Suamiku Overprotektif(tamat)

Suamiku Overprotektif(tamat)
episode 10


__ADS_3

Holla, lama gak ketemu ya gimana kabar kalian semua? Udah pada nunggu ya? Atau gak sabar dengan kelanjutan kisah Aydan dan Ava? Pada nungguin ya🥳.


Oke ini dia.....


Happy reading......


Baru saja Aydan membuka pintu gudang ia di kejutkan sosok perempuan yang berantakan tambah pingsan.


Tak pikir panjang lagi Aydan langsung mengendong Ava dan pergi mengambil kunci mobil nya.


Aydan menjalankan mesin mobil dan langsung tancap gas pergi ke rumah sakit.


Di rumah sakit


"Dokter!!! Suster!!! Tolong!!!", teriak Aydan sambil mengendong Ava masuk ke dalam rumah sakit.


"Bawa sini dek", kata salah satu suster menuntun Aydan masuk ke salah satu kamar.


"Adek tunggu ya", kata salah satu suster sambil menutup pintu.


Mau tak mau Aydan terpaksa duduk di ruang tunggu.


"Lebih baik ayah, ibu, mama, dan papa tidak di beritahu aku yang telah membuat Ava seperti sekarang jadi sudah tanggung jawab ku merawat nya", kata Aydan sambil mengacak-acak rambut nya frustasi.


Ia benar-benar gila sekarang di buat oleh yang nama nya cinta.


Beberapa menit kemudian dokter dan para suster keluar dari ruangan tadi.

__ADS_1


Segera Aydan berdiri berjalan menghampiri dokter.


"Bagaimana keadaan nya dok?", tanya Aydan khawatir jika sampai terjadi sesuatu sama Ava maka ia yang bakal kena amukan dari ibu nya gara-gara mengurung menantu nya.


"Adek tenang dulu dia hanya stress dan kurang gizi saja lain kali di perhatikan ya juga dokter Viro terus mencari adek kata nya adek udah jarang datang cek up di jaga kesehatan ya dek udah bisa di jenguk, saya permisi dulu", jelas sang dokter dan pamit pergi meninggalkan Aydan.


"Iya makasih dokter", kata Aydan sambil membungkukkan badan.


Aydan berjalan masuk ke kamar inap nya Ava.


Di sana terlihat seorang cewek yang terbaring lemah menatap sinis ke Aydan.


"Iya gue salah tapi gak usah main kurung lah lo itu cowok tapi sensitif amat kek cewek pms", kata Ava marah sambil memperbaiki posisi nya lebih nyaman.


Aydan tak takut dengan tatapan itu ia menatap balik lebih tajam nan sinis ke Ava.


"Kau itu masih mending tadi siang ku beri makan dan minum tadi udah niat aku keluarin kamu tapi kamu kok malah begini?! Makan aja dikit gimana gak sakit seperti sekarang?!", teriak Aydan marah ke Ava.


"Aku ngomong begini demi kebaikan kamu tapi kamu udah berubah banyak ya sejak kejadian di masa lalu kamu itu bukan lagi Ava yang selalu ada buat aku, bukan lagi Ava yang ku kenal dulu KAU BUKAN LAGI AVA SAHABAT AKU BAHKAN KAU LEBIH PERCAYA CEWEK PENGKHIANAT ITU TAK APA JIKA KAU MEMBENCI KU TAPI KU MOHON JANGAN BERUBAH TAPI SEPERTINYA SUDAH TERLAMBAT YA, JIKA INI MAUMU AKU PERGI DARI SISI MU DAN KALAU KAU MAU AKU JUGA AKAN MEMANGGIL MU LO DAN GUE PUAS?! KALAU SAMPAI SI PLAYBOY DELVAN HANCURIN HATI LO JANGAN DATANG KE GUE PAHAM!!! BYE", teriak Aydan pergi meninggalkan Ava yang terdiam tak berkata setelah di marahi oleh Aydan.


"Kak, lebih baik kakak minta maaf sama kak Aydan ntar nyesel loh", pesan Arsyid menatap sendu Ava.


"Huh, gue gak bakal nyesel dia yang bakal nyesel", cibir Ava kesal.


"Terserah kakak aku hanya ingatkan kok", kata Arsyid dan pergi meninggalkan Ava di ruangan itu.


"Argh!!", teriak Ava frustasi sambil mengacak-acak rambut nya.

__ADS_1


Akhirnya Ava sudah di perbolehkan pulang ke rumah.


"Semua barang sudah siap semua kan?", tanya Vera sambil memainkan handphone nya.


"Sudah kok makasih ya udah bantu Ver, sayang", kata Ava sambil melirik Vera dan Delvan bergantian.


"Syukurlah kalau begitu ayo berangkat", kata Vera sambil menyimpan gadget nya di dalam tas nya dan membawa salah satu barang bawaan Ava dan satu nya Delvan yang bawa.


"Apasih yang gak buat kamu sayang hari ini ayo ke mall kita senang-senang", kata Delvan dan Ava senang bukan main.


"Kalau gitu ayo kita ke sana", kata Ava gak sabar.


"Iya ayo gengs", tambah Vera juga ikut senang sambil mengangkat tangan nya.


Mereka bertiga pun berangkat ke mall buat jalan-jalan refreshing.


Tanpa mereka sadari sedari tadi ada seseorang yang melihat interaksi mereka.


"Jika itu membuat lo bahagia bukan gue maka gue ngalah tapi gak sekarang gue akan mencoba lagi buat lo berubah Ava karena lo masih tanggung jawab gue hingga lo benar-benar merasa mereka lebih pantas maka gue mundur Va", katanya yang tak lain adalah Aydan.


"Ugh, kumat lagi uhuk", tanpa di sadari Aydan muntah darah lebih banyak dari biasanya.


"Kak ceraikan saja Ava dia tak pantas buat kakak tapi kakak masih mau bertahan dengan cewek kek modelan dia mau sampai kapan kak?!! Kakak aja sampai sakit begini gara-gara dia tau gak?! Penyakit kakak tambah parah ayo check up dulu ke dokter Viro", kata Arsyid khawatir sambil menarik tangan Aydan masuk ke ruangan dokter Viro.


"Kak aku harap kakak bisa mencari kebahagiaan kakak sendiri aku ingin kakak bahagia bagaimana pun caranya walau aku harus melawan musuh sekalipun", pikir Arsyid.


bersambung..

__ADS_1


Segini dulu ya semoga suka ya Jangan lupa vote dan komen ya.


Terima kasih sudah mendukung ya Bye.


__ADS_2