Sistem Apostle Dewa

Sistem Apostle Dewa
Kekuatan Tersembunyi


__ADS_3

Ditengah hutan yang sebelumnya dipenuhi pepohonan yang rindang, kini telah hancur dan porak poranda diakibatkan serangan sihir dalam sekala besar yang dilancarkan oleh pasukan Elf sebelumnya.


Seluruh pasukan Elf, saat ini telah membentuk formasi melingkar dan mengepung Jenderal Ark bersama para pengikutnya yang saat ini tidak terlihat karena tertutupi dubi yang sangat tebal.


"Apakah kita berhasil melukai mereka?" Ucap seorang Prajurit Elf kepada temannya.


"Jangan Lengah! Tetaplah fokus dan pertahankan Formasi" ucap Ratu Elf mengingatkan pasukannya.


Dalam keheningan yang mencekam setelah ledakan sihir yang dahsyat sebelumnya, kepulan asap tebal menyelimuti medan pertempuran. Semua pandangan terhalang oleh kepulan debu yang sangat tebal, dan para ELf berusaha mencari keberadaan Jenderal Ark bersama para pengikutnya.


Tiba-tiba saja, terdengar suara raungan binatang buas yang sangat kencang dari balik Asap tebal di medan pertempuran, hingga menghempas kepulan asap tebal itu dan mengungkap sosok Jenderal Ark yang kini telah berubah menjadi seekor Ular raksasa yang menjulang tinggi ke langit.


Venoms Dragon adalah perwujudan dari kegelapan yang dimiliki Jenderal Ark, dan kekuatannya begitu mematikan. Tubuhnya tertutupi sisik berwarna hijau gelap yang dipenuhi tumbuhan beracun di setiap celahnya. Mengisi udara dengan aroma yang memabukkan dan membuat napas para Elf terasa begitu sesak berada di dekatnya.


"Ruaarggghh!! Beraninya kalian meremehkan kekuatanku. Sekarang, bayarlah dengan nyawa kalian." Ucap Jenderal Ark dengan suara Naganya yang menggelegar.


"HHrraaahhhhhhh"


Semburan Api berwarna hijau terang, berkobar dengan sangat dahsyat dari dalam mulut Jenderal Ark dalam wujud naganya. Kekuatannya akan meningkat puluhan kali lipat jika dirinya berubah dalam wujud Venoms Dragon.


Adela Starfrost segera mengangkat tangannya, untuk menghadapi serangan dari Jenderal Ark. Dengan kemampuan sihir Es miliknya yang luarbiasa.


"Glacial Fortress"


Dengan mata yang penuh tekad dan gerakan tangan yang lincah, Adela Starfrost menancapkan tongkat sihirnya ke atas tanah, dan menciptakan sebuah ledakan Energi sihir yang sangat kuat, keluar dari bawah kakinya dan membentuk sebuah benteng es yang menjulang tinggi dengan sangat cepat.

__ADS_1


Benteng itu terbentuk dalam sekejap, melindungi seluruh pasukan Elf dari semburan Api beracun Jenderal Ark. Api yang dahsyat menabrak tembok es yang sangat tebal, menyebabkan uap panas memenuhi udara.


Tembok es itu berguncang dengan sangat hebat, dan menyerap panas api dengan hawa dingin dari Es tebal yang mencair. Pasukan Elf bersorak sorai saat melihat benteng es itu berdiri dengan gagah perkasa, melindungi Mereka dari serangan yang mematikan.


Sementara itu, Adela Starfrost masih memusatkan energi sihirnya untuk menjaga benteng es itu tetap stabil. Namun setelah beberapa saat, dia tiba-tiba saja merasakan kekuatan es yang sedang dikendalikannya terasa semakin lemah.


"Kalian semua! Menjauhlah, aku sudah tidak kuat lagi untuk menahan serangannya." Adela memberi peringatan kepada para Elf untuk menjauh dari Glacial Fortress miliknya.


Kekuatan Venoms Dragon terlalu besar untuk dihadapinya kali ini. Serangan itu memecah pertahanan Adela dengan sangat cepat, membuat Api hijau yang sangat panas dan beracun itu, menembus setiap lapisan Es yang diciptakannya dan melukai tubuh para Elf yang tidak sempat untuk menghindar lebih jauh.


Kepala keluarga Evergreen, Aryndel Evergreen, yang dikenal karena keahliannya dalam Seni Pengobatan Magis dan Alkimia, dengan cepat mengayunkan tongkat sihirnya dan mengeluarkan cahaya kehijauan yang menyebar di udara, cahaya itu menyelimuti tubuh para Elf yang terluka akibat terkena dampak dari serangan Api beracun Sebelumnya.


