
Setelah kepanikan dan kehebohan yang terjadi sebelumnya, Aland duduk di meja makan bersama kedua orangtuanya. Pada saat ini, Elis masih sedikit merasa bersalah karena kecerobohan yang ia lakukan terhadap putranya itu, dan menanyakan kondisinya saat ini.
“Apakah kamu baik-baik saja sayang? maafkan kecerobohan ibu, karena terlalu keras saat memelukmu.” Ucap Elis dengan Nada yang lembut.
“Aku baik-baik saja ibu, jangan terlalu dipikirkan.. Aku tahu ibu sangat mencintaiku.”
“Kyaaa.. kamu sangat menggemaskan putraku.. Ibu bisa saja pingsan setelah mendengar perkataan itu darimu.” Elis kembali Histeris dan terkulai lemas setelah mendengar perkataan tulus dari Aland.
“Ehem.. Ehem..” Marquis Michael kembali memotong pembicaraan istri dan putranya itu.
“Bukankah ada yang harus kita bicarakan kepada putra kita saat ini?” Ucap Michael sambil menoleh ke Istrinya.
“hihihi.. baiklah, aku minta maaf” Jawab Elis.
“Aland, seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya. Besok kita semua akan berangkat menuju ibukota Kerajaan, untuk melakukan upacara pemberkatan kepadamu yang sebentar lagi memasuki usia 7 tahun. Apakah kamu sudah mengetahui apa itu upacara Pemberkatan?” Lanjut Michael bertanya kepada putranya.
“Ya Ayah. Aku sudah membacanya di perpustakaan keluarga.” Jawab Aland dengan penuh percaya diri sambil menanyakan informasi tersebut kepada sistem, menggunakan kesadarannya. “Sistem, tampilkan informasi seputar upacara pemberkatan.”
[Upacara Pemberkatan adalah sebuah ritual magis yang diadakan oleh Gereja Suci Luvinus untuk mengukur potensi seseorang dan memperkuat bakat yang dimilikinya, serta membantu mereka mengembangkan kemampuan mereka dengan bijaksana.
__ADS_1
Dalam upacara pemberkatan, terdapat sebuah benda khusus yang digunakan untuk mengukur tingkat energi sihir atau aura seseorang. Benda ini dikenal sebagai "Spiritual Stone" ini adalah sebuah kristal langka yang memiliki kemampuan unik untuk merasakan, menyerap, dan memancarkan Aura serta Energi sihir.]
[Spiritual Stone biasanya memiliki bentuk yang indah dan beragam, dengan warna-warna yang berbeda sesuai dengan jenis energi yang diukur. Saat digunakan dalam upacara pemberkatan, Spiritual Stone ditempatkan di atas altar atau dalam wadah khusus yang terbuat dari bahan suci. Dengan menggunakan intuisi dan keahlian, penyihir atau ahli aura akan menyentuh atau mengarahkan tangannya ke Spiritual Stone, mengalirkan energi mereka ke dalamnya.]
[Saat individu yang akan diberkati berada di hadapan Spiritual Stone, benda magis ini akan merespons dengan berbagai cara. Ada beberapa tanda yang mungkin terjadi:
Cahaya dan Warna: Spiritual Stone akan memancarkan cahaya yang sesuai dengan jenis energi yang ada pada individu tersebut. Warna-warna yang berbeda akan muncul sesuai kecenderungan bakat yang dimiliki oleh seseorang, seperti biru untuk energi Sihir, hijau untuk energi penyembuhan, atau merah untuk energi keberanian.
Getaran dan Panas: Spiritual Stone bisa saja menggetar atau terasa hangat saat dipegang oleh individu yang akan diberkati. Ini menunjukkan bahwa energi sihir atau aura mereka cukup kuat dan aktif.
Perubahan Bentuk: Dalam beberapa kasus, Spiritual Stone dapat mengubah bentuknya secara halus saat dihadapkan dengan energi yang kuat. Ini menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara energi individu dan energi kristal.
Penggunaan Spiritual Stone dalam upacara pemberkatan memberikan dimensi visual dan sensorik yang kuat, memungkinkan semua yang hadir merasakan kehadiran energi sihir atau aura dengan lebih mendalam.
