Suamiku Overprotektif(tamat)

Suamiku Overprotektif(tamat)
episode 30


__ADS_3

Maaf banget update lama lagi disela-sela kesibukan saya mencari waktu luang untuk melanjutkannya dan juga mencari inspirasi untuk kelanjutan cerita ini akan berjalan kedepannya.


Selamat membaca....


"KAMU", seru Billy dan Vero tercengang melihat cowok yang bersandar dengan santainya di pintu.


"Yo, lama tidak berjumpa sobat", kata cowok itu sambil berjalan mendekati Billy.


"Iya sobat, apa yang membawamu kesini?", tanya Billy sambil tos dengan cowok itu.


"Tidak ada apa-apa hanya ada sobat lain yang butuh bantuanku", katanya sambil melirik cowok dibelakangnya.


"ARSYID", seru Billy dan Rima terkejut kedatangan Arsyid tiba-tiba.


"Tanganmu kenapa sobat?", tanya cowok itu saat melihat tangan kiri Arsyid diperban.


"Bukan masalah besar kok jangan khawatir jadi, dokter Viro aku menduga ada orang yang sudah menyabotase dokumen Aydan dan Richard", kata Arsyid dingin.


"Aku juga berpikiran sama tapi siapa? Kita juga tidak bisa menuduh apalagi tidak ada bukti nyata", kata Viro gelisah.


"Sebab itulah aku memanggilnya SOBAT kau bisa kan?", kata Arsyid sambil menatap cowok yang ia panggil SOBAT itu.


"Tentu saja sobat kau bisa mengandalkanku untuk tugas ini kau hanya perlu duduk diam menunggu kabar dariku", katanya dengan penuh percaya diri.


"Iya"

__ADS_1


"Lalu bagaimana dengan Fera dan Delvan? Apa yang harus kita lakukan pada mereka?", tanya Rima.


"Biarkan saja mereka dulu kakak bisa menghadapinya yang terpenting sekarang mencari orang itu dulu yang sudah menukar data diagnosa saudaraku", kata Arsyid sambil mengepalkan tangan kirinya kuat.


"Anu...tangan kirimu terluka Ar itu harus diobati dulu", kata Billy sambil melihat tangan Arsyid yang diperban keluar darah.


"Benar kemarilah biar ku obati", kata Viro.


"Baiklah"


Diluar ada seseorang yang telah menguping pembicaraan mereka.


Sejak pembicaraan itu kehidupan yang dijalani mereka normal sangat normal.


"Belum ada kita harus bersabar menunggu saja", jawab Arsyid.


"Sebenarnya kenapa orang itu sampai melakukan hal seperti ini? Apa dia sangat membenci *Aydan*?", tanya  Fatiha murung.


"Kita tidak tahu pasti apa maksud orang itu melakukan hal gila ini yang pasti dia sudah keterlauan", kata Billy.


"Benar", kata Arsyid.


"Seram amat tuh wajah Arsyid", kata Rima bergidik ngeri melihat wajah Arsyid saat ini.


"Benar datar amat tidak ada ekspresi", kata Fatiha juga.

__ADS_1


"Lebih seram kita tidak bisa membaca dan menebak jalan pikirannya biasa dia akan melakukan hal yang tidak masuk akal jika ia tidak menemukan jalan keluar dari masalahnya", kata Billy.


"Lo/kau juga kali sama", kata Rima dan Fatiha bersamaan sambil melirik Billy yang tidak memiliki ekspresi itu.


"Hei lihat siapa ini si kutu buku Fatiha mantan sahabat gue hai lama tidak berjumpa kutu buku", kata Fera dengan sombongnya memperlihatkan lekuk tubuhnya.


"Biarkan saja-" belum sempat Fatiha selesai bicara Rima memotongnya "emang kenapa? Masalah buat lo? Hello lo pikir lo siapa sampai memperlihatkan lekuk tubuh lo hah?! Lo pikir cuma lo yang seksi disini? Ya gaklah banyak kali diluar sana perempuan yang lebih seksi daripada lo dan lebih mahal dari lo ketimbang lo yang jual murah ups dasar murahan ahahahaha gak level banget sama gue lo pasti sekarang keluarga lo di ambang kebangkrutan sebab itu lo mendekati Ava lagi supaya lo bisa menguras dan memperalat Ava dan juga menjatuhkan Ava setelah itu LO BAKAL NINGGALIN DIA", kata Rima sambil meninggikan suaranya saat Ava datang.


"Lo- MAKSUD LO APA NGOMONG GITU HAH?!", teriak Fera marah.


"Idih gue itu hanya bicara FAKTA dan KENYATAAN CAMKAN ITU BAIK-BAIK ADA SAATNYA LO BAKAL JATUH DAN SUDAH TIDAK ADA LAGI YANG MENOLONG LO INGAT KATA-KATA GUE KARENA APAPUN YANG GUE UCAPKAN AKAN MENJADI KENYATAAN DI MASA AKAN DATANG", kata Rima "ayo Fatiha kita pergi dari sini disini banyak hama", tambah Rima.


"Ava", bisik Rima.


"Ya?"


"Lo itu pintar jangan dibodohi oleh ular itu sadarlah secepatnya di masa yang akan datang lo bakal menyesalinya ingat itu", bisik Rima dan mereka pergi dari tempat itu.


"Apa maksudnya?", pikir Ava.


Segini dulu ya sorry gantung lagi tapi emang gitu kan? Di akhir cerita digantung terus😛.


Makin seru nih..jangan lupa vote dan dukungannya ya.


See you...

__ADS_1


__ADS_2