"Adela, apa kamu baik-baik saja?" Tanya Aryndel yang datang kearah adela untuk mengobati lukanya secara langsung.


"Berhentilah bicara, ayo kita mundur terlebih dahulu untuk mengobati lukamu. Cedric dan para summoner dari Keluarga Yellowhope akan menahan mahluk itu untuk sementara." Ucap Aryndel sambil membopong Adela yang terluka dan pergi ke garis belakang untuk mengobati lukanya.


Disisi lain, Pertempuran sengit antara Jenderal Ark dengan beberapa orang Summoner dari keluarga Yellowhope, tampak berlangsung dengan sangat intens.


Terlihat di udara seekor Thunderbird dan Wind Gryphon sedang melepaskan kekuatan magis mereka, kilatan petir berwarna biru dan angin topan yang berputar dengan sangat dahsyat. Menghantam tubuh Venom dragon yang berada di bawahnya.


Akan tetapi, serangan itu tampak tidak berpengaruh sama sekali terhadap tubuh Venom dragon yang memiliki sisik-sisik kuat di sekujur tubuhnya dengan ketahanan fisik dan sihir yang luarbiasa.


Storm Owl, Zephyr Falcon dan Celestial Roc, bekerjasama mengandalkan kecepatan dan kefasihan mereka dalam meluncurkan serangan fisik yang kuat, mencoba menyerang Venom Dragon dari berbagai arah.


"Kiakk.."

__ADS_1


"Whoosh..Whoosh."


Serangan dari paruh dan cakar ketiga Binatang magis tingkat tinggi itu, menghantam tubuh Venom Dragon dengan sangat keras.


Namun dari sekian banyaknya serangan yang mereka lancarkan, tidak ada satupun dari serangan mereka yang dapat menembus pertahanan kuat dari Venom Dragon. Keaadan buruk justru terjadi sebaliknya, ketiga hewan magis itu terluka parah karena tubuh mereka terkena sisik Venom dragon yang sangat beracun.


"Tuan Cedric, Kita tidak dapat menahannya lebih lama lagi. Jika terus di biarkan, hewan-hewan magis kita akan semakin terluka parah." Ucap Seorang Summoner kepada Cedric yang tengah bertarung bersamanya.


"Ini benar-benar buruk, perintahkan Binatang Magis kalian untuk mundur, kita akan menahan Monster ini dengan kekuatan yang kita miliki saat ini." Cedric memberi perintah dengan sangat tegas, dan kembali menghadapi Venom Dragon dengan kemampuan lain yang dimilikinya.


Tepat di tengah kekacauan pertempuran itu, Ratu Elf memandang situasi pertempuran dengan tenang dan mengamati kekuatan musuh dengan bijaksana.


Ia telah mengetahui kekuatan fisik dari Venom dragon yang sangat kuat, berasal dari pertahanan sisiknya yang tebal dan beracun. Hal itulah yang menyebabkan setiap serangan yang dilancarkan oleh para Elf, tidak ada satupun yang berhasil untuk melukainya.


"Satu-satunya cara untuk mengalahkan venoms dragon adalah dengan menghancurkan sisik tebal dan beracun yang melindungi tubuh bagian dalamnya yang lemah. Jika tebakanku kali ini memang benar, maka tidak ada caralain saat ini. Aku harus menggunakan Kekuatan kuno itu, dan menanggung resikonya." Ucap Alysia Starleaf dengan penuh keyakinan dan tekad membara di hatinya.


Keluarga Kuno Starleaf memiliki sejarah yang kaya dan bermartabat di dalam dunia Elf. Mereka adalah keturunan langsung dari elf-elf tertua yang hidup di hutan-hutan Elenor. Keluarga mereka dikenal sebagai ahli dalam sihir alam dan tumbuhan.


Seiring berjalannya waktu, keluarga Starleaf tumbuh dan berkembang, menjadi salah satu keluarga paling disegani dan berpengaruh di antara masyarakat Elf.


Setiap generasi melanjutkan tradisi dan pengetahuan dari para pendahulu sebelumnya. Tentang berbagai macam pengetahuan sihir dan kemampuan Kuno milik keluarga mereka, yang telah terjaga kerahasiaannya selama ribuan tahun lamanya.


Menurut catatan sejarah bangsa Elf, kekuatan Kuno milik keluarga Starleaf merupakan sebuah pedang bermata dua.


Selain Kekuatan itu dapat memberikan peningkatan kemampuan yang sangat besar kepada penggunanya. Dibalik semua itu, terdapat konsekuensi yang sangat besar. Harus ditanggung oleh siapa pun yang memanfaatkan kekuatan ini dengan tubuh mereka.

__ADS_1


__ADS_2