lakukannya saat ini.
Tepat setelah ucapan itu keluar dari mulut Aland, dengan ajaib sebuah cahaya berwarna emas, muncul di depan mata Michael dan mengeluarkan sebuah liontin berbentuk Jantung yang dililit dengan ukiran seekor naga. Michael yang melihat kemunculan sebuah harta di depan matanya begitu terkejut dan semakin merasa kagum terhadap kekuatan yang dimiliki oleh sosok pria misterius yang sedang membantunya saat ini.
Dengan segera, Michael mengambil Dragon's Heart Pendant dan mengenakannya di leher, setelah itu muncul sebuah gelombang energi berwarna merah yang begitu dahsyat. hingga membuat seluruh Monster dan Hewan buas yang sedang menyerang saat ini, memundurkan langkah mereka beberapa kali.
Kejadian itupun sontak membuat seluruh pasukan Zeron saat ini, juga merasakan kekuatan dan kengerian dari Aura yang dikeluarkan oleh Michael saat ini. Bahkan membuat seorang Penyihir muda yang membantu memulihkan kekuatan Aland sebelumnya, hingga mengompol di tanah karena ketakutan melihat Aura Marquis yang begitu mengerikan di depannya.
Penyihir muda itu tidak lain adalah Rodin Rosenthal, seorang penyihir muda dengan bakat sihir yang mengagumkan. ketika pasukan di garis depan ditarik mundur ke garis belakang, Rodin dan Jasel sahabatnya, seharusnya ikut dengan kelompok anak-anak jenius lainnya untuk mundur kedalam benteng.
__ADS_1
Namun Dirinya secara terpaksa tetap berada di medan tempur, karena menghawatirkan Jasel sahabatnya, yang malah pergi ke arah depan untuk membantu melindungi Marquis setelah mendengar Perintah darinya beberapa saat yang lalu. Hingga pada akhirnya, mereka berdua pergi bersama untuk melindungi marquis dan membantunya memulihkan kekuatan.
"Roddin! apa kau baik-baik saja?" Ucap Jasel menghawatirkan sahabatnya yang terjatuh ke tanah karena terdorong Aura Michael yang sangat kuat.
Jasel yang saat ini berlutut di tanah, menatap wajah sahabatnya yang sedang ketakutan, Tepat setelah mendapati sahabatnya yang ternyata baik-baik saja, tiba-tiba Jasel merasakan cairan hangat mengalir di tangannya yang saat ini menyentuh tanah dan berada tepat di belakang tubuh Aland.
"Roddinnnn...!! jangan bilang padaku kalau kau baru saja mengompol, bocah penakut. Ikhhh.... ini sangat menjijikan Roddin" Jasel memberikan ekspresi yang sangat jelek kepada sahabatnya itu.
"Maafkan aku Jasel, tadi aku sangat takut" ucap Roddin yang mengakui kesalahannya.
Tepat ketika keduanya sedang saling bertengkar, Artius yang selama ini sebenarnya melindungi mereka dari kejauhan. Muncul dan menjewer kuping keduanya.
"Aaaa....dadada" ucap Roddin dan Jasel yang merasakan kesakitan karena telinga mereka dijewer oleh Artius secara tiba-tiba.
"kalian berdua sepertinya memang muridku yang paling susah untuk diatur" Ucap Artius dengan nada yang sedikit kesal kepada kedua muridnya itu.
Namun yang terjadi selanjutnya, Artius melepaskan telinga dari kedua muridnya dan mengusap kepala mereka dengan kedua tangannya.
"akan tetapi, guru juga sangat bangga kepada kalian berdua, karena telah melakukan pekerjaan yang sangat baik, sekarang ayo kita berpindah ketempat yang jauh lebih aman." Artius tersenyum kepada kedua muridnya, dan membawa mereka pergi dengan sangat cepat menggunakan sihir element angin miliknya, ke atas sebuah menara yang ada di dinding Benteng.
"Guru, mengapa anda membawa kami ke atas sini. kami masih bisa bertempur bersama Marquis dan tidak membutuhkan pertolonganmu." Ucap Jasel yang tampak sedikit marah kepada gurunya.
"Jasel, kau tidak boleh berkata seperti itu, justru kita harus berterimakasih kepada guru, karena telah membawa kita ke tempat yang aman." Roddin memberi komentar terhadap sikap Jasel yang kasar terhadap guru mereka.
"hihihi, kau memang muridku yang paling pengertian, baiklah, berhenti marah-marah dan dengarkan ucapanku ini. yang harus kalian lakukan saat ini adalah Duduk dan saksikan.! Sebentar lagi, kalian berdua akan mengetahui arti sesungguhnya dari Kekuatan." Artius menatap kedua wajah muridnya dengan senyum khas nya yang datar.
Michael yang saat ini telah mengenakan Dragon's Heart Pendant merasakan energi yang sangat besar mengalir kedalam tubuhnya, kekuatan fisiknya seolah di perkuat beberapa kali, dan merasakan Aura di dalam tubuhnya seolah mengalir dengan sangat deras. Bersamaan dengan peningkatan kekuatan yang dirasakanya itu, muncul sebuah pengetahuan di dalam kesadarannya yang bernama Dragon's Roar.
"Ini adalah Kemampuan yang disebutkan Tuan Misterius itu sebelumnya, aku harus segera mengeluarkan kemampuan ini dan menghentikan pertempuran secepatnya."
Michael yang saat ini telah mengetahui kemampuan unik yang dimiliki Dragon's Heart Pendant, Mulai Memusatkan seluruh energi dan Aura pada bagian perutnya. Membuat perutnya tampak sedikit membesar dan seluruh kulitnya menjadi berwarna merah. Tanah yang berada dibawah kakinya tiba-tiba saja hancur seolah ditimpa beban yang sangat berat, dan membentuk tanah disekitarnya menjadi sebuah mangkuk raksasa, selebar 20 meter dan sangat dalam di bawah tanah.
membuat seluruh pasukan yang sebelumnya telah menjauh dari Michael, hanya dapat membuka mulut mereka dan menyaksikan kengerian dari seorang kesatria tingkat 6 yang tampaknya saat ini telah mencapai tingkat ke 7 itu di depan mata mereka.
"kurasa, Ini adalah batas kekuatanku." Michael merasakan seluruh Energinya kini telah terpusat di perutnya, dan mengalirkan sedikit sisa energinya ke bagian kakinya, dan yang terjadi selanjutnya.
"Boooomm!!!" tanah di bawah kakinya meledak karena dorongan yang sangat kuat dari kaki Michael, membuatnya Melompat dengan kecepatan tinggi menuju ke langit.
"ERRRRGHHHH, Draaagonnn's Roaarrrrrrrr!!!!"
"WWWWRRRRGGGGHHHHHHHHHHH!!!!!" Suara Raungan Seekor Naga yang sangat ganas, Kini dapat terdengar sampai ratusan mil jauhnya, menciptakan tiupan angin yang sangat kuat ke segala arah, hingga membuat Tanah dan bangunan disekitar wilayah Zeron bergetar dengan sangat dahsyat.
__ADS_1