Suamiku Genderuwo

Suamiku Genderuwo
episode 4


__ADS_3

*******


pekerjaan di kedai telah usai waktu sudah hampir magrib, dari kedai kerumah aku hanya berjalan kaki. walau sedikit jauh jika ditempuh dengan berjalan.


" Sudah hampir gelap aku harus cepat kata ibu Jam-jam segini banyak yang berkeliaran, mana jalanan udah sepi lagi. "aku meracau sendirian biasanya pekerjaan ku selalu pukul 17.00 tapi karena masih ramai aku sedikit tertahan di kedai membantu paman karena karyawan yang lain belum pada datang.


kedai milik paman buka sampa pukul 02.15 dini hari, dan setiap jam 05.00 sore akan bergantian. siang karyawan perempuan dan sore sampai malam karyawan laki-laki.


aku merasakan hawa yang dingin tidak seperti biasanya padahal sedang tidak ada angin. bulu tengkuk ku meremang tanpa aba-aba,sekilas aku melihat sekelebat bayangan dari ujung jalan menuju pepohonan yang rimbun. aku sedikit berlari karena hari semakin gelap.


suara khas layak nya orang yang sedang berjalan di semak-semak terdengar semakin mendekat, semakin aku berlari semakin aku merasa suara itu mengejar ku.

__ADS_1


rumahku sudah mulai terlihat aku semakin berlari sampai dirumah aku langsung buka pintu dan masuk tanpa memberi salam terlebih dahulu. karena panik aku langsung terduduk dikursi, kaki ini masi bergetar karena rasa takut yang berlebihan.


" Sudah pulang nduk kok sore banget. "belum hilang kepanikan ku ibu yang langsung berbicara entah dari mana asalnya membuat ku terkejut.


" ibu ngagetin aja, iya tadi kedai ramai banget jadi bantuin paman dulu sampai penganti aku sama mia datang.


" gitu saja kok kaget kenapa sih pucat banget mukanya. " Tanya ibu pada ku.


aku sendiri sedikit terganggu dengan mimpi yang terus menerus datang. pasalnya setelah bermimpi berhubungan dengan gentara seharian aku merasakan tubuh lemas bagai tak bertulang. berbeda jika aku tidak memimpikan nya.


" kenapa cerita aja sama ibu. "ucap Ibu pada ku

__ADS_1


" sebenarnya aku sering bermimpi didatangi pria tampan bu bahkan dalam mimpi ku aku melakukan hubungan layaknya suami istri bersama pria itu. "tutur ku pada ibu tanpa ada kebohongan yang kubuat-buat.


" setiap kali aku terbangun dari mimpi, aku selalu menemukan cairan berwarna hitam yang keluar dari ******** ku bukan hanya itu bahkan aku juga menemukan lembaran uang di bawah bantal dan kasur ku bu. "aku menceritakan nya semua pada ibu kulihat wajah kaget nya bercampur dengan kekhuatiran.


" Astaghfirullah sejak kapan? sudah berapa kali kamu bermimpi seperti itu dini?. "bola mata ibu membulat sempurna sangat jelas sekali ibu benar-benar kaget mendengar penuturan ku.


" sudah tiga kali bu, bahkan dia menyebut dini permaisuri nya dan dia mengaku sebagai suami dini. dia berkata akan mendatangi dini setiap malam kliwon. pria itu tampan, tampan sekali bu tapi ketika dia merubah wujud nya sangat menyeramkan. tinggi besar berbulu lebat, Mata merah, bibir menyeringai dan lidah nya menjuntai-juntai mengerikan sekali. "


" kamu harus segera di rukiyah nduk itu genderuwo pasti dia menyukaimu, ibu takut terjadi hal yang tidak diinginkan. besok pagi kamu ijin libur kerja, kita kerumah kyai Shodiq kamu harus segera di rukiyah. "


sedih sekali aku menyaksikan wanita tersayang ku menangis dengan mengusap-usap pucuk kepala ku.

__ADS_1


" iya bu malam ini dini tidur sama ibu ya, aku takut bu. "air mataku tak dapat terbendung lagi mengalir begitu saja dipelukan ibu. ku tumpahkan semua kegelisahan yang ku pendam selama aku memimpikan gentara.


__ADS_2