
*******
dan nihil setelah pintu terbuka tidak ada siapa pun yang ku temukan disana, Tiba-tiba angin berhembus sangat kencang. sampai gemericik pepohonan yang saling bertabrakan terdengar jelas pandangan ku menciut menatap sosok manusia yang sedang berjalan mendekati ku.
" kyai Shodiq? bukankah dia bilang isya akan datang ini baru saja magrib. tapi kenapa kyai lebih awal datang kesini. " gumamku pelan
semakin dekat terlihatlah jalannya semakin tergesa-gesa, kyai Shodiq datang bersama dua orang yang seumuran dengan ku. mungkin muridnya dari pondok karena aku tidak pernah melihat nya sebelum nya.
" assalamu'alaikum nak dimana ibumu? . "ketika sampai kyai Shodiq mencari ibu wajahnya panik entah apa yang ia rasakan.
" waalaikumsalam.dini ngak tau pak kyai, sebelum nya dini sholat magrib.lalu setelah sholat dini cari ibu tapi ngak ada. "
" boleh kami masuk ada yang harus saya bicarakan. " lanjut kyai Shodiq
" mari silahkan masuk Pak kyai. "aku mempersilahkan pak kyai Shodiq dan kedua muridnya masuk.
__ADS_1
" nak ibu mu telah di sandra oleh genderuwo itu, dia marah karena kau mengingat kembali Tuhanmu. jangan gentar berdo'alah memohon ampun dan perlindungan pada Allah. kami akan membantu sebisa kami agar ibu isyah bisa terlepas dari jeratan nya.
pikiran ku kacau, bagaimana keadaan ibu sekarang? air mataku menerobos begitu saja. dadaku terasa sangat sesak mengetahui wanita tersayang ku menjadi korban dari masalah ku.
" ambil wudhu bergantian, kita adakan do'a bersama untuk merebut kembali ibu mu. beliau masih disini belum jauh dibawa oleh makhluk itu. "aku berjalan didepan menunjukkan bilik untuk kami mengambil wudhu.
setelah selesai aku mengenakan kembali mukena tadi, untuk menutupi sebagian aurat ku. saat meminta pertolongan sang Pencipta.
setelah ku gelar tikar kami duduk berputar, pak kyai memimpin do'a. kami telah larut dalam kekhusyukan do'a masing-masing
semakin lama lantunan do'a pak kyai semakin keras terdengar. gemerisik dedaunan saling bergesekan, menandakan kalau diluar angin sangat kencang. jendela terbuka dan tertutup dengan sendirinya.
bruaakkkk
bantingan pintu membuat ku terlonjak tapi tidak dengan pak kyai dan kedua santri nya. mereka tetap kyusuk melantunkan Do'a-do'a yang semakin keras terdengar.
__ADS_1
" jangan melamun nak, kembalilah berdo'a untuk keselamatan ibu mu. " ucapan pak kyai di sela-sela do'a nya.
kembali aku menundukkan kepala ku ku hapalkan segala do'a dan surah Al-qur'an yasin ku hafal kembali bantingan pintu terdengar berulang berkali-kali.
" dini.... tolong ibu nak. "
suara ibu mulai terdengar aku celingukan mencari ke kanan dan ke kiri. dimana ibu? suara begitu terdengar sangat jelas seperti ada didekat ku tapi ada dimana.
akhirnya aku menemukan keberadaan ibu di ujung rumah pintu belakang. ibu melambai-lambaikan tangan nya menyuruh ku agar mendekati nya aku yang hendak berdiri ditahan oleh pak kyai.
" itu ibu pak kyai. " aku menunjuk-nunjuk keberadaan ibu yang terus melambai-lambai kearah ku.
" pejamkan mata mu dan bacalah bismillah kemudian lihat kembali siapa yang kau panggil ibu. "aku menuruti perkataan nya kupejamkan mata dan ku ucapkan bismillah. dan ketika aku membuka mata aku terbelalak tak percaya.
ternyata ibu...
__ADS_1
*maaf ya kk crazy up nya jarang, soal nya saya lagi mempersiapkan diri untuk ujian sekolah jadi saya gk bsa crazy up tiap hari,sekali lagi saya minta maaf
owh iya jngan lupa akun saya di follow y kk trus like, coment and vote biar author nya tmbah smngat 😁😁*