Something Wrong With...

Something Wrong With...
# Tugas Laras


__ADS_3

" Ras..! kok malah main sepeda di luar ? " Zicko menegur Laras yang berputar putar dengan sepedanya di halaman depan sambil bersenandung. Sedang yang di tegur malah melambaikan tangan bak seorang ratu bertemu dengan rakyatnya. Zicko berdecak kesal seraya berjalan menghampiri Laras yang berhenti di samping pos penjagaan.


" Sebentar paman, aku mau lemasin otot dulu.., bersepeda sebentar.. " kata Laras ringan kemudian berjongkok memegang roda sepedanya. Menekan dengan kuat.


" Ayo masuk bersiap siap. Kita mau pergi dari sini. "


" Ntar paman.. Yaaaahhh kempeeesss.." Laras kembali menekan roda sepedanya dan berdecak kesal. Berdiri dan mendorong sepedanya menuju arah luar.


" Eh Eeehhh.. mau kemana? " seru Zicko mendekat dan menahan sepeda Laras dengan tangannya.


" Mau ke tempat tambal ban paman. " kata Laras polos.


" Sudah biar. Nanti di tempat yang baru kita beli sepeda lagi. " Zicko memperhatikan sekeliling liar rumahnya sekilas. Tak dilihatnya seekor burung merpati di situ.


Para penjaga gerbang hanya diam menatap mereka.


" Nggak mau.. Maunya sekarang.. " Laras menghentak hentak kan kakinya di atas tanah. Kemudian berjongkok memegang roda sepedanya. Netranya melirik arah luar gerbang.


" Cepat taruh, ntar keburu datang burung merpatinya.. " bisik Zicko di dekat telinga Laras sambil ikut berjongkok di sampingnya.

__ADS_1


Tiba tiba Laras menendang roda sepedanya yang kempes dan kaget karena sepatu yang dipakainya terlepas. Buru - buru diambilnya sepatu itu dan memakainya dengan berpijak pada kotak surat yang terletak di sisi pagar besi yang menempel dinding.


" Kamu ini aneh - aneh aja. Udah sepedanya paman bawa masuk. Ribet.. " Zicko mendorong sepeda itu masuk ke dalam rumah. Meninggalkan Laras yang cemberut dan berusaha menggapai sepedanya namun tak sampai.


Dengan gerakan perlahan mengikat tali sepatunya, Laras menyelipkan sebuah alat penyadap yang diambilnya dari lipatan ujung celana panjangnya di tempelkan di balik kotak surat di sisi sebelah dalam dengan hati - hati. Setelah memastikan penyadap itu menempel dengan kuat Laras pun berlari masuk menyusul pamannya. Tali sepatunya sudah rapi.


Saat tiba di dekat pintu masuk Laras berputar putar menari dengan ceria sambil sesekali bersenandung, tak lupa tangannya berpegangan pada pilar bak adegan di film - film bolywood.


Pilar yang berwarna hitam dengan ceruk lubang memanjang seperti pola garis mengelilingi di setiap sisinya dan terputus di bagian tengah setinggi bahu Laras dengan motif bunga. Laras menyisipkan dengan hati hati sebuah penyadap di salah satu lekuk yang menjorok ke dalam pilar sehingga tidak kelihatan jika di pandang secara sekilas, apalagi penyadap itu berwarna hitam.


Setelah itu Laras berputar putar lagi sambil berjalan memasuki rumah. Dalam hatinya merasa lega karena tugasnya sudah selesai. Tinggal satu langkah lagi untuk menyambung penyadap itu dengan ponselnya, Axel dan Zicko. Dan itu menjadi tugas Axel sebagai pakarnya.


*****


" Ok. Kamu bersiap bersama yang lain. Ikut pergi dengan mobil pertama. " Zicko memberi intruksi melalui earpiece yang di pakai di telinga kirinya. Begitu juga dengan yang lain. Sebagai alat komunikasi saat menjalankan strategi.


[[ " Baik Tuan. " ]] penjaga itu menutup laporannya.


" Bagaimana dengan pos belakang ? " Zicko melanjutkan sambil menekan earpice nya.

__ADS_1


[[ " Burung merpati baru saja terlihat hinggap di atas pos penjagaan tuan. Dan sekarang berputar di depan gerbang. " ]] jawab penjaga gerbang belakang.


" Oke. Kamu dan yang lain juga bersiap. Ikut mobil kedua. "


" Jo.. Kamu dimana ? " lanjut Zicko memanggil anak buahnya yang lain.


[[ " Siap. Saya mempersiapkan segala sesuatu yang akan dibawa. Packingan baju sesuai rencana. " ]] Jo menjawab.


" Oke. Kamu bawa dulu mobil itu sampai di tempat yang kita bicarakan kemarin. Setelah itu di gantikan Mat. Kamu lekas menyusul kami. "


[[ " Baik tuan. " ]]


" Semuanya, tunggu aba aba dari saya setelah itu jalankan rencana kita dengan baik dan harus ekstra hati - hati. "


[[ " Baik tuan. " ]] jawab mereka serempak.


*****


》 Bersambung

__ADS_1


__ADS_2