SNOW FLOWER

SNOW FLOWER
RANGKAIAN KATA


__ADS_3

❄SNOW FLOWER❄


EPISODE 07


Setelah semua itu berlalu...


Di kamar tidur sang Permaisuri


"Bagaimana keadaan nya?"Tanya sang Kaisar.


"Seharusnya beliau baik-baik saja,anda tidak perlu khawatir yang mulia!"Jawab tabib Tong.


"Haisss...,kau pergilah!"Titah sang Kaisar.


"Baik yang mulia!"Jawab tabib Tong.


"Hamba izin undur diri!"Lanjut tabib Tong sambil membunggkukkan badannya


Setelah tabib Tong meninggalkan kamar tidur sang permaisuri...,kaisar lantas saja menghampiri Permaisuri tanpa berfikir panjang.


"Lan..."


Waktu berjalan sangat cepat tanpa di sadari hari mulai berganti..,namun permaisuri tak kunjung bangun.


Di halaman istana phoenix


Tampaklah sang Kaisar tengah membicarakan hal yang sangat serius.


Dan di dekatnya tampak juga tabib tong yang berlutut dengan ekspresi yang sulit untuk di jelaskan.


"Seharusnya beliau sudah siuman.."Pikir tabib Tong.


"Yang mulia efek obat itu adalah membuat siapapun yang meminumnya merasakan rasa kantuk yang tidak tertahan kan..,namun itu akan membuat Permaisuri tenang.."Ucap tabib Tong bangun dari posisi nya.


"Hamba akan mengatakan ini,sebenarnya permaisuri dulu memiliki .....!"Ucap tabib Tong agak ragu.


"Katakan!"Titah sang Kaisar.


"Terdapat racun dingin di dalam tubuhnya"Ucap tabib Tong berterus terang.


Mendengar hal itu alangkah terkejut nya Kaisar.


"Racun dingin?,bagaimana bisa aku tidak tahu tentang hal ini?"Tanya Kaisar meninggikan nada bicara nya.


"Mohon ampun sebesar-besarnya ini adalah titah Permaisuri sendiri"


"Untuk menyembunyikan perihal tentang penyakit nya"Lanjut tabib Tong.


"Untuk saat ini obat dari rancun dingin sendiri masih belum ada,hamba sudah mencoba segala cara namun..."Kata-kata tabib Tong tiba-tiba terhenti.


"Apa?"Tanya sang Kaisar.


"Sepertinya Permaisuri sendiri tidak ada keinginan untuk sembuh,setiap hari beliau makan sangat sedikit,bahkan tidak jarang beliau mogok makan juga tidak meminum obat yang hamba buat"


"Sebenarnya orang biasa tidak akan sanggup bertahan lama jika mengidap penyakit ini"


"Hamba tahu pasti racun ini membuat siapapun menderita,rasa nya bagaikan di tusuk-tusuk dengan beribu paku es"


"Yang membuat siapapun memilih mati dari pada terus merasakan rasa sakit yang begitu hebat"Ucap tabib Tong menjelaskanm


"Dia begitu menderita tapi aku tak tau apapun,betapa bodohnya diriku"Pikir sang kaisar.


"Akan tetapi beliau selalu tenang seolah penyakit nya ini tidaklah penting"Lanjut tabib Tong.


beberapa menit kemudian.


Sang kaisar kembali ke kamar tidur sang permaisuri dan mendapati permaisuri sedang duduk di bangku dengan beberapa kertas dan tinta juga kuas di tangannya.


"Salam yang mulia"Ucap Permaisuri bangun dari duduk nya untuk memberi salam.


Tanpa berfikir panjang Kaisar langsung berlari dan memeluk Permaisuri.


"Ada apa yang mulia?"Tanya Permaisuri memegang punggung tangan Kaisar.


"Biarkan aku memeluk mu sebentar saja!"


"Ada apa dengan nya?"Tanya Permaisuri dalam hati.


"Apa ada masalah yang mulia?"Tanya Permaisuri.


"Tidak"Jawabnya sambil melepaskan pelukannya.


"Aku hanya senang kau sudah baik-baik saja!"Ucap Kaisar menyembunyikan rasa bersalah nya.


"Apa yang sedang kau lakukan?"Tanya Kaisar mencoba mengalihkan topik pembicaraan.

__ADS_1


"Ahhh,hamba sedang menyusun kata-kata untuk di jadikan sebuah lagu"Jawab Permaisuri menunjukkan se lembar kertas kepada Kaisar.


"Bagaimana menurut anda yang mulia?"


Di atas kertas tersebut tertulis


Bayangan kita memanjang di sepanjang jalan.


Saat aku berjalan di senja bersama mu.


Jika kita bisa bersama seperti ini selamanya.


Berpegangan tangan.


Ini hampir cukup untuk membuat ku menangis.