Spiritual Stone juga berfungsi sebagai alat komunikasi antara penyihir atau ahli aura dan dunia spiritual, membantu mereka memahami dan membimbing individu yang akan diberkati untuk mengembangkan potensi mereka dengan bijaksana.]
Setelah Informasi mendetail ditampilkan oleh Sistem, Aland kemudian membaca sebagian kecil informasi tersebut untuk menjawab pertanyaan Marquis Michael sebelumnya, hal ini dilakukannya agar tidak terlalu menimbulkan kecurigaan dari kedua orangtuanya. Mengenai pemahamannya yang sempurna berkat bantuan dari sistem Apostle.
“Upacara Pemberkatan adalah sebuah ritual magis yang diadakan oleh Gereja Suci Luvinus untuk mengukur potensi seseorang dan memperkuat bakat yang dimilikinya, serta membantu mereka mengembangkan kemampuan mereka dengan bijaksana. Aku juga membaca mengenai benda khusus yang digunakan oleh Priest tertinggi Gereja suci Luvinus untuk mengukur tingkat energi sihir atau aura seseorang, namun aku tidak mengetahui detail informasi mengenai benda magis ini, ataupun prosesnya hingga dapat dijadikan sebagai alat untuk mengujji kelayakan bakat seseorang.” Jawab Aland dengan antusias sambil berpura-pura tidak mengetahui detail Informasi yang ditanyakan kepadanya.
__ADS_1
“hahaha... Luar biasa, kamu memang anak yang rajin dan cerdas. Tentu saja Detail mengenai pembuatan ataupun proses penggunaan Benda Magis yang kamu maksudkan itu tidak ada di dalam buku manapun, karena Informasi ini hanya diketahui oleh mereka yang memiliki kedudukan tinggi di Kekaisaran."
"Baiklah, ayah akan memberitahumu sedikit mengenai informasinya. Benda magis yang kamu maksudkan itu bernama Spiritual Stone, seperti namanya Batu kristal ini dianggap sebagai wadah energi supernatural dan kekuatan magis yang dapat digunakan oleh individu yang memiliki energi sihir ataupun Aura di dalam tubuh mereka."
"Saat upacara pemberkatan berlangsung, kamu hanya perlu manyalurkan Energi magis di dalam tubuhmu kedalam Spiritual Stone, nantinya benda magis itu akan melakukan evaluasi bakatmu berdasarkan jumlah energi Spiritual yang kamu miliki dan menunjukan kecenderungan Energi Spiritual kedalam karakteristik bakat yang lebih dominan untukmu, tentu saja bakat magis itu hanya ada dua, yaitu bakat menggunakan Aura dan Bakat dalam bidang Energi Sihir. Apakah kamu sudah faham?“ Tanya Michael menutup penjelasannya.
"Ya, Ayah. Kini aku sudah memahami prosesnya." Jawab Aland dengan penuh percaya diri.
Elis menyela pembicaraan keduanya. "Dengarlah Sayang, apapun bakat yang kamu miliki nantinya, ayah dan ibu akan selalu ada untuk mendukungmu." Ucap Elis sambil tersenyum lembut kepada Aland.
Aland dengan penuh semangat menjawab, "Terima kasih ayah, ibu. Aku sungguh tidak sabar, ingin melihat Ibukota kerajaan dan memulai upacara pemberkatan."
Marquis Michael menambahkan, "Kami juga sangat bangga kepadamu, Aland. Kami yakin bahwa bakatmu pasti akan bersinar dan membawa kebaikan kepada semua orang."
Sambil menyantap hidangan lezat di meja makan, Elis kembali menyela perbincangan keduanya. "Aland, selain pemindaian bakat, upacara ini juga akan menjadi momen istimewa di mana kita akan merayakan pertumbuhanmu selama 7 tahun ini. Semua teman dan keluarga akan hadir untuk memberikan dukungan."
Aland tersenyum bahagia, "Aku berharap bisa memberikan yang terbaik untuk semua orang."
Saat kedua orangtuanya menyusun rencana lebih lanjut, Aland merasa sedikit cemas di dalam hatinya. Dia menyadari bahwa kekuatan yang dimilikinya saat ini, berada jauh diluar nalar manusia normal pada umumnya. Diapun memutuskan untuk mempelajari bagaimana cara agar dapat menekan kekuatannya yang begitu besar, hingga kebatas manusia Normal pada umumnya.
__ADS_1