Suamiku Overprotektif(tamat)

Suamiku Overprotektif(tamat)
episode 21


__ADS_3

Hi maaf terlambat update sebelum nya kondisi saya kurang enak badan di karenakan salah tidur membuat seluruh tubuh ku sakit semua tapi saat ini gak terlalu sakit lagi jadi terima kasih yang masih setia menunggu kelanjutan nya saya selaku author tidak akan mengecewakan kalian semua.


Selamat membaca...


Sepulang sekolah


"Woi culun!! Habis lo piket temui gue di halaman belakang ada yang mau gue omongin sama lo", teriak Fera di depan pintu kelas.


Aydan hanya melirik nya sebentar saja dan melanjutkan menyapu kelas.


"Gue tungguin lo kalo lo melarikan diri berarti lo pengecut hahaha gue tungguin ya ingat itu", seru Fera lalu pergi meninggalkan kelas.


"Lo gak tahu selama ini lo sudah bermain api dengan siapa Fera orang yang selalu lo ejek itu selama ini terbaring di rumah sakit akibat lo Aydan yang asli selama ini di rumah sakit apa lo pernah berpikir dengan siapa lo selama ini beradu mulut? Gue? Gue adalah ******", kata Aydan dengan suara kecil dan melanjutkan aktifitas menyapu nya.


"Akan gue ikutin permainan lo dan menghancurkan lo dalam permainan lo sendiri buat dan akan ku temui dirimu di sana", kata Aydan sambil menyeringai.


Selesai piket di kelas Aydan berjalan ke halaman belakang sesuai di janjikan dengan Fera.


...Kau tahu? Entah sejak kapan perasaan ini menyelimuti diriku ini? Aku rapuh tanpa diri engkau tapi engkau tak pernah sekali pun melirik diriku mau sampai kapan? Mau sampai kapan engkau mengacuhkan aku? Mau sampai kapan engkau berpaling dariku? Hati ini begitu perih dan sakit saat engkau memalingkan wajahmu dari ku tak tahu harus berbuat apa supaya engkau bisa lebih memperhatikan diriku? Jikalau saja engkau melihat lebih luas dan dalam lagi dunia ini sebenarnya tidak sebaik itu padamu apakah engkau akan melirik dan tak akan berpaling dariku? Oh! Wahai cintaku wahai bidadari surgaku!! Apakah suaraku masih bisa di dengar olehmu?...


...~Aydan~...


Di halaman belakang sekolah


"Oh? Lo datang juga akhirnya gue kira lo bakal kabur ternyata tidak", kata Fera dengan angkuh nya memandang rendah Aydan.


"Gue bukan lelaki pengecut seperti lelaki di belakang lo ku kira suhu ternyata cupu ahhahaha", kata Aydan dengan lantang dan tegas sambil menunjuk ke arah belakang Fera yang terlihat jelas sosok nya ialah Delvan.


"Lo!! Sini lo kalo berani!! Ayo gelut!!", teriak Delvan marah sambil menunjuk Aydan.


"Boleh siapa takut sini lo maju sini dasar banci tahu nya cuma bersembunyi di balik cewek aja hu dasar banci penakut", kata Aydan sengaja tarik ulur amarah Delvan hingga ke ubun - ubun.


Delvan maju langsung menerjang Aydan namun Aydan menghindari nya dengan santai nya.


Semua serangan Delvan di hindari oleh Aydan dengan mudah nya.


"Berhenti menghindar bodoh dasar culun!! Lawan balik dasar pengecut!!", teriak Delvan marah dan terus mencoba memukul Aydan namun tetap sama semua serangan nya di hindari dengan mudah nya.


"Melawan balik ya? Baiklah akan gue kabulin permintaan lo itu brengsek!! Awas lo bentar nangis dasar banci!!", seru Aydan sambil menghindar dan mengambil kuda-kuda dan dengan tiba-tiba menendang wajah Delvan dengan cukup kuat sampai Delvan sendiri tersungkur ke belakang.

__ADS_1


"Uhuk uhuk dasar gue kalah dari si culun kek dia gak bisa di terima ini sebuah penghinaan kejam dan keji", kata Delvan sambil mengepalkan tangan kiri nya dan meninju-ninju tanah tidak terima.


"Cuma segini aja? Kan benar gue kira suhu ternyata cupu semua laki kok banci berlindung di belakang cewek ih dasar banci kalah aja ngaku gak usah banyak bacot nya deh gue paling benci lelaki macam lo tahu gak?! Lebih baik musnah aja deh sekalian sama pacar lo yang burik ini membusuk di neraka saja sekalian", kata Aydan dingin.


"Lo!! Mati aja dasar brengsek!! Pergi aja lo ke neraka!!", teriak Delvan sambil berlari ke arah Aydan siap untuk menghajarnya.


"Bodoh", kata Aydan dengan gerakan yang sama ia menghindari nya berjalan ke belakang Delvan.


