
[Peringatan!]
[Tubuh Subject terdeteksi memasuki Fase akhir kegilaan, jika terus dibiarkan, energi kehidupan dan darah di dalam tubuhnya akan terkuras habis hingga tak tersisa]
Jendela peringatan sistem, muncul dihadapan Aland dan memberikan informasi terkait kondisi tubuh Rhinon saat ini.
"Apa sebenarnya yang membuat wanita ini menjadi begitu marah, bahkan sampai memaksa dirinya untuk bertindak hingga sejauh ini. Apakah karena Rodin melukai teman-temannya?" Ucap Aland di dalam hatinya.
Tepat ketika pertanyaan itu muncul didalam pikirannya. Tiba-tiba saja dari kejauhan, terdengar suara seorang wanita yang berteriak dengan kencang kearahnya.
"Hentikan Tuan muda..!! Saya mohon kepada anda, tolong jangan sakiti Kapten Rhinon. Dia hanya kehilangan kendali ketika melihatku jatuh dan tak sadarkan diri." Ucap seorang Prajurit Beastman wanita dengan nada yang terengah-engah karena
"Ehh.. Kenapa gadis itu menghampiriku? Apakah dia berpikir aku akan menghabisi nyawa wanita singa, dan dia datang untuk memvantu. Tu.. Tunggu sebentar.. EHHHHH...!!!" Aland begitu terkejut ketika melihat detail informasi mengenai identitas prajurit Beastman wanita yang berlari menghampirinya.
[ Hp : \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= 600
Mana : \=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\= 300
Nama : Ellrodir de la Serna Archarius
Ras : Beastman
Job : Alchemist
Detail Informasi : Putri ke tiga dari Raja Archarius, pemimpin tertinggi para Beastman dari Kerajaan Volem. Dia adalah seorang putri yang terkenal dengan pemahamannya yang mendalam di bidang Alkimia dan pengobatan. Saat ini, dia sedang menyamarkan penampilan tubuhnya dengan menggunakan kemampuan Alchemist.]
"Hihihi... Rupanya gadis ini adalah seorang putri dari kerajaan Volem, tidak kusangka akan mendapatkan Jackpot seperti ini. Aku tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini." Ucap Aland didalam hatinya, sambil memikirkan sebuah rencana yang matang.
"Saya mohon Tuan, tolong jangan sakiti kapten kami. Dia tidak bermaksud untuk melakukan semua ini sejak awal." ucap Ell dengan nada gemetar sambil membungkukkan badannya kepada Aland.
__ADS_1
Kejadian tersebut sontak membuat Rodin dan Jasel terkejut, mereka berdua dengan cepat menghampiri Aland untuk mengetahui situasi yang terjadi.
"Tuan muda! Apakah anda baik-baik saja?" ucap Rodin dan Jasel yang datang menghampiri Aland sambil memeriksa keadaannya.
"Aku baik-baik saja. Kalian tidak perlu hawatir." Jawab Aland dengan santai.
Setelah mendengar jawaban dari Aland, Jasel langsung menghampiri Ell yang berada tidak jauh di depan mereka, diapun mengacungkan pedangnya dan bersiap melancarkan sebuah serangan.
"Aku tidak akan membiarkanmu melukai tuan Aland. Sekarang bersiaplah dan hadapi aku!." Ucap Jasel dengan penuh amarah, sambil menghunuskan pedangnya ke arah Ell.
"Tu.. Tunggu dulu, aku mohon tuan, tolong selamatkan kapten Rhinon. Kondisinya saat ini semakin memburuk, setelah anda menyelamatkan dirinya, saya berjanji akan membantu anda melakukan apapun yang anda perintahkan." Ucap Ell dengan penuh harap.
Setelah mendengar pernyataan yang diucapkan Ell kepadanya. Aland tidak dapat menutupi raut kegembiraan di wajahnya.
"Ehhhh.... Apa dia baru saja bilang, dia akan melakukan apapun yang aku perintahkan.. Hehehehe.. Sial, berhentilah Memikirkan hal yang tidak-tidak. Sekarang ayo kita selesaikan dulu masalah ini." ucap Aland di dalam hatinya sambil tersenyum menyeringai.
" A.. A... Apa maksudmu berkata seperti itu kepada tuan muda... Beraninya kau..!! Aku tidak akan memaafkanmu, terimalah iniii...!"
Tepat ketika Jasel akan melancarkan serangannya. Tiba-tiba saja tubuhnya menjadi kaku dan gemetar, dia merasakan Energi Spiritual yang begitu kuat menerjang jiwa dan pikirannya.
"kekuatan ini...!" Jasel kembali merasakan tekanan yang begitu kuat di tujukan ke arahnya. Hingga membuatnya tersadar, bahwa tindakannya yang selalu terbawa emosi. Telah mengakibatkan semua hal buruk terjadi, dan merugikan semua orang.