Angin dingin berhembus.


Aku bisa mencium musim dingin,


akan segera datang ke kota ini.


Ketika aku berada didekat mu.


saat ini....


Ketika kita berdua berpelukan.


Menatap bunga salju yang jatuh pertama tahun ini.


Dipenuhi kebahagiaan.


Ini bukan ketergantungan atau kelemahan.


Aku hanya mencintaimu.


Aku pikir begitu dengan sepenuh hati ku.


Aku rasa ketika aku bersama mu.


Aku bisa mengatasi apa pun.


Aku berdoa agar hari-hari seperti ini.


Akan terus berjalan selamanya.


di malam hari hingga membuatmu terbangun.


Aku akan mengubah kesedihan Apapun.


Menjadi senyuman.


Bunga-bunga salju berjatuhan di luar jendela.


tak henti-hentinya mewarnai kota kita.


Aku menyadari bahwa ini cara cinta


Yang ingin melakukan sesuatu


Untuk orang lain.


Jika aku harus kehilangan dirimu.


Aku akan menjadi bintang dan menerangimu.


Aku akan bersamamu saat malam tiba.


Ketika air mata mulai membasahi senyuman mu.


saat ini.....


Ketika kita berdua berpelukan Menatap.


salju yang jatuh pertama tahun ini.


Dipenuhi kebahagiaan.


Ini bukan ketergantungan atau kelemahan.


Aku hanya ingin seperti ini.


Bersamamu selamanya.


Aku bisa jujur ​​memikirkan itu sekarang.

__ADS_1


Bunga salju putih yang murni mengubur kota ini.


Kenangan lembut menggambar hati kita.


Bersama mu selamanya ...


"Begitu indah permaisuri"Jawab Kaisar yang tak kuasa menahan tangis nya.


"Ada apa yang mulia?"Tanya Permaisuri yang masih keheranan.


"Aku begitu bodoh karena tidak menyadari apa yang ia inginkan"Pikir Kaisar.


"Keinginan nya begitu sederhana hanya ingin aku bahagia agar bisa menjadi kekuatan untuk nya"Pikir Kaisar dalam hati.



"Ada apa dengan yang mulia?"Tanya Permaisuri dalam hati.


Dalam beberapa saat ia menatap mata Kaisar dengan tatapan penuh kasih.


"Tatapannya masih sama seperti dulu"Pikir sang Kaisar.


"Aku tidak menyadari bahwa sebenarnya aku lah yang berubah,ia masih Lan'er ku yang dulu"Pikir sang Kaisar dalam hati.


"Bulu matanya panjang"Pikir Permaisuri sembari menatap mata kaisar.


"Yang mulia?"


"Ada apa?"


"Ibu suri bilang hamba dan yang mulia..."Sebelum kata-kata Permaisuri selesai terucap kaisar menyela perkataan nya.


"Panggil aku dengan namaku!"Ucap Kaisar menyela perkataan Permaisuri.


"Hamba.."Lagi-lagi perkataannya di potong oleh sang Kaisar.


"Jangan pernah menyebut dirimu seorang hamba di depan ku!"


"Lalu aku harus memanggil mu apa?"Tanya sang Permaisuri sambil mencubit pipi kaisar.


"Kenapa aku merasa ada yang berubah dari diri Kaisar"Pikir nya.


"Tatapan nya sangat lembut..,tidak seperti biasanya yang begitu dingin"Pikir sang Permaisuri dalam hati.


Melihat perubahan sikap kaisar kepadanya Permaisuri sekilas tersenyum seraya bertanya dalam hati.


"Lan...inikah yang kau inginkan?"


"Phoenix!"Ucap permaisuri dengan nada rendah.


Tiba-tiba


"Aa..apa kau bilang?"Tanya Kaisar kegirangan.


"Apa?"Permaisuri malah bertanya kepada Kaisar.


"Katakan sekali lagi!"Pinta sang Kaisar.


"Po..Pho...Phoenix!"Ucap Permaisuri dengan terbata-bata.


Mendengar itu langsung saja sang Kaisar memeluk permaisuri nya.Tanpa ia sadari air matanya menetes.


"Dia menangis?"Tanya Permaisuri dalam hati.


"Kenapa kau menangis?"Tanya Permaisuri dengan raut wajah cemas.


"Tidak..ini air mata bahagia!"Ucap Kaisar sambil mengusap air matanya.


"Sudah lama sekali kau tak menyebut nama itu!"Kaisar tersenyum sekilas.


OKE GUYS SEGITU DULU YA.


MAKASIH BUAT YANG MAU MAMPIR.


DUKUNG ANE TERUS YA.


jan lupa LIKE👍🏻


KOMEN💬


RATE⭐⭐⭐⭐⭐


and VOTE.


 

__ADS_1


BYE-BYE


 


__ADS_2