
Sedih, kehilangan dan hancur mereka rasakan tapi bagaimana lagi, ini semua sudah kehendak takdir Tuhan, mungkin inilah yang terbaik untuk mereka semua.
Tak terasa sudah seminggu Rara meninggalkan mereka namun terkadang mereka masih menganggap Rara masih hidup.
Daffa menginginkan Albert untuk tetap menjadi miliknya namun Sean tidak mengijinkan hal itu mengingat dialah ayah kandung dari Albert.
"Mana boleh begitu Daffa, dia adalah anakku kalau kamu ingin memilikinya sendiri maka aku akan menggunakan jalur hukum dan kamu tau kan artinya apa jika aku sampai menggunakan jalur hukum," ancam Sean.
Daffa nampak terdiam, dia paham dan sadar namun hanya Albert yang bisa membuat kenangan akan Rara terasa hidup.
David yang berada disitu mencoba mencari jalan terbaik, karena dia tidak ingin Rara bersedih melihat Daffa dan Sean berselisih.
"Begini saja, bagaimana kalau kita rawat Albert bersama, selama ini yang Albert tau kalau Daffa adalah Daddy-nya sedangkan Tuan Sean adalah ayah kandungnya jadi alangkah baiknya kalau kita rawat dia bersama,"
Sean nampak tidak setuju, dia ingin Albert tahu kalau dia adalah ayah kandungnya.
"Mana bisa seperti itu, dia adalah anakku jadi akulah yang paling berhak atas Albert." Raut wajah Sean sudah berubah.
"Tapi selama ini akulah yang merawatnya Tuan Sean," sahut Daffa.
"Andaikan dulu kamu tidak memisahkan kami, pasti aku yang merawatnya," protes Sean.
Lagi-lagi Daffa terdiam, dia memisahkan Sean dan Rara juga bukan tanpa sebab, itu semua karena kebiadaban Sean.
__ADS_1
David memutar otaknya, semua salah dalam hal ini, David dan Daffa waktu itu hanya ingin menyelamatkan Rara dari Sean.
"Mengertilah Tuan Sean, Albert baru saja kehilangan Mommy nya kalau anda memaksakan diri ingin memberitahu hal yang sebenarnya, saya takut jika dia semakin down," sela David.
"Tapi dia adalah anakku," sahut Sean tidak terima.
"Kamu tau dia adalah anak anda tapi yang Albert tau jika Daffa adalah ayahnya, saya harap anda mau mengerti toh ini semua juga untuk Albert," jelas David.
Sean kali ini yang terdiam, penjelasan David membuatnya sedikit berpikir keras.
"Sudahlah lebih baik kita rawat Albert bersama, Albert sekarang butuh kita untuk melupakan kesedihannya, please jangan buat dia bersedih lebih dalam," sambung David.
Sejak saat itulah mereka bertiga merawat Albert bersama. Sean mengajak mereka semua untuk pindah karena rumah Daffa jauh dari sekolah Albert, mereka bergantian mengantar dan menjemput Albert tak hanya itu Sean juga menyewa bodyguard khusus untuk Albert setelah tau jika yang menabrak Rara adalah orang suruhan Daniel.
Dia menyayangi semua daddynya meski dia tetap tidak bisa melupakan Rara mommymya.
"Mommy, bagaimana kabar mommy, mereka bertiga menjaga Albert dengan sangat baik tapi Albert tidak bisa bebas, di sekolah Albert tidak diijinkan naik bus sekolah, uncle Sean, Daddy dan paman David bergantian mengantar dan menjemput Albert tak hanya itu mommy mereka menyewa bodyguard yang selalu berjaga di depan kelas Albert, ah mereka bertiga menyebalkan," Albert bermonolog dengan dirinya sendiri seolah dia berbicara dengan mommy nya.
Dia terus saja menatap bintang Sirius, dia yakin kalau mommy nya melihatnya dari atas sana.
Sean, David dan Daffa merawat Daffa dengan baik dan yang pasti mereka nampak over protektif terhadap anak mereka satu-satunya.
Dua puluh tahun kemudian.
__ADS_1
Rasa cinta yang besar untuk Rara membuat ketiga pria tampan ini melajang seumur hidupnya, memang nampak tidak mungkin tapi beginilah kenyataannya, mereka memilih hidup dengan memori Rara daripada harus membuka hati baru dan mencari teman hidup.
Albert kini sudah menginjak usia 25 tahun, di usianya yang ke 25 tahun dia belum memiliki cita-cita menikah sehingga membuat Daddy daddy nya risau terlebih Sean.
"Sampai kapan, mau sendiri?" tanya Uncle Sean.
Meski dua lima tahun telah berlalu Albert masih saja memanggil Sean dengan sebutan Uncle dan Sean pun tidak mempermasalahkan akan hal itu.
"Sudahlah Uncle jangan menyuruh Albert untuk mencari teman hidup bukanlah kalian juga tidak mencari teman hidup?" tanya Albert balik.
Inilah respon dari Albert setiap para daddy memintanya untuk menikah, dia yang tidak ingin menggantikan Rara selalu melontarkan pertanyaan balik.
"Wahai Daddy ku, stop meminta Albert untuk menikah, di hati Albert hanya ada mommy, tidak akan ada wanita yang seperti mommy," ucap Albert.
Melihat anaknya yang tidak pernah dekat dengan wanita membuat ketiga papa ini sangat sedih, mereka takut kalau Albert memiliki kelainan yang tidak menyukai lawan jenis sehingga membuat Daffa, Sean dan David merencanakan sesuatu yang besar untuk anaknya.
Albert yang memiliki watak keras tidak akan suka dipaksa, sama seperti Sean sehingga para Daddy mengadakan kencan buta untuk anaknya.
***Tamat.
(Kita lanjut di suami biadab 2 ya kak yang berjudul "Wanita Pilihan Daddy's) Ceritanya akan publish besok.
Ponselnya jangan di silet ya agar kalo ada notif dari Albert tidak ketinggalan***?
__ADS_1
Maksih kak 😘😘😘