
******
pagi hari aku terbangun karena ketukan pintu dan panggilan dari ibu yang terus menerus.
" Bangun nduk sudah mau siang,apa kamu ngak kerja nduk?" suara ibu dibalik pintu yang sengaja ia keraskan agar terdengar oleh ku.
" Kerja kok buk sebentar lagi dini keluar. " sahut ku dari dalam kamar
" Sudah siang kok baru bangun, cepat mandi nanti terlambat ke kedainya."suara ibu ku langsung menyapa ketika kepala ku menyembul keluar pintu.
" Iya bu..... "jawab ku sekena nya
sesampainya di dalam kamar mandi lagi dan lagi selalu kutemukan cairan berwarna kehitaman ini.
************
selesai membersihkan badan aku yang memang sudah sedikit terlambat bekerja langsung berpamitan pada ibu.
__ADS_1
" Dini berangkat kerja dulu ya bu, assalamu'alaikum. "tangan ku terulur menunggu uluran tangan dari ibu.
" Hati-hati ya din, waalaikumsalam. "uluran tangan ibu langsung ku sambar, ku cium punggung tangan ibu ku dengan takzim tangan yang selalu melindungi dan menguatkanku.
**********
" Assalamu'alaikum paman, maaf dini terlambat. "ucap ku tak enak karena kedai sudah dibuka rapi oleh paman, pekerjaan yang biasanya aku lakukan.
" Iya ngak apa-apa din, bagian depan sudah paman bereskan. kamu langsung ke belakang saja ya. "pria yang ku tafsir berumur 50 tahunan itu sangat baik pada ku, bukan hanya aku keponakan nya tapi kepada semua orang pun beliau sangat baik.
" Iya paman maaf sudah buat susah paman. " aku terbilang sangat tepat waktu, hampir tidak pernah terlambat. karena mimpi semalam aku bangun jadi kesiangan
****
sekarang waktu nya aku yang makan mia dan paman sedang berjaga didepan. selesai makan aku duduk sebentar sebelum melanjutkan pekerjaan ku, Tiba-tiba paman datang dan memanggilku. aku mengikuti nya kebagian paling belakang gudang penyimpanan barang.
" Kenapa paman kok kesini? . "tanya ku penuh keheranan terlihat wajah paman begitu srius nan tegas tidak seperti biasanya.
__ADS_1
" Paman mau bicara sama kamu din, apa kamu tidak merasa aneh akhir-akhir ini, apa tidak ada hal yang mengganggu mu?. "tatapan mata paman terhadap ku penuh selidik terdengar jelas nada bicara nya tidak seperti biasanya.
" Maksud paman gimana? dini ngak ngerasain hal aneh apa pun kok. "aku berusaha menyembunyikan ketakutan ku.
'apakah ini karena genderuwo yang mengaku sebagai suami ku'. batinku mengiyakan ucapan paman.
" Sudahlah semoga hanya perasaan paman saja. kamu udah istirahat din? tolong bantu mia ya didepan lagi ramai yang beli. ucap paman sambil bertanya pada ku.
"Iya paman. "aku melenggang keluar, hati ku berkata
'apa aku ceritakan saja mimpi tentang pria itu pada paman ya?. '
" Paman. "aku membalik badan dan memanggil pamanku yang mulia mengecek stok barang digudang.
" Iya dini kenapa. "ucap paman sambil melihat kearah ku
" Tidak jadi paman maaf dini ketempat mia dulu. "tidak jadi pikiran ku berbelok ketika hendak menyampaikan mimpi ku
__ADS_1
" nanti sajalah itukan hanya mimpi, tapi kalau hanya mimpi lalu dari mana datang nya uang itu"batinku beradu dengan kenyataan, siapa yang harus aku ceritakan terlebih dahulu tentang mimpi ku ini.
jangan lupa follow akun aku ya😊, like, coment, and vote 😊