"Apakah anda telah merenungkan kesalahan anda, Nona Jasel?" Ucap Aland dengan suara yang tenang, sambil melepaskan kemampuan wisdom Domination miliknya dari tubuh Jasel.
"Maafkan saya Tuan muda, saya telah bertindak gegabah dan tidak berpikir panjang sebelumnya." Jasel mengakui kesalahannya di hadapan Aland, sambil berlutut di atas tanah.
"permohonan maaf diterima, sekarang biarkan aku menyelamatkan kapten Beastman ini terlebih dahulu. Aku tidak ingin membuat Putri Ellrodir menjadi sedih karena kehilangan orang yang begitu berharga untuknya. Bukankah begitu tuan putri?"
Dengan santai, Aland mengungkap identitas Ell yang sesungguhnya, dihadapan Rodin dan jasel. Hal itu sontak membuat mereka bertiga begitu terkejut dan tidak tau harus berkata apa.
__ADS_1
"Ba... Bagaimana dia dapat mengetahui identitas dan penyamaranku saat ini? Bahkan ayahku sendiri, Raja Archarius yang merupakan seorang Druid tingkat tinggi dan Beastman terkuat di kerajaan Volem, tidak dapat mengenali penyamaranku dengan mudah." Ucap Ell didalam hatinya, sambil menunjukan wajah yang pucat, seolah tidak percaya bahwa ada seseorang yang mampu menyadari tehnik penyamarannya.
Sementara semua orang tampak terkejut dengan apa yang di katakannya, Aland menghiraukan sekelilingnya dan menghampiri tubuh Rhinon, yang saat ini masih terjebak dalam Ilusi yang diciptakan Aland menggunakan kemampuan Wisdom Domination miliknya.
"Sistem, Aktifkan kemampuan Primordial Mastery." Aland memberi perintah kepada Sistem, sambil mengarahkan tangannya ke tubuh Rhinon yang berlutut tak berdaya di hadapannya.
[Primordial Mastery di Aktifkan]
[ Kini anda dapat memasuki alam bawah sadar target dan terhubung dengan Alam Spiritual di dasar jiwanya.]
[ Saat ini Kesadaran Target telah terpengaruh kekuatan warisan darah, dan kehilangan kendali atas tubuh dan pikirannya. Apakah anda ingin mengembalikan kesadarannya ? ]
[YES] [NO]
"Ya, ayo lakukan itu." Aland menekan tombol [YES] pada jendela sistem.
Tepat setelah itu, Aland merasakan energi Kehidupan murni yang melingkupi tubuhnya, kini telah menyatu dengan tubuh Rhinon.
Secara perlahan Aland dapat melihat lanskap spiritual yang begitu dalam dan Misterius. Dia melihat bayangan kesadaran Rhinon yang tampak terbelenggu di antara kekacauan energi berwarna gelap yang membuatnya kesulitan untuk menjaga kendali dari tubuh dan kekuatannya.
"Mungkinkah energi gelap itu adalah kekuatan warisan darah yang telah merenggut kesadaran wanita ini? Sistem! apakah ada cara agar seseorang dapat mengendalikan kekuatan warisan darah, tanpa terpengaruh oleh efek kegilaan?" tanya Aland, kepada Sistem dengan menggunakan kesadarannya.
[Berdasarkan hasil analisis dari data yang diperoleh pada tubuh Subject saat ini, efek kegilaan disebabkan karena pengaruh kuat dari darah Binatang Buas tingkat tinggi yang telah di wariskan ke dalam tubuh seorang Beastman melalui metode khusus bernama Kontrak Darah. Metode ini hanya bisa dilakukan oleh seorang Beastman yang telah mempelajari keterampilan untuk menjadi seorang Druid.]
[Namun kemampuan tersebut, digunakan hanya untuk membuat kontrak jiwa dengan Binatang Buas tingkat tinggi yang bersedia mewariskan darah mereka, tanpa dapat menghilangkan unsur-unsur negatif dari sifat dan karakteristik seekor binatang buas yang terkandung di dalamnya.]
[Hal itulah yang menyebabkan seorang Beastman kehilangan kendali atas kesadaran mereka dan akan menjadi semakin liar layaknya seekor binatang buas jika mereka terlalu lama menggunakan kemampuan warisan darah dalam sebuah pertempuran.]
[Berdasarkan spekulasi itulah, Maka satu-satunya cara yang efektif untuk mengindari masalah tersebut, adalah dengan menghilangkan unsur negatif pada sifat alamiah binatang buas yang telah menyatu di dalam darah seorang Beastman.]
__ADS_1
[Untuk melakukan hal itu, anda dapat mengalirkan Energi Kehidupan murni yang anda miliki, kedalam setiap saluran darah pada tubuh target. Namun perlu diketahui, metode ini hampir sama seperti ketika anda merebus air dengan suhu yang tinggi, untuk membunuh kuman dan mikroba yang terdapat di dalam air. Maka hal itulah yang akan terjadi pada tubuh target jika anda memurnikan darahnya.]