
"Pulanglah hasilnya akan keluar besok"ucap Natan
"Ya aku akan pulang Ale akan bersama ku sampai hasilnya keluar" ucap Lesya Natan yang mendengar itu mengangguk
Yohan yang melihat Ale pergi bersama Lesya merasakan kehilangan "Kenapa aku merasa kehilangan ketika bayi itu pergi" ucap Yohan dalam hati
Lesya pulang menggunakan taksi karena ia tidak ingin merepotkan Fai atau pun elsa
Lesya melewati sebuah taman dan ia memilih untuk berhenti di taman itu "Pak berhenti disini saja" ucap Lesya supir taksi itu berhenti di taman itu seperti yang Lesya mau
Lesya duduk di salah satu kursi taman yang kosong ia melihat anak laki-laki yang berlari-lari di taman itu bersama ayah dan ibunya
"Nanti kamu juga akan berlari-lari seperti itu tapi tidak dengan mommy melainkan dengan orang tua kandung mu" gumam Lesya yang tersenyum getir
Lesya masih duduk di sana sampai anak laki-laki itu pergi dari sana mata Lesya sudah berkaca-kaca memikirkan bagaimana jika Ale benar-benar pergi ia sendiri sudah sangat menyayangi Ale akan tetapi ia juga tidak boleh egois
__ADS_1
Lesya yang melihat Ale tertidur memutuskan untuk pulang ke rumahnya yang berada di Negara K itu tak butuh waktu lama Lesya sudah sampai di rumahnya
Lesya langsung merebahkan tubuh Ale di ranjang dan pergi untuk membersihkan diri
Di tempat yang berbeda
Yohan dan Natan sedang duduk bersama di ruang tamu rumah nya
"Bagaimana jika Ale benar anak mu" tanya Natan tiba-tiba
"Apa kau tidak merasa kasihan dengan Lesya dia sudah merawat Ale selama berbulan-bulan bahkan dia juga sudah mencari tahu tentang identitas orang tua Ale dan dengan mudah nya kau ingin mengambil nya" jelas Natan menatap sang adek
"Aku tidak peduli tentang itu jika benar Ale putra ku aku akan mengambil nya dari Lesya " ucap Yohan datar
"Haiss kau itu Lesya pasti sudah sangat menyayangi Ale Apa kau tega memisahkan nya" Tutur Natan yang tak habis pikir dengan adek nya itu
__ADS_1
"Kenapa tidak aku juga tidak menyuruh nya untuk mengasuhnya bukan kah itu kemauan nya sendiri" jawab Yohan dengan santainya
"Kau ini bodoh atau bagaimana jika benar Ale putra mu kalau saja Lesya tidak menemukan nya kau pasti akan sangat kesulitan mencari nya kau bahkan masih tidak menemukan hasil keberadaan putra mu itu bukan" ucap Natan frustasi
"Aku akan menemukan nya dimana pun dia berada mati atau hidup aku bisa menemukannya" jawab Yohan datar
"Kauu"ucap Natan dengan emosi "Apa kau mendoakan putra mu itu mati haaa ayah macam apa kamu haaa bahkan kau juga tidak merasa kehilangan sama sekali hanya karena kesalahan nya kau tidak bisa menghukum putra mu seperti ini" ucap Natan dengan nada tinggi karena sangat marah Yohan yang melihat sang kakak marah hanya melihat nya dengan muka datar
"Aku tidak menginginkan nya dia Hadir karena wanita itu yang menjebak ku" balas Yohan datar
"Huftt Jika kamu tidak menginginkan nya lantas kenapa kau setuju untuk melakukan tes DNA itu" tanya Natan
"Karena aku ingin melihat apa putra ku masih hidup atau sudah mati jika benar ia putra ku aku ingin ia melanjutkan bisnis perusahaan kita " ucap Yohan yang beranjak pergi dari sana
Natan yang masih dirumah tamu tak habis pikir dengan adek nya itu "Bisa-bisa nya kau seperti itu Yohan " ucapnya dalam hati
__ADS_1