"Apa?! Lo menghindar lagi?! Dasar culun!!", seru Delvan sambil menyergap Aydan namun sayang nya ia tak berhasil.


"Karena inilah gue menyebut kalian berdua bodoh dan cupu", kata Aydan tiba-tiba sudah di belakang Delvan lagi.


"Lo?! Kenapa lo selalu muncul di belakang gue hah?! Mau bersembunyi juga hah?! Memang dasar culun- ugh", kata Delvan namun tiba-tiba tubuh nya sudah di hempas dengan kuat nya ke lantai.


"L-lo bisa karate?", tanya Fera gelalapan karena seingat nya Aydan sangatlah lemah dan cengeng bahkan memiliki tubuh yang lemah.


"Kenapa? Kaget? Gue bukan Aydan yang dulu Fera ingatlah ini baik-baik akan gue pastikan kalian berdua membayar atas percobaan pembunuhan dan pembunuhan yang kalian lakukan terutama lo, Fera camkan itu baik-baik", kata Aydan dingin.


"S-sebenarnya siapa lo?", tanya Fera mulai ketakutan.


"Hm? Pikir sendiri Fera lo yang paling tahu siapa gue itu pun jika kepala lo gak terbentur dan memiliki ingatan yang kuat sudah ya urusan kita sudah selesai gue mau pulang oh ya satu lagi jangan harap perkelahian tadi terekam cctv karena kamera cctv di sini sedang rusak oke? Gue cabut bye", kata Aydan sambil menggandeng tas nya di punggung nya dan pergi begitu saja.


"Dia? Siapa dia? Hei Fera? Sayang?", tanya Delvan sambil memegang pundak Fera.


"Ah? B-bukan masalah besar lagian itu tidak mungkin kok", jawab Fera sambil tersenyum.


"Sungguh?", tanya Delvan lagi.


"Iya kok say tenang aja", kata Fera sambil memeluk tubuh kekar Delvan.


"Oke gue percaya kok sayangku Fera cantik", kata Delvan membalas pelukan Fera juga.


Di sisi lain


"Hei lo tahu"


"Tidak"


"Gue belum bicara apa-apa"

__ADS_1


"Hehehehe maaf jadi apa tadi?", tanya cewek itu pada cowok di samping nya.


"Kita habis melihat pertunjukkan yang spektakuler cowok idaman sma Prima yang berpacaran dengan Ava si prinadona sma Prima ternyata berselingkuh di belakang bersama sahabat nya dan yang lebih mengejutkan ternyata si culun Aydan ganteng banget beut klepek-klepek gue tuh lebih ganteng dari si Delvan", jelas si cowok.


"SADAR WOI!! LO LAKIK WOI!! SADAR WOI!!", teriak si cewek sambil nanpar-nampar wajah si cowok.


"Iya-iya gue sadar lo sendiri juga kan? Klepek-klepek sama si Aydan ngaku lo", goda si cowok.


"Iya juga tidak puas?! Lagian bisa-bisanya gue terlibat sama lo sampai sejauh ini padahal awal nya niat nya cuma mau sembunyi dari si giru killer tapi kenapa kita sekarang menjadi stalker sih?", cerocos si cewek terus menggerutu.


"Daripada ngerocos gak jelas seenggak nya sekarang kita memiki berita besar buat suatu saat pasti berguna buat keadilan Aydan dan Ava supaya gak ada korban kan?", kata si cowok.


"Iya lo benar juga tapi gue penasaran identitas Aydan sebenarnya siapa? Wajah nya kek familiar pernah lihat di mana gitu? Tapi siapa ya?", kata si cewek sambil garuk - garuk kepala tak gatal.


"Iya lo benar tapi siapa? Oh?! Bukankah-", kata si cowok.


"BUKANKAH DIA ADALAH ------------", kata mereka barengan.


"AAAAAA!!! CATAT!! INI BAKAL MENJADI BERITA BESAR JIKA BENAR!! HARI INI GAK BOLEH SAMPAI TERLUPAKAN!!", kata mereka heboh sendiri.


"Ayo cabut sebelum ada yang datang", kata si cewek.


"Lo benar ayo cabut"


bersambung...


Semoga dengan ini memuaskan kalian membaca nya dan gak bosan2 menunggu keseruan nya di chp/eps selanjut nya ya.


Saya mohon maaf jika lama update saya sudah mengusahakan nya ya dan tetap menghibur kalian para readers sekalian.


Jadi? Apa ada yang bisa menebak atau berteori siapa sebenarnya sosok Aydan? Apa Aydan di dari prolong sampai sekarang sama? Kalau menurutku sih tentu saja sudah beda ya vibes nya.


Silakan jangan lupa vote dan komen sebanyak-banyak nya julid boleh tapi bahasa harus di jaga ya🙇‍♀️.


Maaf jika ada kesalahan kata atau segala hal dan terima kasih.


Di tunggu selanjut nya ya ya🙋‍♀️.


See you👋

__ADS_1


__ADS_2